Share this page:  
 

Multilingual Scriptures

(Compare books in 2 different language versions of your choice)

Comparison Search:

Select Language version and font:
You can only select max. of two versions.
Book:
Chapter:
Verse:
---------
From: To:

Free Search:

Select Language version and font:
Enter search text:

Multilingual Scriptures Home » Indonesian Lama Bible » Revelation

Indonesian Lama Bible
Chapter # Verse # Verse Detail
11Bahwa inilah wahyu daripada Yesus Kristus, yang dianugerahkan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-Nya perkara-perkara yang tak dapat tiada akan jadi dengan segeranya; maka disuruhkan-Nya malaekat-Nya memberitahu dia kepada hamba-Nya, yaitu Yahya,
12yang menyaksikan firman Allah dan kesaksian Yesus Kristus, yaitu seberapa perkara yang dilihatnya.
13Berbahagialah orang yang membacakan dan segala orang yang mendengar perkataan nubuat ini, dan yang memasukkan ke dalam hati segala barang yang tersurat di dalamnya; karena masanya sudah dekat.
14Daripada Yahya, datang kepada ketujuh sidang jemaat yang di Asia, turunlah kiranya atas kamu anugerah dan sejahtera daripada Dia yang ada, dan Yang sudah sedia ada, dan Yang akan datang kelak, dan daripada ketujuh roh yang di hadapan arasy-Nya;
15dan daripada Yesus Kristus yang menjadi saksi yang setiawan, yaitu yang menjadi Sulung dari antara orang mati, dan yang menjadi Penghulu di atas segala raja di dunia ini. Maka bagi Dia yang mengasihi kita, dan yang sudah melepaskan kita daripada segala dosa dengan darah-Nya,
16dan yang menjadikan kita suatu kerajaan dan imam-imam bagi hadirat Bapa-Nya yaitu Allah; bagi-Nyalah kemuliaan dan kuasa selama-lamanya. Amin.
17Tengoklah, Ia datang dengan awan, dan Ia akan kelihatan kepada tiap-tiap mata, demikian juga kepada orang yang menikam Dia; maka segala bangsa di dunia ini akan memandang Dia serta meratap. Bahkan, Amin.
18"Aku inilah Alif dan Ya," demikianlah firman Allah Tuhan itu, Yang ada, dan Yang sudah sedia ada, dan Yang akan datang kelak, yaitu Yang Mahakuasa.
19Aku ini Yahya, saudaramu dan tolanmu di dalam kesusahan dan di dalam kerajaan dan di dalam sabar yang ada di dalam Yesus, aku telah ada di pulau yang bernama Patmos dari sebab firman Allah dan kesaksian dari hal Yesus.
110Pada Hari Tuhan aku digerakkan oleh Roh, dan kudengar dari belakangku suatu suara yang besar seperti bunyi sangkakala,
111katanya, "Barang apa engkau tampak, suratkanlah di dalam suatu kitab, lalu kirimkan kepada ketujuh sidang jemaat, yaitu ke Epesus, dan ke Smirna, dan ke Pergamus, dan ke Tiatira, dan ke Sardis, dan ke Filadelfia, dan ke Laodikea."
112Maka berpalinglah aku menuju kepada suara yang bertutur dengan aku. Sambil berpaling aku tampaklah tujuh kaki dian daripada emas,
113dan di tengah-tengah kaki dian itu seorang yang seperti Anak manusia, berjubah panjang sampai ke kaki, dan bergetangdadakan cindai daripada emas.
114Maka kepala-Nya dan rambut-Nya putih, seperti bulu domba yang putih, putihnya seperti salju; maka mata-Nya seperti nyala api;
115dan kaki-Nya serupa tembaga bergilap, seolah-olah merah api di dalam tanur; dan bunyi suara-Nya menderu seperti bunyi air yang banyak.
116Maka Ia memegang di dalam tangan kanan-Nya tujuh bintang, dan terjulur dari dalam mulut-Nya sebilah pedang tajam bermata dua; dan wajah-Nya seperti matahari bercahaya terik.
117Tatkala aku nampak Dia, maka rebahlah aku pada kaki-Nya seperti orang mati. Maka diletakkan-Nya tangan kanan-Nya ke atasku sambil berkata, "Jangan takut, Aku inilah yang awal dan yang akhir,
118dan yang hidup. Aku sudah mati, maka tengoklah, sekarang Aku hidup selama-lamanya, serta ada pada-Ku anak kunci maut dan alam maut.
119Sebab itu suratkanlah barang yang sudah engkau tampak, baik barang yang ada pada masa ini, baik barang yang pada masa akan datang kelak.
120Adapun akan rahasia tentang ketujuh bintang yang sudah engkau tampak di dalam tangan kanan-Ku, dan ketujuh kaki dian daripada emas itu, ketahuilah: ketujuh bintang itu, yaitu malaekat ketujuh sidang jemaat itu; dan ketujuh kaki dian itu, yaitu ketujuh sidang jemaat itu adanya."
21"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Epesus seperti yang demikian: Bahwa inilah sabda daripada Dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya itu, yang berjalan ke sana kemari di antara ketujuh kaki dian emas itu:
22Aku tahu segala perbuatanmu dan kelelahan dan sabarmu, dan Aku tahu bahwa engkau tiada boleh tahan segala orang jahat, tetapi engkau sudah mencoba orang-orang yang mengatakan dirinya rasul, tetapi bukan, dan sudah engkau dapati mereka itu pendusta;
23dan engkau tahan sabar dan sudah menanggung karena nama-Ku dengan tiada jemu.
24Tetapi Aku ada suatu hal ke atasmu, yaitu engkau sudah meninggalkan kasihmu yang mula-mula itu.
25Sebab itu ingatlah dari mana engkau jatuh, dan bertobatlah, dan lakukanlah perbuatan yang mula-mula itu; jikalau tiada, Aku akan datang kepadamu, lalu mengalihkan kaki dianmu itu daripada tempatnya, kecuali engkau bertobat.
26Tetapi ada padamu perkara ini, yaitu engkau benci akan segala perbuatan orang Nikolai, yang Aku pun benci juga.
27Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh itu kepada segala sidang jemaat. Maka kepada orang yang menang, kepadanyalah Aku akan memberi makan buah pohon hayat yang di dalam Firdaus Allah."
28"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Smirna seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang awal dan yang akhir, yang sudah mati, lalu hidup balik:
29Aku tahu kesusahanmu dan kepapaanmu (tetapi engkau kaya), dan Aku tahu hujat daripada orang-orang yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan suatu jemaat Iblis.
210Janganlah engkau takut akan segala kesusahan yang akan engkau rasai kelak. Tengoklah, Iblis itu hendak memasukkan setengah daripada kamu ke dalam penjara, supaya kamu dicobai; dan kamu mendapat kesusahan kelak sepuluh hari lamanya. Biarlah engkau setia sehingga mati, dan Aku akan memberi engkau makota hayat itu.
211Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh itu kepada segala sidang jemaat. Maka orang yang menang, sekali-kali tiada akan terkena bahaya maut yang kedua itu."
212"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Pergamus seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang berpedang tajam bermata dua itu:
213Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di tempat Iblis bertakhta. Engkau berpegang kepada nama-Ku dan tiada menyangkal iman kepada-Ku, walaupun di dalam masa Antipas, saksi-Ku yang setia itu, yang sudah dibunuh di hadapan kamu, di tempat Iblis diam.
214Tetapi Aku ada sedikit perkara ke atasmu, yaitu ada padamu orang-orang yang berpegang kepada pengajaran Bileam, yang sudah mengajar Balak menjerat bani Israel, sehingga mereka itu makan barang yang dipersembahkan kepada berhala, dan lagi berzinah.
215Begitu juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada pengajaran orang Nikolai, serupa itu juga.
216Sebab itu, hendaklah bertobat. Jikalau tidak, Aku akan datang kepadamu dengan segeranya, lalu memerangi mereka itu dengan pedang yang di mulut-Ku ini.
217Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat. Maka kepada orang yang menang, kepadanyalah Aku akan memberi Manna yang tersembunyi itu, dan Aku akan memberi kepadanya suatu batu putih dan pada batu itu tersurat suatu nama baharu, yang tiada diketahui oleh seorang pun, melainkan oleh orang yang menerima dia."
218"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Tiatira itu seperti yang demikian: Inilah sabda Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api, dan kaki-Nya serupa tembaga bergilap:
219Aku tahu segala perbuatanmu, dan kasih dan iman dan layan dan sabarmu, dan segala perbuatanmu yang akhir itu terlebih daripada yang awal.
220Tetapi Aku ada suatu hal ke atasmu, yaitu engkau membiarkan perempuan bernama Izebel yang mengatakan dirinya nabiah, dan yang mengajar serta menyesatkan hamba-hamba-Ku berzinah dan makan barang yang dipersembahkan kepada berhala.
221Aku sudah memberi dia tempoh supaya ia sempat bertobat, tetapi ia tiada mau bertobat daripada zinahnya itu.
222Tengoklah, Aku akan menjatuhkan dia sakit ke atas tempat tidurnya, dan mereka itu yang berzinah dengan dia masuk ke dalam kesusahan yang besar, kecuali mereka itu bertobat daripada mengikut segala perbuatan perempuan itu.
223Dan anak-anaknya akan Kubunuh dengan bala sampar, dan segala sidang jemaat pun akan mengetahui bahwa Akulah yang menyelidik jiwa dan hati orang, dan Aku akan membalas kamu menurut perbuatan masing-masing.
224Tetapi kepada kamu segala orang lain di Tiatira Kukatakan, seberapa banyak orang yang tiada memegang pengajaran itu, dan yang (menurut kata mereka itu) tiada mengetahui segala perkara Iblis yang dalam-dalam, maka tiada Aku letakkan ke atasmu beban yang lain.
225Akan tetapi barang yang ada padamu, peganglah teguh-teguh sehingga Aku datang.
226Maka orang yang menang, dan yang memeliharakan segala pekerjaan-Ku hingga kesudahannya, maka Aku memberi dia kuasa atas segala orang kafir;
227dan ia akan memerintah mereka itu dengan tongkat besi, seperti periuk belanga tanah pun diremukkan orang, yaitu dengan kuasa, sebagaimana Kuperoleh daripada Bapa-Ku;
228dan Aku akan memberi dia bintang fajar itu.
229Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."
31"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Sardis itu seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang mempunyai ketujuh Roh Allah, dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala perbuatanmu, bahwa engkau sudah disangka hidup, tetapi yang sebenarnya engkau mati.
32Jagalah dan kuatkanlah segala yang ada tinggal dan yang hendak mati; karena Aku dapati tiada barang perbuatanmu yang sempurna pada pemandangan Tuhanku.
33Sebab itu, ingatlah bagaimana telah engkau terima dan dengar; peliharakanlah itu dan bertobat. Jikalau engkau tidak jaga kelak, Aku akan datang seperti pencuri, dan engkau tiada tahu akan waktunya yang Aku datang kelak kepadamu.
34Tetapi ada juga padamu di Sardis itu sedikit orang yang belum menajiskan pakaiannya; maka mereka itulah akan berjalan besertaku dengan berpakaian putih, karena mereka itu berlayak.
35Maka orang yang menang akan dipakaikan dengan pakaian putih dan sekali-kali tiada Aku akan menghapuskan namanya dari dalam kitab hayat, dan Aku akan mengakui namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan segala malaekat-Nya.
36Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."
37"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Filadelfia seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang kudus dan yang benar, yang memegang anak kunci Daud, yang membuka, dan tiada seorang pun dapat menutup, dan yang menutup, tiada dapat seorang pun membuka:
38Aku tahu segala perbuatanmu (tengoklah Aku sudah menghadapkan padamu pintu terbuka, yang seorang pun tiada dapat menutupnya) karena meskipun kuasamu sedikit, tetapi engkau sudah menurut perkataan-Ku dengan tiada menyangkal nama-Ku.
39Tengoklah, Aku serahkan beberapa orang daripada jemaat Iblis, yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan berbuat dusta; tengoklah, Aku akan membuat mereka itu datang menyembah menghadap kakimu, sehingga mengetahui bahwa Aku ini mengasihi engkau.
310Maka oleh sebab engkau sudah memeliharakan pengajaran-Ku dari hal sabar itu, Aku pun akan memeliharakan engkau daripada masa pencobaan yang akan datang ke atas segala isi dunia, supaya mencoba segala orang yang duduk di bumi.
311Dengan segera Aku datang; berpeganglah kepada barang yang ada padamu, supaya jangan barang seorang mengambil makotamu.
312Maka orang yang menang, hendak Kujadikan dia suatu tiang di dalam rumah Tuhan-Ku, dan sekali-kali tiada ia akan keluar dari situ; dan Aku akan menyuratkan kepadanya nama Tuhan-Ku dan nama negeri Tuhan-Ku, yaitu Yeruzalem yang baharu yang turun dari surga daripada Tuhan-Ku itu, dan lagi nama-Ku yang baharu itu.
313Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."
314"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Laodikea seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang bernama Amin, yaitu saksi yang setiawan dan benar, awal segala kejadian Allah:
315Aku tahu segala perbuatanmu; engkau itu sejuk pun tidak, hangat pun tidak. Aku suka jikalau engkau sejuk atau hangat.
316Oleh sebab engkau begitu suam, dan hangat pun tidak, sejuk pun tidak, maka Aku hendak meludahkan engkau dari dalam mulut-Ku.
317Dengan sebab katamu: Aku kaya dan sudahlah aku beroleh kekayaan dan satu pun tiada kekurangan padaku, padahal tiada engkau mengetahui bahwa engkaulah orang malang, dan yang tiada terkasihan, dan miskin, dan buta, dan bertelanjang,
318sebab itu Aku ikhtiarkan engkau membeli kepada-Ku emas yang sudah beruji dengan api supaya engkau kaya; dan pakaian putih, supaya engkau berkain, dan jangan ketara malu keadaanmu yang bertelanjang, dan lagi celak-mencelak matamu supaya engkau boleh nampak.
319Maka seberapa banyak orang yang Kukasihi, Aku tegur dan ajar; sebab itu berusahalah serta bertobat.
320Tengoklah, Aku berdiri di muka pintu sambil mengetuk; jikalau barang seorang mendengar suara-Ku serta membukakan pintu, maka masuklah Aku kepadanya, lalu makan dengan dia dan ia dengan Aku.
321Maka orang yang menang, Aku memberi dia duduk dengan Aku di atas arasy-Ku, sebagaimana Aku juga menang serta duduk dengan Bapa-Ku di atas arasy-Nya.
322Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."
41Kemudian daripada itu aku tampak suatu pintu terbuka di surga, maka suara yang mula-mula kudengar itu seperti bunyi sangkakala bertutur kepadaku, katanya, "Naiklah ke mari, Aku menunjukkan kepadamu barang yang tak dapat tiada akan jadi kemudian kelak."
42Langsunglah aku digerakkan oleh Roh, maka kelihatanlah arasy terdiri di surga, dan Yang duduk di atas arasy itu.
43Maka Ia yang duduk itu rupanya seperti permata yasib dan akik; dan ada suatu pelangi melengkung arasy itu, seperti zamrud rupanya.
44Dan keliling arasy itu ada dua puluh empat takhta dan di atas segala takhta itu ada duduk dua puluh empat ketua-ketua, yang berpakaian putih dan di atas kepalanya bermakota emas.
45Maka keluarlah dari dalam arasy itu kilat dan beberapa suara dan guruh; dan ada tujuh buah pelita berpasang di hadapan arasy itu; yaitu ketujuh Roh Allah.
46Dan di hadapan arasy itu seolah-olah laut kaca, seperti hablur rupanya dan di tengah arasy serta berkeliling arasy itu ada empat zat yang hidup, penuh dengan mata di hadapan dan di belakang.
47Adapun zat yang hidup yang pertama itu seperti rupa singa, dan zat yang hidup yang kedua seperti anak lembu, dan zat yang hidup yang ketiga seperti muka manusia, dan zat yang hidup yang keempat seperti burung nasar yang terbang.
48Maka keempat zat yang hidup itu masing-masing ada bersayap enam, penuh dengan mata sekeliling di luar dan di dalam; maka keempatnya dengan tiada berhenti siang malam menyebut, "Kudus, kudus, kudus Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, Yang sudah sedia ada, dan Yang ada, dan Yang akan datang kelak."
49Dan tiap-tiap kali apabila zat yang hidup itu memuliakan dan menghormatkan serta mengucapkan syukur kepada Dia yang duduk di atas arasy itu dan yang hidup selama-lamanya,
410maka sujudlah kedua puluh empat ketua-ketua itu di hadirat Dia yang duduk di atas arasy itu, lalu menyembah Dia yang hidup selama-lamanya, sambil mereka itu menanggalkan makotanya di hadapan arasy itu, katanya,
411"Ya Allah, Tuhan kami, berlayaklah Engkau memegang kemuliaan dan kehormatan dan kuasa; karena Engkaulah yang menjadikan segala sesuatu, dan dengan kehendak-Mu juga sekaliannya itu ada dan sudah dijadikan."
51Maka aku tampak di dalam tangan kanan Dia, yang duduk di atas arasy itu, ada sebuah kitab, yang bertulis luar dalamnya, dan bermeterai dengan tujuh meterai.
52Dan aku tampak pula seorang malaekat yang gagah memberitakan dengan suara besar, katanya, "Siapakah berlayak membuka kitab itu dan mengoyakkan meterainya?"
53Maka baik di surga, baik di bumi, atau di bawah bumi, seorang pun tiada yang cakap membuka kitab itu atau memandangnya.
54Maka sangatlah aku menangis oleh sebab tiada seorang pun didapati yang berlayak membuka kitab itu atau memandangnya.
55Maka ada seorang dari antara segala ketua-ketua itu berkata kepadaku, "Janganlah menangis; tengoklah, Singa yang daripada suku bangsa Yehuda, yaitu Akar Daud itu, sudah beroleh kemenangan sehingga membuka kitab dan ketujuh meterainya itu."
56Maka aku tampak di tengah-tengah arasy, di antara keempat zat yang hidup, dan di tengah segala ketua-ketua itu terdirilah seekor anak domba seperti sudah tersembelih rupanya, yang bertanduk tujuh, dan bermata tujuh, yaitu ketujuh Roh Allah, yang sudah disuruhkan ke seluruh bumi ini.
57Maka datanglah Anak domba itu mengambil kitab itu daripada tangan kanan Dia yang duduk di atas arasy itu.
58Setelah diambil-Nya kitab itu, maka sujudlah keempat zat yang hidup dan kedua puluh empat ketua itu di hadapan Anak domba itu, masing-masing sedang memegang kecapi dan bokor emas penuh dengan kemenyan, yaitu segala doa orang-orang suci.
59Maka menyanyilah mereka itu suatu nyanyian yang baharu, bunyinya, "Berlayaklah Engkau mengambil kitab itu dan membuka meterainya; karena Engkau sudah tersembelih, lalu dengan darah-Mu Engkau menebus (orang) bagi Allah daripada tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa,
510dan Engkau telah menjadikan mereka itu bagi Tuhan kita suatu kerajaan, dan imam-imam; lalu mereka itu memerintah di atas bumi."
511Maka aku tampak, dan aku dengar suara malaekat yang banyak sekeliling arasy dan segala zat yang hidup dan segala ketua itu; maka banyaknya itu beribu-ribu laksa,
512yang mengatakan dengan suara besar, "Berlayak Anak domba yang tersembelih itu menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji."
513Maka aku dengar pula tiap-tiap makhluk yang di surga, dan yang di atas bumi, dan yang di bawah bumi, dan yang di laut, dan segala yang di dalamnya itu mengatakan, "Bagi Dia yang duduk di atas arasy, dan bagi Anak domba itu adalah puji dan kehormatan dan kemuliaan dan kuasa selama-lamanya."
514Maka keempat zat yang hidup itu mengatakan, "Amin." Dan segala ketua itu sujudlah menyembah.
61Maka aku tampak bagaimana Anak domba itu membuka satu dari antara ketujuh meterai itu, lalu aku dengar satu dari antara keempat zat yang hidup itu berkata seperti bunyi guruh, "Marilah."
62Maka aku tampak adalah seekor kuda putih, dan orang yang duduk di atasnya itu ada berpanah; maka suatu makota pun dikaruniakanlah kepadanya, lalu keluarlah ia dengan tanda kemenangan dan supaya ia menang lagi.
63Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang kedua itu, aku dengar zat yang hidup yang kedua itu berkata, "Marilah."
64Dan keluar pula seekor kuda lain, yang merah menyala; maka kepada orang yang duduk di atasnya itu dikaruniakan kuasa mengambil perdamaian dari bumi sehingga orang berbunuh-bunuhan; dan sebilah pedang yang besar dikaruniakanlah kepadanya.
65Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang ketiga itu, aku dengar zat yang hidup yang ketiga itu berkata, "Marilah." Dan aku tampak adalah seekor kuda hitam, dan orang yang duduk di atasnya itu ada neraca di tangannya;
66dan aku dengar bunyi seperti suara di tengah-tengah keempat zat yang hidup itu mengatakan, "Secupak gandum sedinar harganya, dan jelai tiga cupak sedinar harganya. Tetapi minyak dengan air anggur itu janganlah engkau rusakkan."
67Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang keempat itu, aku dengar suara zat yang hidup yang keempat itu berkata, "Marilah."
68Maka aku tampak adalah seekor kuda kelabu, dan orang yang duduk di atasnya itu Maut namanya, dan alam maut itu pun mengikut sertanya; maka kepada keduanya itu dikaruniakan kuasa atas seperempat bumi akan membunuh dengan pedang dan dengan kelaparan dan dengan maut, dan dengan binatang buas-buas di bumi.
69Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang kelima itu, aku tampak di bawah tempat persembahan itu segala jiwa orang yang telah terkena bunuh karena firman Allah dan karena kesaksian yang dipegang oleh mereka itu;
610maka berteriaklah mereka itu dengan suara besar, katanya, "Berapa lamakah lagi, ya Tuhan yang kudus dan yang benar, Engkau tiada menghukumkan dan membelakan darah kami ke atas segala orang yang duduk di bumi itu?"
611Maka kepada masing-masing dikaruniakanlah sehelai jubah putih, dan dikatakan kepada mereka itu bahwa haruslah mereka itu bersabar di dalam sedikit masa, sehingga genap bilangan segala orang yang sertanya menjadi hamba, yaitu saudara-saudaranya yang akan dibunuh kelak sama seperti mereka itu juga.
612Maka aku tampak tatkala Anak domba itu membuka meterai yang keenam itu, bahwa jadilah gempa bumi besar, dan matahari pun menjadi hitam seperti suatu kain kabungan daripada rambut, dan bulan semata-mata menjadi seperti darah,
613dan segala bintang di langit sudah gugur ke bumi, seperti pohon ara yang meluruhkan buah buruknya tatkala digoncang oleh angin yang besar.
614Dan langit itu pun hilanglah seperti surat yang digulung, dan tiap-tiap gunung dan pulau sudah berubah ke luar daripada tempatnya.
615Dan segala raja di bumi dan orang besar-besar, dan panglima, dan orang kaya-kaya, dan yang berkuasa, dan tiap-tiap orang, baik hamba baik merdeka, sekaliannya bersembunyi di dalam segala gua dan di celah-celah batu gunung,
616serta berkata kepada gunung-gunung dan batu-batu itu, "Timpalah kami, lindungkanlah kami daripada wajah Dia yang duduk di atas arasy itu, dan daripada murka Anak domba itu:
617Karena Hari yang besar, yaitu Hari murkanya itu sudah tiba dan siapakah yang dapat menahan?"
71Kemudian daripada itu aku tampak empat malaekat terdiri pada keempat penjuru alam, memegang keempat mata angin, supaya jangan angin bertiup di bumi atau di laut atau di atas sesuatu pohon kayu.
72Maka aku tampak pula ada seorang malaekat lain naik daripada matahari hidup, memegang meterai Allah yang hidup itu; maka malaekat itu pun berteriaklah dengan suara besar kepada keempat malaekat itu, yang sudah dikaruniakan kuasa merusakkan bumi dan laut itu,
73katanya, "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon kayu, sehingga kami memeteraikan segala hamba Allah pada dahinya."
74Maka aku dengar banyaknya segala orang yang sudah bermeterai itu, jumlahnya seratus empat puluh empat ribu yang sudah bermeterai daripada segala suku bangsa bani Israel:
75yaitu daripada suku Yehuda sudah bermeterai dua belas ribu; daripada suku Rubin dua belas ribu; daripada suku Gad dua belas ribu;
76daripada suku Asyir dua belas ribu; daripada suku Naftali dua belas ribu; daripada suku Manasye dua belas ribu;
77daripada suku Simeon dua belas ribu; daripada suku Lewi dua belas ribu; daripada suku Isakhar dua belas ribu;
78daripada suku Zebulon dua belas ribu; daripada suku Yusuf dua belas ribu; daripada suku Benyamin sudah bermeterai dua belas ribu.
79Kemudian daripada itu aku tampak ada suatu perhimpunan besar, yang tiada seorang pun dapat menghitung, yaitu daripada segala bangsa dan segala suku dan segala kaum dan segala bahasa, berdirilah sekaliannya di hadapan arasy dan di hadapan Anak domba itu, berjubah putih, dan pelepah kurma di dalam tangannya;
710maka mereka itu berseru-serulah dengan suara besar, katanya, "Selamat bagi Tuhan kami yang duduk di atas arasy itu, dan bagi Anak domba itu."
711Segala malaekat itu pun berdirilah sekeliling arasy dan sekeliling segala ketua dan keempat zat yang hidup itu, lalu sujud di hadapan arasy serta menyembah Allah,
712katanya, "Amin; bahwa segala puji, dan kemuliaan, dan hikmat, dan ucapan syukur, dan hormat, dan kuasa, dan kekuatan bagi Tuhan kami, sampai selama-lamanya. Amin."
713Maka seorang dari antara ketua-ketua itu bertanya serta berkata kepadaku, "Orang-orang yang berjubah putih ini, siapakah mereka itu dan dari manakah mereka itu datangnya?"
714Lalu kataku kepadanya, "Tuan juga yang mengetahuinya." Maka katanya kepadaku, "Inilah orang-orang yang datang ke luar daripada kesusahan besar itu, dan mereka itu sudah membasuh jubahnya dan memutihkan dengan darah Anak domba itu.
715Maka itulah sebabnya mereka itu ada di hadapan arasy Allah, dan mereka itu beribadat kepada-Nya siang malam di dalam rumah-Nya; dan Ia yang duduk di atas arasy itu akan membentangkan kemah-Nya menaungi mereka itu.
716Maka tiada mereka itu akan lapar atau dahaga lagi, dan tiada mereka itu dipukul oleh panas matahari atau barang sesuatu yang hangat,
717karena Anak domba yang di tengah arasy itu akan menjadi gembala mereka itu, dan akan membawa mereka itu kepada segala mata air hayat; maka Allah pun akan menyapukan segala air mata daripada mata mereka itu."
81Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang ketujuh itu, sunyi-senyaplah di dalam surga ada kira-kira setengah jam lamanya.
82Maka aku tampak ketujuh malaekat yang berdiri di hadirat Allah itu, maka dikaruniakanlah kepada mereka itu tujuh sangkakala.
83Maka datanglah seorang malaekat yang lain serta berdiri di sisi tempat persembahan itu, sambil memegang perukupan emas, maka dikaruniakanlah kepadanya beberapa banyak kemenyan, supaya ia dapat mempersembahkan dia itu bersama-sama dengan doa segala orang suci di atas tempat persembahan emas yang di hadapan arasy itu.
84Maka asap kemenyan bersama-sama dengan doa segala orang suci itu naiklah ke hadirat Allah dari tangan malaekat itu.
85Maka malaekat itu pun mengambil perukupan itu, serta mengisi itu dengan api dari tempat persembahan itu, sambil mencampakkan ke bumi; lalu jadilah beberapa bunyi guruh dan beberapa suara dan kilat, dan gempa bumi.
86Maka ketujuh malaekat yang memegang ketujuh sangkakala itu bersedialah hendak meniup.
87Maka malaekat yang pertama itu meniup sangkakalanya, lalu turunlah hujan batu dan api bercampur dengan darah, maka sekaliannya itu dicurahkan ke bumi. Lalu hanguslah sepertiga bumi itu, dan hanguslah sepertiga segala pohon kayu, dan hanguslah segala rumput yang hijau itu.
88Maka malaekat yang kedua itu pun meniup sangkakalanya, maka jadilah seolah-olah sebuah gunung besar menyala dengan api, dicampakkan ke laut; maka laut itu sepertiganya menjadi darah;
89dan matilah sepertiga daripada segala makhluk yang bernyawa di laut itu; dan binasalah sepertiga daripada segala kapal.
810Maka malaekat yang ketiga itu pun meniup sangkakalanya, lalu gugurlah dari langit sebuah bintang besar, yang menyala seperti suluh, maka bintang itu menimpa sepertiga daripada segala sungai dan segala mata air.
811Adapun nama bintang itu Afsantin, maka sepertiga daripada segala air pun menjadi Afsantin; lalu banyaklah orang yang mati karena air itu, oleh sebab air itu sudah menjadi pahit.
812Maka malaekat yang keempat itu pun meniup sangkakalanya, lalu disiksakan sepertiga matahari, dan sepertiga bulan, dan sepertiga segala bintang, supaya gelaplah sepertiganya itu, dan supaya tiada terang sepertiga daripada siang hari, dan malam pun demikianlah juga.
813Maka aku tampak serta aku dengar seekor burung nasar terbang di tengah langit mengatakan dengan suara besar, "Wai, wai, wai atas segala orang yang duduk di atas bumi dari sebab bunyi sangkakala yang lain lagi, yaitu daripada ketiga malaekat yang akan meniupnya kelak."
91Maka malaekat yang kelima itu pun meniup sangkakalanya, lalu aku tampak sebuah bintang yang sudah gugur dari langit ke bumi; maka dikaruniakanlah kepadanya anak kunci pintu lubang yang tiada terduga dalamnya.
92Maka ia pun membuka pintu lubang yang tiada terduga dalamnya itu, lalu naik asap keluar dari lubang itu, seperti asap daripada tanur yang besar, sehingga matahari dan udara gelap dari sebab asap lubang itu.
93Kemudian keluarlah daripada asap itu belalang ke atas bumi, maka dikaruniakanlah kuasa kepadanya seperti kuasa kalajengking yang di bumi ini.
94Maka dikatakan kepadanya bahwa tiada boleh ia merusakkan rumput yang di bumi, atau barang tumbuh-tumbuhan, atau barang pohon kayu, melainkan hanya manusia yang tiada bermeterai Allah di dahinya.
95Maka dipesankan kepadanya, supaya jangan membunuh mereka itu, hanya menyiksakan lima bulan lamanya. Adapun siksanya itu seperti siksa tatkala orang disengat kalajengking.
96Pada masa itu kelak orang akan mencari mati, tetapi tiada dapat; maka suka mereka itu akan mati, tetapi mati itu lari daripada mereka itu.
97Adapun rupa belalang itu seperti rupa kuda yang bersedia hendak berperang, maka di kepalanya ada seperti makota yang serupa dengan emas, dan mukanya seperti muka manusia.
98Dan ia ada berambut seperti rambut perempuan, dan giginya seperti gigi singa.
99Dan dadanya seperti baju besi, dan bunyi sayapnya seperti bunyi angkatan perang yang berkuda banyak berlari-lari hendak berperang.
910Dan ia ada berekor seperti ekor kalajengking lagi bersengat, dan di dalam ekornya itu ada kuasanya menyakiti orang lima bulan lamanya.
911Maka ia berajakan malaekat lubang yang tiada terduga dalamnya, namanya di dalam bahasa Ibrani Abbaddon, dan di dalam bahasa Gerika Apollion namanya.
912Adapun bala yang pertama itu sudah lepas. Tengoklah yang akan datang lagi dua bala kemudian daripada itu.
913Maka malaekat yang keenam itu pun meniup sangkakalanya, lalu aku dengar suatu suara keluar dari keempat tanduk tempat persembahan emas yang di hadirat Allah itu,
914mengatakan kepada malaekat yang keenam yang memegang sangkakala itu, "Lepaskanlah keempat malaekat yang terikat dekat sungai yang besar, yaitu Sungai Ferat."
915Maka dilepaskanlah keempat malaekat yang memang sudah bersedia karena jam dan hari dan bulan dan tahun itu, supaya mereka itu membunuh sepertiga daripada segala manusia.
916Adapun banyaknya segala tentara yang berkuda itu dua laksa-laksa, sudah kudengar jumlahnya itu.
917Maka menurut penglihatanku segala kuda dan segala orang yang menunggang kuda itu rupanya demikian: Mereka itu berbaju besi yang merah seperti api, dan biru tua, dan warna belerang; dan kepala kuda itu seperti kepala singa, dan daripada mulutnya keluar api dan asap dan belerang.
918Maka dari sebab ketiga bala itu sepertiga daripada segala manusia mati dibunuh dengan api dan asap dan belerang yang keluar dari dalam mulutnya.
919Karena kuasa segala kuda itu ada di dalam mulutnya dan di dalam ekornya: Karena ekornya itu serupa ular, yaitu berkepala, dan dengan itu ia menyakiti.
920Dan segala manusia yang lain yang tiada dibunuh dengan segala bala ini, berpaling pun tidak daripada segala perbuatan tangannya, melainkan senantiasa menyembah segala setan dan segala berhala emas, perak, tembaga, batu, atau kayu, yang tiada dapat melihat atau mendengar ataupun berjalan.
921Maka belum juga mereka itu mau bertobat daripada membunuh orang, atau daripada hobatannya, atau zinahnya, atau curinya.
101Maka aku tampak seorang malaekat lain yang gagah, turun dari langit, berjubahkan awan, dan pelangi di atas kepalanya, dan mukanya seperti matahari, dan kakinya seperti tiang daripada api,
102dan di tangannya ada sebuah kitab kecil yang terbuka; maka kaki kanannya berpijak di laut, dan kaki kiri di darat;
103maka berteriaklah ia dengan suara besar seperti bunyi singa menikas, dan tatkala ia berteriak, ketujuh guruh pun membunyikan bunyi masing-masing.
104Tatkala ketujuh guruh sudah berbunyi itu, sedang aku hendak menyuratkan, lalu aku dengar suatu suara dari langit, katanya, "Meteraikanlah barang apa yang ketujuh guruh itu sudah mengatakan dan jangan dituliskan."
105Adapun malaekat yang sudah kutampak berpijak di laut dan di darat mengangkatkan tangan kanannya arah ke langit,
106serta bersumpah demi Allah yang hidup selama-lamanya, dan yang menjadikan langit dengan segala isinya, dan bumi dengan segala isinya, dan laut dengan segala isinya, bahwa tiada akan ada tempohnya lagi;
107tetapi pada masa suara malaekat yang ketujuh itu, apabila ia hendak meniup sangkakalanya, baharulah rahasia Allah genap, menurut seperti kabar kesukaan yang diberitakan kepada segala hamba-Nya, yaitu nabi-nabi.
108Adapun suara yang sudah kudengar dari langit itu, bertutur lagi kepadaku, serta katanya, "Pergilah, ambil kitab yang terbuka di tangan malaekat yang berpijak di laut dan di darat."
109Lalu pergilah aku kepada malaekat itu sambil berkata kepadanya, "Berilah kiranya aku kitab kecil itu." Maka katanya kepadaku, "Ambillah dan makanlah semuanya, dan ia akan memahitkan perutmu, tetapi di dalam mulutmu berasa manis seperti air madu."
1010Maka kuambillah kitab yang kecil daripada tangan malaekat itu, lalu kumakan semuanya; maka di mulutku manisnya seperti air madu, dan sesudah kumakan, perutku berasa pahit.
1011Lalu dikatakan kepadaku, "Hendaklah engkau bernubuat pula dari hal beberapa kaum dan beberapa bangsa dan berbagai-bagai bahasa serta beberapa raja."
111Maka diberikan kepadaku sejenis buluh pengukur yang seperti tongkat rupanya dengan katanya, "Bangkitlah, dan ukurlah Bait Allah, dan tempat korban dan segala orang yang sembahyang di dalamnya itu;
112dan biarkanlah halaman yang di luar Bait Allah itu, jangan diukur dia, karena sudah diberikan kepada orang kafir, dan negeri yang kudus itu akan dipijaknya empat puluh dua bulan lamanya."
113"Maka Aku akan memberi kedua orang saksiku bernubuat seribu dua ratus enam puluh hari lamanya, berkainkan kain guni."
114Maka itulah yang diumpamakan kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang tegak di hadirat Tuhan yang empunya bumi itu.
115Dan jikalau barang seorang hendak merusakkan keduanya itu, api keluar dari dalam mulutnya memakan segala seterunya; dan jikalau barang seorang hendak merusakkan keduanya itu, maka tak dapat tiada ia akan mati atas peri demikian.
116Maka keduanya itu ada berkuasa mengunci langit, supaya jangan turun hujan selama keduanya bernubuat itu; dan keduanya itu berkuasa atas segala air menjadikan dia darah, dan menimpa bumi dengan segala jenis bala seberapa kali dikehendakinya.
117Apabila kesaksiannya itu sudah disempurnakannya, lalu binatang buas yang keluar dari dalam lubang yang tiada terduga itu akan memerangi keduanya, dan mengalahkan dia, serta membunuh dia.
118Adapun mayatnya itu bergelimpang di jalan negeri besar, yang dengan kiasan disebut Sodom dan Mesir, di situlah juga Tuhannya tersalib.
119Maka beberapa banyak orang dari antara segala kaum dan suku dan bahasa dan bangsa pun memandang mayatnya itu tengah empat hari lamanya, dan tiada mereka itu meluluskan mayatnya ditaruh di dalam kubur.
1110Dan segala orang yang duduk di atas bumi ini bersukacita atasnya dan bersukaria, dan berhadiah-hadiahan sama sendiri, sebab kedua orang nabi itu sudah menyiksakan segala orang yang duduk di atas bumi ini.
1111Kemudian daripada tengah empat hari itu, masuklah ke dalam keduanya nafas nyawa daripada Allah, lalu bangkitlah ia berdiri; maka datanglah ketakutan yang besar ke atas segala orang yang nampak keduanya itu.
1112Maka orang-orang itu sudah mendengar suatu suara besar dari langit yang berkata kepada keduanya, "Naiklah ke mari." Lalu naiklah keduanya itu ke langit di dalam awan, dan segala seterunya pun nampak dia.
1113Pada ketika itu juga jadilah gempa bumi yang besar, sehingga robohlah sepersepuluh negeri itu; maka matilah di dalam gempa bumi itu tujuh ribu orang, dan yang tinggal lagi itu ketakutanlah sambil memuliakan Allah yang di surga.
1114Adapun bala yang kedua itu sudah lepas; tengoklah bala yang ketiga itu datang dengan segeranya.
1115Maka malaekat yang ketujuh itu pun meniup sangkakalanya, lalu kedengaranlah beberapa suara besar di surga mengatakan, "Kerajaan dunia ini menjadi kerajaan Tuhan kita, dan kerajaan Kristusnya, maka Ia akan memerintah kelak selama-lamanya."
1116Lalu kedua puluh empat ketua yang duduk di kursinya di hadirat Allah itu sujud menyembah Allah,
1117serta berkata, "Kami ucapkan syukur kepada-Mu, ya Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, Yang ada, dan Yang sudah sedia ada, karena Engkau telah melakukan kodrat-Mu yang besar itu, dan Engkau telah memerintah!
1118Segala orang kafir itu sudah naik marahnya, tetapi murka-Mu sudah sampai, dan ketika orang mati dihukumkan, dan sudah sampai ketika memberi pahala segala hamba-Mu, yaitu nabi-nabi dan orang-orang suci dan orang yang takut akan nama-Mu, baik kecil baik besar; dan lagi sudah sampai ketika membinasakan segala orang yang merusakkan bumi ini."
1119Maka terbukalah Rumah Allah yang di surga, lalu kelihatanlah tabut Perjanjian Allah di dalam Rumah-Nya itu; maka jadilah beberapa kilat dan suara dan guruh dan gempa bumi dan hujan batu yang lebat.
121Maka kelihatanlah di langit suatu alamat yang besar, yaitu seorang perempuan bersalut dengan matahari, dan bulan ada di bawah kakinya, dan di kepalanya bermakotakan dua belas bintang.
122Adalah ia itu mengandung dan berteriak sebab sakit dan sengsara hendak beranak.
123Maka kelihatanlah suatu alamat yang lain pula di langit, yaitu ada seekor naga besar yang merah menyala, berkepala tujuh, dan bertanduk sepuluh, dan di kepalanya bermakota tujuh;
124dan ekornya menyeret sepertiga daripada segala bintang di langit, lalu dicampakkannya ke bumi. Maka berdirilah naga itu di hadapan perempuan yang sedang hendak beranak itu, supaya apabila ia sudah beranak, naga itu dapat melulur anaknya itu.
125Lalu ia memperanakkan seorang anak laki-laki, yang akan memerintah segala bangsa dengan tongkat besi; maka anaknya itu pun disambar, dibawa kepada Allah dan kepada arasy-Nya.
126Maka perempuan itu pun larilah ke padang belantara; di situ ada suatu tempat disediakan Allah baginya, supaya ia dipeliharakan di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
127Maka jadilah suatu peperangan di surga, yaitu Mikhail serta segala malaekatnya berperang dengan naga itu; dan naga serta segala tentaranya pun berperanglah;
128maka naga dan tentaranya itu tiada menang, dan tempatnya pun sudah hilang di surga.
129Maka tercampaklah naga besar itu, yaitu ular tua, yang dinamakan Iblis dan Syaitan itu, yang menyesatkan segala isi dunia; bahkan, ia sudah tercampak ke bumi, dan segala tentaranya itu pun sudah tercampak juga beserta dengan dia.
1210Maka aku dengar pula suatu suara yang besar di surga, mengatakan, "Sekarang sampailah keselamatan dan kodrat dan kerajaan Tuhan kita, dan kuasa Kristusnya itu; karena sudah tercampak ke bawah Penuduh segala saudara kita, yang menuduh mereka itu di hadirat Tuhan kita itu siang malam.
1211Sekaliannya itu sudah mengalahkan dia oleh sebab darah Anak domba itu, dan oleh sebab perkataan kesaksian mereka itu; dan mereka itu tiada menyayangi nyawanya, walaupun sampai mati.
1212Sebab itu bersoraklah, hai surga, dan segala yang duduk di dalamnya. Wai bagi bumi dan laut, karena Iblis sudah turun kepadamu dengan besar kemarahannya, sebab mengetahui bahwa ketikanya sudah singkat."
1213Apabila naga itu melihat bahwa dirinya sudah tercampak ke bumi, ia pun menghambat perempuan yang memperanakkan Anak laki-laki itu.
1214Maka dikaruniakanlah kepada perempuan itu kedua sayap burung nasar yang besar itu, supaya ia dapat terbang ke padang belantara kepada tempatnya, yaitu tempat ia dipeliharakan di dalam satu masa dan dua masa dan setengah masa lamanya, jauh daripada mata ular itu.
1215Maka ular itu pun menyemburkan air seperti suatu sungai dari dalam mulutnya dari belakang perempuan itu, supaya ia dihanyutkan oleh air sungai itu.
1216Tetapi bumi itu sudah menolong perempuan itu dengan mengangakan mulutnya serta menelan air sungai yang disemburkan oleh naga dari dalam mulutnya itu.
1217Maka naiklah marah naga akan perempuan itu, lalu pergi memerangi benih perempuan itu yang lagi tinggal, yaitu segala orang yang menurut hukum-hukum Allah serta berpegang kepada kesaksian Yesus itu.
1218Lalu berdirilah ia di atas pantai laut.
131Maka aku tampak pula seekor binatang buas ke luar dari dalam laut, yang bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh, dan di atas tanduknya itu bermakota sepuluh, dan di kepalanya beberapa nama hujat.
132Adapun binatang yang kutampak itu rupanya seperti harimau kumbang, dan kakinya seperti kaki beruang, dan mulutnya seperti mulut singa. Maka naga itu memberi dia kekuatannya sendiri, dan takhtanya, dan kuasa yang besar.
133Maka aku tampak satu daripada kepalanya itu rupanya seperti luka yang membawa mati; tetapi luka parahnya itu sudahlah sembuh, dan segala isi dunia pun heranlah akan binatang itu, lalu mengikut dia,
134sambil menyembah naga itu, oleh sebab ia sudah memberi kuasa kepada binatang itu; maka binatang itu pun disembahnya juga serta berkata, "Siapakah yang sama dengan binatang ini? Dan siapakah yang dapat melawan dia?"
135Maka binatang itu diberilah suatu mulut penuh dengan tekebur dan hujat; maka ia pun diberi kuasa melakukan yang demikian empat puluh dua bulan lamanya.
136Lalu ia membuka mulutnya menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah-Nya, serta segala yang mendiami surga itu;
137dan ia pun diluluskan membuka peperangan dengan segala orang suci dan menewaskan dia, dan diberi kuasa atas tiap-tiap suku dan kaum dan bahasa dan bangsa.
138Maka sekalian yang diam di bumi ini akan menyembah dia, yaitu yang namanya tiada tersurat di dalam kitab hayat Anak domba yang tersembelih, daripada asas dunia ini.
139Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar.
1310Barangsiapa yang membawa orang ke dalam tawanan, ia sendiri tak dapat tiada masuk ke dalam tawanan; barangsiapa yang membunuh orang dengan pedang, ia sendiri tak dapat tiada akan dibunuh dengan pedang. Di dalam hal inilah patut bagi segala orang suci menunjukkan sabar dan iman.
1311Maka aku tampak seekor binatang buas yang lain keluar dari dalam bumi yang bertanduk dua, seperti tanduk Anak domba; maka ia bertutur seperti seekor naga;
1312dan ia melakukan segala kuasa binatang yang pertama itu di hadapannya, dan dunia ini dengan segala yang diam di dalamnya disuruhnya menyembah binatang yang pertama itu, yang sudah sembuh luka parahnya itu,
1313serta mengadakan tanda ajaib yang besar-besar, sehingga menurunkan api dari langit ke bumi di hadapan manusia pun.
1314Maka ia menyesatkan segala yang diam di dunia ini dengan jalan berbagai-bagai tanda ajaib yang diberi kuasa kepadanya melakukan di hadapan binatang itu. Maka ia menyuruhkan isi dunia membuat patung bagi binatang yang sudah kena luka pedang tetapi hidup.
1315Maka ia pun diberi kuasa memberi nafas kepada patung binatang itu, supaya patung binatang itu berkata-kata, dan membuat seberapa banyak orang yang tiada menyembah patung binatang itu supaya dibunuh,
1316dan ia membuat sekalian orang, kecil besar, kaya miskin, merdeka atau hamba, supaya semuanya itu diberi suatu tanda di tangan kanannya atau di dahinya;
1317dan seorang pun tiada boleh berjual beli melainkan orang yang ada padanya tanda itu, yaitu nama binatang itu atau angka bilangan huruf namanya itu.
1318Maka inilah "hikmat". Biarlah orang yang mengerti, menghitung bilangan angka binatang itu; karena itulah bilangan angka manusia. Adapun jumlahnya itu enam ratus enam puluh enam.
141Maka tiba-tiba aku tampak Anak domba itu berdiri di atas Gunung Sion, dan beserta dengan Dia ada seratus empat puluh empat ribu orang yang tertulis nama Anak domba dan nama Bapa-Nya itu di dahinya.
142Maka kudengar suatu suara dari langit, seperti bunyi banyak air menderu dan seperti bunyi guruh yang besar. Adapun suara yang kudengar itu seperti bunyi orang pemetik kecapi memetik kecapinya,
143maka mereka itu menyanyi suatu nyanyian baharu di hadapan arasy itu, dan di hadapan keempat zat yang hidup dan segala ketua itu; dan seorang pun tiada dapat belajar nyanyian itu, hanya keseratus empat puluh empat ribu orang, yang ditebus dari bumi.
144Inilah orang yang belum menajiskan dirinya dengan perempuan, karena mereka itu teruna; dan inilah orang yang mengikut Anak domba itu barang ke mana Ia pergi. Maka orang ini sudah ditebus dari antara manusia menjadi buah sulung bagi Allah dan bagi Anak domba itu,
145dan di dalam mulutnya tiada didapati dusta, dan tiada bercacat cela.
146Maka aku tampak seorang malaekat yang lain terbang di tengah langit, dan padanya ada Injil yang kekal hendak diberitakannya kepada segala orang yang duduk di bumi ini, yaitu kepada tiap-tiap bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
147sambil katanya dengan suara besar, "Takutlah akan Allah dan hormatilah Dia, karena ketika hukuman-Nya sudah sampai, dan sembahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi serta laut dan segala mata air."
148Maka ada yang lain lagi, yaitu malaekat yang kedua mengikut dia, serta berkata, "Sudahlah roboh, sudahlah roboh negeri Babil yang besar, yang memberi segala bangsa minum air anggur yang menaikkan hawa nafsu zinahnya."
149Maka ada yang lain pula, yaitu malaekat yang ketiga mengikut keduanya itu, serta berkata dengan suara besar, "Jikalau barang seorang menyembah binatang itu dengan patungnya, serta menerima tanda di dahinya atau di tangannya,
1410maka ia juga akan minum kelak daripada air anggur, yaitu murka Allah yang tersedia dengan tiada bercampur di dalam cawan murka-Nya itu; dan ia akan disiksakan dengan api dan belerang, di hadirat segala malaekat yang kudus, dan di hadirat Anak domba itu,
1411dan asap siksanya itu naiklah ke atas selama-lamanya; maka mereka itu tiada berhenti merasa siksa siang malam, yaitu segala orang yang menyembah binatang dan menyembah patungnya itu dan yang menerima tanda namanya itu.
1412Di dalam hal inilah patut bagi segala orang suci menunjukkan sabar, yaitu bagi orang yang menurut segala hukum Allah dan iman akan Yesus."
1413Maka kudengar suatu suara dari langit berkata, "Suratkanlah seperti yang demikian ini: Berbahagialah segala orang yang sudah mati, yaitu mati di dalam Tuhan daripada sekarang ini. Bahkan, kata Roh itu, mereka itu akan berhenti daripada segala kelelahannya; karena segala perbuatannya mengikut menyertai mereka itu."
1414Maka aku tampak adalah suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang, rupanya seperti Anak manusia, bermakota emas di kepala-Nya dan di dalam tangan-Nya ada sebilah sabit yang tajam.
1415Maka keluarlah pula seorang malaekat yang lain dari dalam Rumah Allah, yang menyeru dengan suara besar kepada orang yang duduk di atas awan itu, katanya, "Sampaikanlah sabitmu dan hendaklah menuai, karena musim menuai sudah sampai, sebab tuaian bumi itu sudah sangat masak."
1416Lalu orang yang duduk di atas awan itu pun menyembatkan sabitnya ke bumi, lalu bumi itu pun dituailah.
1417Maka keluarlah seorang malaekat yang lain lagi dari dalam Rumah Allah yang di surga; ia juga ada memegang sebilah sabit yang tajam.
1418Maka keluarlah pula dari tempat persembahan seorang malaekat yang lain, yaitu yang berkuasa atas api, sambil bersuara dengan suara besar kepada dia yang memegang sabit yang tajam itu, katanya, "Sabitkanlah sabitmu yang tajam itu, kumpulkanlah segala gugusan anggur bumi, karena buahnya sudah cukup masak."
1419Lalu malaekat itu menyembatkan sabitnya itu ke bumi, serta mengumpulkan buah anggur bumi itu, sambil mencampakkan dia ke dalam irikan yang besar, yaitu murka Allah;
1420dan buah anggur itu diirik orang di luar negeri; maka darah pun mengalirlah dari dalam irikan itu setinggi kang di mulut kuda, sejauh seribu enam ratus setadi.
151Maka aku tampak pula di langit suatu alamat yang lain, yang besar lagi ajaib, yaitu tujuh malaekat yang memegang tujuh bala yang akhir; karena dengan dialah penyudah murka Allah.
152Lalu aku tampak seakan-akan laut kaca bercampur api, dan segala orang yang sudah menewaskan binatang itu dan patungnya dan angka bilangan namanya itu, berdiri di tepi laut kaca memegang segala kecapi Allah,
153sambil menyanyikan nyanyian Musa hamba Allah itu, dan nyanyian Anak domba itu, katanya, "Besar dan ajaiblah segala perbuatan-Mu, ya Allah, Tuhan Yang Mahakuasa; maka adil dan benarlah segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa.
154Siapakah yang tiada takut, ya Tuhan, dan yang tiada memuliakan nama-Mu? Karena hanyalah Engkau yang kudus. Maka segala bangsa akan menghadap dan menyembah Engkau, oleh sebab segala keadilan-Mu telah nyata."
155Kemudian daripada itu aku tampak Rumah Allah, yaitu kemah kesaksian yang di surga itu, terbuka,
156lalu keluarlah dari dalam Rumah Allah itu ketujuh malaekat yang memegang ketujuh bala itu, berkainkan kain kasa bersih yang bercahaya, dan bergetangdadakan cindai daripada emas.
157Maka satu daripada keempat zat yang hidup itu mengunjukkan kepada ketujuh malaekat itu tujuh buah bokor emas, penuh dengan murka Allah yang hidup selama-lamanya.
158Maka Rumah Allah itu dipenuhilah dengan asap daripada kemuliaan Allah, dan daripada kodrat-Nya; dan seorang pun tiada dapat masuk ke Rumah Allah itu hingga genap ketujuh bala yang daripada ketujuh malaekat itu.
161Maka aku dengar pula suatu suara besar dari dalam Rumah Allah itu berkata kepada ketujuh malaekat itu, "Pergilah kamu dan curahkan ketujuh bokor murka Allah itu ke bumi."
162Maka malaekat yang pertama itu pun pergilah, lalu mencurahkan bokornya ke bumi; maka ia itu menjadi suatu penyakit pekung yang busuk dan bisa ke atas segala orang yang ada bertanda binatang itu dan yang menyembah patungnya itu.
163Maka malaekat yang kedua itu pun mencurahkan bokornya ke dalam laut; maka laut itu pun berubah menjadi darah, seperti darah orang mati, dan segala yang hidup bernyawa sudah mati, yaitu segala yang ada di laut.
164Maka malaekat yang ketiga itu pun mencurahkan bokornya ke dalam segala sungai dan segala mata air; maka sekaliannya itu pun berubah menjadi darah.
165Lalu aku dengar malaekat segala air itu mengatakan, "Adillah Engkau, Yang ada, dan Yang sudah sedia ada, dan Yang kudus, oleh sebab Engkau sudah menjatuhkan hukum yang demikian,
166karena orang-orang itu sudah menumpahkan darah segala orang suci dan nabi-nabi, dan Engkau telah memberi mereka itu minum darah. Hal itu berpadanlah dengan perbuatan mereka itu."
167Maka aku dengar dari tempat persembahan itu, mengatakan, "Bahkan, ya Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adil dan benarlah segala hukuman-Mu itu."
168Maka malaekat yang keempat itu pun mencurahkan bokornya ke atas matahari, lalu matahari itu beroleh kuasa menghanguskan segala manusia dengan api;
169maka segala manusia itu pun hanguslah dengan hangat yang amat sangat, lalu mereka itu menghujat nama Allah yang berkuasa atas segala bala itu; tiada pula mereka itu bertobat sehingga memberi hormat kepada-Nya.
1610Maka malaekat yang kelima itu pun mencurahkan bokornya ke atas takhta binatang itu, maka kerajaannya itu pun gelaplah, lalu mereka itu menggigit-gigit lidahnya masing-masing sebab sakit,
1611serta menghujat Allah yang di surga sebab sakitnya dan pekungnya itu; maka tiada juga mereka itu bertobat daripada perbuatannya itu.
1612Maka malaekat yang keenam itu pun mencurahkan bokornya ke dalam sungai yang besar, yaitu Sungai Ferat, maka airnya itu pun keringlah, supaya sedia jalan bagi raja-raja yang dari sebelah matahari hidup itu.
1613Maka aku tampak keluar dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu, tiga roh yang najis, serupa katak;
1614karena ketiganya itu roh setan-setan yang mengadakan beberapa ajaib, yang pergi mendapatkan segala raja-raja seluruh dunia hendak menghimpunkan mereka itu melawan pada hari yang besar itu, yaitu Hari Allah Yang Mahakuasa.
1615"Ingatlah olehmu, Aku datang seperti seorang pencuri; maka berbahagialah orang yang berjaga-jaga sambil memeliharakan pakaiannya, supaya jangan ia berjalan bertelanjang dan orang nampak kemaluannya."
1616Maka roh setan-setan itu pun menghimpunkan segala raja-raja itu berhimpun ke tempat yang disebut dengan bahasa Ibrani Harmagedon.
1617Maka malaekat yang ketujuh itu pun mencurahkan bokornya ke atas udara, lalu kedengaranlah suatu suara besar dari dalam Rumah Allah, daripada arasy itu, berkata, "Semuanya sudah genap."
1618Maka sabung-menyabunglah kilat, dan kedengaranlah beberapa suara dan guruh, dan gempa bumi pun jadilah teramat sangat, seperti yang tiada pernah jadi semenjak manusia ada di bumi ini, yaitu gempa bumi yang sedemikian dan yang sebesar itu.
1619Maka negeri yang besar itu pun pecahlah belah tiga, dan segala negeri orang kafir itu pun robohlah, dan negeri Babil yang besar itu tiada dilupakan di hadirat Allah, sehingga ia diberi cawan air anggur, yaitu murka-Nya yang hangat itu.
1620Segala pulau pun lenyaplah, dan gunung-gunung pun tiada terjumpa lagi.
1621Maka turunlah hujan batu lebat menimpa manusia, berat ketulnya lebih kurang setalenta, maka manusia itu pun menghujat Allah dari sebab bala hujan batu itu, karena tersangatlah besar bala itu.
171Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat, yang membawa ketujuh bokor itu, bertutur dengan aku, katanya, "Marilah ke mari, aku hendak menunjukkan kepadamu hukuman atas sundal besar yang duduk pada air yang banyak;
172dengan dialah segala raja di bumi telah bersundal, dan segala isi dunia pun mabuk dengan air anggur persundalannya itu."
173Maka ia membawa rohku ke padang belantara, lalu aku nampak seorang perempuan duduk di atas seekor binatang merah kirmizi, yang katup dengan nama hujat, dan yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh.
174Adapun perempuan itu berkain ungu dan merah kirmizi warnanya, dan memakai emas dan permata serta berbagai-bagai mutiara, dan di dalam tangannya ada suatu cawan emas yang penuh dengan segala haram dan najis persundalannya itu;
175dan di dahinya ada tertulis suatu nama, yaitu rahasia, "Babil yang besar, ibu segala sundal dan segala haram yang di bumi."
176Maka aku tampak perempuan itu mabuk darah, yaitu darah segala orang suci dan darah segala saksi Yesus itu. Maka heranlah aku melihat dia dengan heran yang amat sangat.
177Lalu kata malaekat itu kepadaku, "Apakah sebabnya engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu, dan rahasia binatang yang membawa dia, yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.
178Adapun binatang yang engkau tampak itu dahulu ada, sekarang tidak; maka ia tengah hendak naik dari dalam lubang yang tiada terduga dalamnya itu, lalu masuk ke dalam kebinasaan. Segala orang di dunia, yang tiada tersurat namanya di dalam kitab hayat itu daripada asas dunia ini, akan menjadi heran apabila mereka itu melihat binatang, yang dahulu ada, dan sekarang tidak, dan yang akan datang lagi.
179Di sini perlu akal yang mengandung hikmat! Adapun ketujuh kepala itulah tujuh buah gunung, tempat perempuan itu duduk, dan itulah juga tujuh raja.
1710Maka lima orang sudah jatuh, dan seorang ada lagi, dan yang lain itu belum datang; dan apabila ia datang kelak, tak dapat tiada ia tinggal sedikit masa lamanya.
1711Adapun binatang yang dahulu ada dan yang sekarang tidak, ialah yang kedelapan, dan yang terhisab kepada ketujuhnya itu, dan ia juga masuk ke dalam kebinasaan.
1712Dan kesepuluh tanduk yang engkau tampak itulah sepuluh orang raja yang belum menerima kerajaannya, tetapi mereka itu berkuasa seperti raja-raja bersama-sama dengan binatang itu sejam sahaja lamanya.
1713Sekaliannya itu sepakat, lalu mereka itu menyerahkan kekuatannya dan kuasanya kepada binatang itu.
1714Sekaliannya itu akan berperang melawan Anak domba itu, tetapi Anak domba itu akan menewaskan mereka itu; karena Ialah Tuan sekalian tuan, dan Raja atas segala raja; dan segala yang mengiringkan Dia itu pun menanglah, yaitu segala yang dipanggil dan yang terpilih, dan yang setia."
1715Maka katanya kepadaku, "Adapun segala air yang engkau tampak di tempat perempuan sundal itu duduk, itulah beberapa kaum dan orang banyak dan segala bangsa dan bahasa.
1716Maka kesepuluh tanduk dan binatang, yang engkau tampak itu, akan membenci perempuan sundal itu, lalu menjadikan dia sunyi dan bertelanjang, serta memakan dagingnya, dan membakar dia dengan api.
1717Sebab Allah sudah menurunkan niat ke dalam hatinya akan melakukan kehendak Allah, lalu mereka itu menjadi sepakat, serta menyerahkan kerajaan mereka itu kepada binatang itu, sehingga firman Allah itu sampai.
1718Adapun perempuan yang engkau tampak itulah negeri besar, yang memerintah segala raja-raja di bumi."
181Kemudian daripada itu aku tampak seorang malaekat yang lain turun dari langit, yang berkuasa besar, maka bumi itu diterangkan dengan kemuliaan malaekat itu.
182Maka bersuaralah ia dengan sekuat-kuat hati, katanya, "Sudahlah roboh, sudahlah roboh negeri Babil yang besar itu, dan telah jadi tempat kediaman segala setan, dan penjara tiap-tiap roh yang najis, dan suatu sangkaran tiap-tiap burung yang najis dan yang dibenci.
183Karena segala bangsa sudah mabuk dengan air anggur sundal itu yang menaikkan nafsu zinahnya, dan segala raja di bumi pun berzinahlah dengan dia, dan segala saudagar di bumi ini pun makin kaya dari sebab tersangat limpah kemewahannya."
184Lalu aku dengar suatu suara yang lain pula dari langit berkata, "Keluarlah daripadanya, hai kaumku, supaya jangan kamu terbabit di dalam segala dosanya, dan jangan kamu sama kena segala balanya;
185karena dosa-dosanya sudah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan diingati Allah akan segala kejahatannya.
186Balaskanlah kepadanya seperti yang diperbuatnya, dan perbuatlah dua kali ganda daripada segala perbuatannya; maka di dalam cawan yang telah dicampurkannya, campurkanlah baginya dua kali ganda.
187Sebagaimana ia memegahkan dirinya serta hidup dengan lazat, sebanyak itulah juga hendaklah kamu beri dia sengsara dan ratap, karena ia berkata di dalam hatinya: Aku duduk seperti raja perempuan; bukannya aku janda, dan sekali-kali tiada aku akan meratap.
188Sebab itulah di dalam satu hari segala balanya akan datang, yaitu maut, dan ratap, dan kelaparan; maka ia akan dibakar dengan api; karena kuatlah Allah, Tuhan yang menghukumkan dia.
189Segala raja di dunia, yang sudah berzinah dan duduk dengan lazatnya bersama dengan dia, akan menangis dan meratapkan dia apabila mereka itu memandang asap api yang membakar dia,
1810sambil berdiri dari jauh sebab takut akan sengsaranya, serta berkata: Wai, wai negeri Babil yang besar, negeri yang teguh itu! Di dalam satu jam sahaja lamanya hukuman atasmu sudah tiba.
1811Dan segala saudagar di bumi akan menangis dan meratapkan dia, oleh sebab seorang pun tiada membeli dagangannya lagi,
1812yaitu dagangan emas dan perak dan permata, dan berbagai-bagai mutiara, dan kain kasa, dan kain ungu, dan sutera, dan kain merah kirmizi, dan segala kayu yang harum baunya, dan segala bekas diperbuat dengan gading, dan segala bekas diperbuat dengan kayu yang berharga mahal, dan yang diperbuat dengan tembaga, dan besi, dan batu marmar,
1813dan lagi kulit manis, dan minyak bau-bauan, dan kemenyan, dan mur, dan dupa, dan air anggur, dan minyak zaitun, dan tepung halus, dan gandum, dan lembu, dan domba, dan kuda, dan kenaikan, dan abdi, dan diri manusia.
1814Maka buah-buahan, yang diingini oleh hatimu sudah lenyap daripadamu, dan segala yang sedap dan indah-indah itu sudah hilang daripadamu; sekali-kali tiada akan didapati lagi.
1815Segala saudagar dagangan ini, yang sudah dikayakan olehnya, akan berdiri dari jauh sebab takut akan sengsaranya, sambil menangis dan meratap,
1816katanya: Wai, wai negeri besar, yang berhias dengan kain kasa dan kain ungu dan kain merah kirmizi, dan bersalut dengan emas dan permata dan mutiara!
1817Di dalam satu jam sahaja lamanya segala kekayaan yang sebegitu besar sudah binasa. Maka tiap-tiap nakhoda kapal, dan tiap-tiap orang pelayaran, dan segala anak perahu, dan seberapa orang yang pencahariannya di laut itu berdiri dari jauh,
1818lalu berteriaklah mereka itu tatkala melihat asap api yang membakar dia, sambil berkata: Negeri manakah yang sama dengan negeri besar ini?
1819Mereka itu menyiramkan debu ke atas kepalanya sendiri serta berteriak sambil menangis dan meratap, katanya: Wai, wai negeri besar, di dalamnyalah segala orang, yang berkapal di laut, sudah menjadi kaya dengan segala harta bendanya; maka di dalam satu jam sahaja lamanya ia sudah binasa.
1820Hai isi surga, dan segala orang suci, dan rasul-rasul, dan nabi-nabi sorakkanlah dia! Karena Allah sudah menjatuhkan hukuman ke atasnya bagi kamu."
1821Maka diangkatlah oleh seorang malaekat yang kuat sebuah batu yang seperti batu kisaran rupanya, lalu dicampakkannya ke laut sambil katanya, "Dengan suatu pelempar yang sedemikian inilah kelak Babil, negeri besar itu, akan tercampak, dan sekali-kali tiada kelihatan lagi.
1822Dan bunyi orang yang bermain kecapi dan yang menyanyi dan yang meniup suling dan nafiri sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu, dan seorang yang berkepandaian di dalam sesuatu kepandaian sekali-kali tiada akan didapati lagi di dalammu, dan bunyi kisaran sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu,
1823dan cahaya pelita sekali-kali tiada akan bercahaya lagi di dalammu, dan suara mempelai laki-laki dan mempelai perempuan pun sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu. Karena segala saudagarmu itu orang besar-besar di dunia; oleh sebab hobatanmu telah tersesat segala bangsa.
1824Maka di dalamnya itu didapati darah segala nabi dan orang suci, dan darah segala orang yang dibunuh di atas bumi ini."
191Kemudian daripada itu aku dengar bunyi seperti suatu
192sebab segala hukumannya benar lagi adil; karena Ia telah menghukumkan sundal besar itu, yang merusakkan dunia dengan persundalannya itu, dan Ia telah membelakan darah segala hambanya atas sundal itu."
193Dan lagi kata mereka itu pada kedua kalinya, "Halleluyah! Bahkan, asapnya naik selama-lamanya."
194Maka kedua puluh empat ketua dan keempat zat yang hidup itu pun sujud menyembah Allah yang duduk di atas arasy itu sambil berkata, "Amin! Halleluyah!"
195Maka kedengaranlah suatu suara dari arasy itu berkata, "Pujilah Tuhan kita, hai kamu sekalian hamba-Nya yang takut akan Dia, baik kecil baik besar."
196Maka aku dengar seperti bunyi suara orang ramai, dan seperti bunyi banyak air menderu, dan seperti bunyi guruh yang besar berkata, "Halleluyah! Karena Tuhan kita, Allah Yang Mahakuasa, sungguh memerintah.
197Hendaklah kita bersukacita dan bersukaria, dan hendaklah kita memberi Dia hormat; karena ketika kawin Anak domba itu sudah tiba, dan isteri-Nya pun sudah bersedia.
198Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat segala kebajikan orang-orang suci itu."
199Lalu katanya kepadaku, "Suratkanlah demikian ini: Berbahagialah segala orang yang dijemput kepada perjamuan kawin Anak domba itu." Maka katanya kepadaku, "Inilah yang sebenar-benar perkataan Allah."
1910Lalu sujudlah aku menyembah dia, tetapi katanya kepadaku, "Janganlah begitu! Aku pun hamba, sama dengan engkau juga, dan dengan segala saudaramu yang memegang kesaksian Yesus. Sembahlah Allah, karena kesaksian Yesus itulah roh nubuat."
1911Maka aku tampak langit terbuka, lalu kelihatan seekor kuda putih, dan orang yang duduk di atasnya itu bernama Setiawan dan Benar, maka dengan keadilan Ia memutuskan hukum dan mengadakan peperangan.
1912Maka mata-Nya itu seperti nyala api, dan di kepala-Nya, ada makota banyak; maka ada suatu nama tertulis kepada-Nya yang tiada diketahui oleh seorang jua pun, melainkan Ia sendiri;
1913dan Ia berjubah yang dipercik dengan darah, dan nama-Nya dikatakan, "Firman Allah."
1914Maka segala tentara yang di surga mengiringkan Dia dengan menunggang kuda putih, berkainkan kain kasa putih lagi bersih.
1915Dan daripada mulut-Nya keluar sebilah pedang yang tajam, supaya dengan dia itu Ia boleh memarang segala orang kafir. Maka Ia pun akan memerintah mereka itu dengan tongkat besi, dan Ialah yang mengirik irikan anggur, yaitu kehangatan murka Allah Yang Mahakuasa.
1916Pada jubah-Nya dan paha-Nya ada tertulis suatu nama, yaitu, "Raja atas segala raja, dan Tuan sekalian tuan."
1917Maka aku tampak pula seorang malaekat berdiri di dalam matahari, lalu ia bertempik dengan suara besar sambil berkata kepada segala burung yang terbang di udara, "Marilah berhimpun kepada perjamuan Allah yang besar,
1918supaya kamu boleh makan daging segala raja, dan daging panglima, dan daging orang yang gagah, dan daging segala kuda dan segala orang yang menunggang dia, dan daging sekalian orang, baik merdeka baik hamba, kecil dan besar."
1919Maka aku tampak binatang itu dan segala raja di bumi dengan tentaranya berhimpun hendak berperang dengan Dia yang menunggang kuda itu, dan dengan tentaranya itu.
1920Maka binatang itu pun tertangkaplah beserta dengan nabi palsu yang sudah mengadakan beberapa tanda ajaib di hadapannya. Dengan itu ia menyesatkan segala orang yang bertanda binatang itu, dan yang menyembah patungnya; maka keduanya itu dicampakkan hidup-hidup ke dalam laut api yang bernyala dengan belerang;
1921dan segala orang lain itu mati dibunuh dengan pedang Dia yang duduk di atas kuda itu, yaitu pedang yang keluar daripada mulut-Nya. Maka segala burung itu pun kenyanglah dengan daging mereka itu.
201Maka aku tampak pula seorang malaekat turun dari langit memegang anak kunci pintu lubang yang tiada terduga dalamnya, dan suatu rantai besar di dalam tangannya;
202maka ia pun memegangkan naga itu, yaitu ular tua, yang menjadi Iblis dan Syaitan, dan merantaikan dia seribu tahun lamanya,
203dan mencampakkan dia ke dalam lubang yang tiada terduga dalamnya itu, lalu menutup lubang itu, dan membubuh meterai di atasnya, supaya tiada ia menyesatkan segala bangsa lagi, sehingga genap seribu tahun itu; kemudian daripada itu tak dapat tiada ia akan dilepaskan kelak sedikit masa lamanya.
204Maka aku tampaklah beberapa takhta, dan ada orang duduk di atasnya, maka kepada mereka itu diserahkan kuasa menghukumkan; dan lagi aku tampak segala nyawa orang yang dipancung kepalanya sebab menyaksikan Yesus dan firman Allah, dan yang tiada menyembah binatang itu atau patungnya, dan yang tiada bertanda di dahinya atau di tangannya. Maka mereka itu sekalian hidup balik dan memerintah beserta dengan Kristus seribu tahun lamanya.
205Tetapi segala orang mati yang lain itu tiada hidup balik sehingga genap seribu tahun itu; maka inilah kebangkitan yang pertama.
206Berbahagialah dan kuduslah orang, yang masuk bahagian di dalam kebangkitan yang pertama itu; maka mati yang kedua tiada berkuasa atas mereka itu, melainkan mereka itu menjadi imam kepada Allah dan kepada Kristus, dan akan memerintah beserta dengan Dia seribu tahun lamanya.
207Apabila genap seribu tahun itu, maka Iblis pun akan dilepaskan pula dari dalam belenggunya,
208lalu keluar hendak menyesatkan segala bangsa yang ada di dalam empat penjuru alam, seperti Yajuj wa Majuj, supaya menghimpunkan mereka itu akan berperang, maka banyaknya mereka itu seperti pasir di pantai laut.
209Maka mereka itu pun naiklah ke tanah yang luas, lalu mengepungi tempat bala tentara segala orang suci dan negeri yang dikasihinya itu, maka turunlah api dari langit menghanguskan mereka itu.
2010Maka Iblis yang menyesatkan mereka itu tercampaklah ke dalam laut api dan belerang itu, di tempat binatang dan nabi palsu itu ada, maka mereka itu akan terkena siksa siang malam selama-lamanya.
2011Maka aku tampak suatu arasy putih yang besar, dan Yang duduk di atasnya; daripada hadirat-Nyalah bumi dan langit itu lenyap, sehingga tempatnya pun tiada didapati lagi.
2012Lalu aku tampak segala orang mati, besar kecil, berdiri di hadapan arasy itu, dan segala kitab pun dibukakanlah; dan dibukakan pula sebuah kitab yang lain, yaitu kitab hayat; maka segala orang yang mati itu dihukumkan menurut segala perbuatannya yang tersurat di dalam kitab-kitab itu.
2013Lalu laut itu pun mengeluarkan segala orang yang sudah mati di dalamnya, dan maut serta alam maut itu pula mengeluarkan segala orang yang sudah mati di dalamnya; lalu mereka itu dihukumkan menurut perbuatan masing-masing.
2014Maka maut dan alam maut itu pun dicampakkanlah ke dalam laut api itu; inilah mati yang kedua, yaitu laut api.
2015Dan jikalau barang seorang tiada dijumpai namanya tersurat di dalam kitab hayat itu, maka ia pun dicampakkanlah ke dalam laut api itu.
211Maka aku tampak pula langit baharu dan bumi baharu; karena langit mula-mula dan bumi mula-mula itu sudah lenyap, dan laut pun tidak ada lagi.
212Maka aku tampak negeri yang kudus. Yeruzalem baharu, turun dari surga daripada Allah, lengkap seperti seorang pengantin perempuan terhias bagi suaminya.
213Maka aku dengar suatu suara besar daripada arasy itu mengatakan, "Ingatlah bahwa tempat kediaman Allah itu bersama-sama dengan manusia, dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka itu, dan mereka itu akan menjadi kaum-Nya, dan Allah sendiri akan beserta dengan mereka itu;
214dan Ia akan menyapukan segala air mata daripada matanya, maka tiadalah akan ada lagi maut, atau perkabungan, atau tangisan, atau kesakitan pun tiada akan ada lagi, karena segala perkara yang pertama sudah lenyap."
215Maka Ia yang duduk di atas arasy itu pun berfirman, "Tengoklah, Aku jadikan semuanya baharu." Dan lagi firman-Nya, "Suratkanlah, karena perkataan inilah tetap dan benar."
216Maka firman-Nya kepadaku, "Sudahlah genap; Aku inilah Alif dan Ya, yaitu Yang awal dan Yang akhir. Kepada orang yang dahaga kelak Aku akan memberi minum daripada mata air hayat dengan percuma.
217Maka orang yang menang itu kelak akan mewarisi segala perkara ini; maka Aku akan menjadi Tuhannya, dan ia akan menjadi anak kepada-Ku.
218Tetapi bagi orang yang penakut dan yang tiada beriman dan yang keji, dan segala pembunuh, dan orang yang berzinah, dan orang hobatan, dan yang menyembah berhala, dan segala pendusta, maka bahagiannya itu ada di dalam laut yang bernyala dengan api dan belerang, yaitu mati yang kedua."
219Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat yang sudah memegang ketujuh bokor penuh dengan ketujuh bala yang akhir itu, lalu bertuturlah kepadaku, katanya, "Marilah aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan itu, yaitu isteri Anak domba itu."
2110Lalu ia membawa rohku naik ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi, serta menunjukkan kepadaku Yeruzalem, negeri yang kudus itu, turun dari surga daripada Allah,
2111penuh dengan kemuliaan Allah. Maka cahayanya serupa seperti permata yang amat berharga, seperti permata yasib, jernih seperti hablur;
2112maka ia berdewala besar lagi tinggi, dan berpintu gerbang dua belas; maka pada segala pintu gerbang itu dua belas malaekat, dan nama-nama pun tertulis kepada segala pintu itu, yaitu nama-nama kedua belas suku bangsa bani Israel;
2113di sebelah timur tiga pintu gerbang, dan di sebelah utara tiga pintu gerbang, dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang, dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.
2114Maka dewala negeri ada dua belas asas, dan berukir di atasnya itu dua belas nama daripada kedua belas rasul Anak domba itu.
2115Adapun orang yang bertutur kepadaku itu ada memegang suatu pengukur, yaitu tongkat emas, mengukur negeri itu, dan pintunya dan dewalanya.
2116Maka negeri itu empat persegi, dan panjangnya sama besar dengan lebarnya. Maka dengan pengukur itu diukurnya negeri itu, yaitu dua belas ribu setadi; maka panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama adanya.
2117Dan diukurnya pula dewala negeri itu seratus empat puluh empat hasta menurut ukuran manusia, yang menjadi ukuran bagi malaekat itu.
2118Dewalanya itu diperbuat dengan permata yasib; dan negeri itu emas jati, seperti kaca yang jernih.
2119Segala asas dewala negeri itu dihiasi dengan segala jenis permata; adapun asas yang pertama yasib, dan yang kedua nilam, dan yang ketiga akik putih, dan yang keempat zamrud,
2120dan yang kelima batu unam, dan yang keenam akik merah, dan yang ketujuh piruz, dan yang kedelapan arzak, dan yang kesembilan yakut kuning, dan yang kesepuluh akik hijau, dan yang kesebelas pusparagam, dan yang kedua belas martais.
2121Adapun kedua belas pintu gerbang itu dua belas butir mutiara, tiap-tiap pintu itu daripada sebutir mutiara. Dan jalan negeri itu emas jati, seperti kaca yang hening.
2122Maka aku tampak tiada Rumah Allah di dalamnya, karena Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak domba itulah rumah-Nya.
2123Maka negeri itu tiada berhajat akan matahari atau bulan bercahaya ke atasnya, karena kemuliaan Allah menerangi dia, dan Anak domba itulah pelitanya.
2124Dan segala bangsa pun akan berjalan di dalam cahayanya, dan segala raja di bumi membawa kemuliaannya ke dalam negeri itu.
2125Maka pintu gerbangnya sekali-kali tiada tertutup pada siang hari, karena malam tiada ada di sana kelak.
2126Maka orang akan membawa ke dalamnya kemuliaan dan kehormatan segala bangsa,
2127tetapi sekali-kali tiada akan masuk ke dalamnya barang apa yang najis, atau orang yang mengerjakan haram dan dusta, melainkan hanyalah orang yang tersurat namanya di dalam kitab hayat Anak domba itu.
221Lalu ia menunjukkan kepadaku suatu sungai berisi air hayat, jernih seperti hablur, mengalir ke luar daripada arasy Allah dan Anak domba itu.
222Maka di tengah-tengah jalan negeri itu dan seberang-menyeberang sungai itu ada pohon hayat yang berbuah dua belas jenis; maka tiap-tiap bulan berbuah, dan segala daun pohon itu untuk menyembuhkan segala bangsa.
223Maka tidaklah ada laknat di sana; maka arasy Allah dan Anak domba itu akan terdiri di dalamnya, dan segala hamba-Nya akan berbuat ibadat kepada-Nya,
224dan mereka itu akan memandang wajah-Nya, dan nama-Nya itu ada di dahi mereka itu.
225Maka tiadalah ada malam lagi kelak, dan mereka itu tiada berkehendakkan cahaya pelita dan cahaya matahari, karena Tuhan, yaitu Allah, akan menerangkan mereka itu, dan mereka itu akan memerintah kelak selama-lamanya.
226Lalu kata-Nya kepadaku, "Segala perkataan inilah tetap dan benar. Adapun Allah, Tuhan segala roh nabi-nabi itu, sudah menyuruhkan malaekat-Nya akan menunjukkan kepada segala hamba-Nya barang yang tak dapat tiada akan jadi kelak dengan segeranya.
227Ingatlah, Aku datang kelak dengan segeranya. Berbahagialah orang yang menurut segala perkataan nubuat di dalam kitab ini."
228Maka akulah Yahya yang mendengar dan tampak segala perkara ini. Tatkala sudah kudengar dan tampak, aku pun sujud menyembah malaekat yang menunjukkan segala perkara itu kepadaku.
229Maka katanya kepadaku, "Janganlah begitu! Aku pun hamba sama dengan engkau juga, dan dengan segala saudaramu, nabi-nabi itu, dan dengan segala orang yang menurut segala isi kitab ini. Sembahlah Allah!"
2210Lalu katanya kepadaku, "Janganlah engkau meteraikan segala perkataan nubuat di dalam kitab ini, karena masanya sudah dekat.
2211Maka orang yang jahat, biarlah langsung ia melakukan kejahatan, dan orang yang cemar, biarlah langsung ia menjadi cemar; dan orang yang benar, biarlah langsung ia mengerjakan kebenaran; dan orang yang kudus, biarlah langsung ia menjadi kudus.
2212Ingatlah, Aku datang kelak dengan segeranya, dan pahala daripada Aku ada menyertai Aku, supaya Aku akan membalas kepada tiap-tiap orang menurut seperti perbuatannya.
2213Maka Aku inilah Alif dan Ya, Yang terdahulu dan Yang terkemudian, Yang awal dan Yang akhir.
2214Berbahagialah segala orang yang membasuh jubahnya, sehingga mereka itu berhak menghampiri pohon hayat itu, dan masuk ke dalam negeri itu daripada pintu gerbangnya.
2215Tetapi segala anjing dan orang hobatan, dan orang berzinah, dan segala pembunuh, dan segala orang yang menyembah berhala, dan barangsiapa yang cinta akan dusta dan berbuat dusta itu semuanya tinggal di luar."
2216"Aku ini Yesus sudah menyuruhkan malaekat-Ku hendak menyaksikan segala perkara ini kepadamu bagi segala sidang jemaat, Akulah Akar dan Benih Daud, dan Bintang fajar yang gilang-gemilang itu."
2217Lalu Roh dan pengantin perempuan itu berkata, "Marilah!" Dan orang yang mendengar itu, biarlah ia berkata, "Marilah!" Dan orang yang dahaga, biarlah ia datang, dan barangsiapa yang berkehendak, biarlah ia mengambil air hayat itu dengan percuma.
2218Maka aku menyatakan kepada tiap-tiap orang yang mendengar perkataan nubuat di dalam kitab ini, bahwa jikalau barang seorang menambah apa-apa kepada perkataan itu, niscaya Allah akan menambah kepadanya berbagai-bagai bala yang tersurat di dalam kitab ini;
2219dan jikalau barang seorang mengurangkan daripada perkataan di dalam kitab nubuat ini, niscaya Allah akan menghilangkan bahagiannya daripada pohon hayat dan daripada negeri yang kudus, yaitu yang tersurat di dalam kitab ini.
2220Maka Ia yang menyaksikan segala perkara ini berkata, "Bahkan, Aku datang dengan segeranya." Amin, marilah, ya Tuhan Yesus!
2221Adalah kiranya anugerah Tuhan Yesus menyertai orang sekalian. Amin.