Share this page:  
 

Multilingual Scriptures

(Compare books in 2 different language versions of your choice)

Comparison Search:

Select Language version and font:
You can only select max. of two versions.
Book:
Chapter:
Verse:
---------
From: To:

Free Search:

Select Language version and font:
Enter search text:

Multilingual Scriptures Home » Indonesian Lama Bible » Lamentations

Indonesian Lama Bible
Chapter # Verse # Verse Detail
11Bermula, maka bagaimana sudah duduklah sunyi negeri yang dahulu ramai begitu! ia telah menjadi seperti seorang perempuan janda; yang dahulu besar di antara segala orang kafir, seperti permaisuri di antara segala negeri, sekarang ia sudah takluk dan membawa upeti.
12Sepanjang malam ia menangis dan air matapun selalu berlinang-linang pada pipinya; seorang penghiburpun tiada padanya di antara segala orang yang dahulu kekasihnya, segala sahabatnya berbuatlah khianat akan dia, dan telah menjadi seterunya.
13Bahwa Yehuda dipindahkan dengan tertawan dari karena kesukaran dan kebanyakan perhambaan; maka duduklah ia di antara segala orang kafir, tiadalah ia mendapat perhentian; mereka itu sekalian yang mengusir akan dia itu mendapati akan dia di tempat-tempat yang sempit.
14Bahwa segala jalan Sion itu muramlah, karena seorangpun tiada yang datang memuliakan masa raya; segala pintu gerbangnya sudah rusak, segala imamnya berkeluh kesah, segala anak daranya berdukacita dan ia sendiripun dalam kepahitan hatinya.
15Segala musuhnya telah menjadi kepala, segala seterunya bersentosalah, karena Tuhan mendukacitakan dia; maka sebab kebanyakan kejahatannya pergilah segala anak-anaknya kepada hal ketawanan di hadapan musuhnya.
16Demikianlah segala kemuliaan sudah lalu dari pada puteri Sion! segala penghulunya laksana rusa yang tiada mendapat tempat rumput, mereka itu berjalan dengan letihnya di hadapan orang yang mengejar akan dia!
17Bahwa pada hari kesukarannya dan dalam hal ketawanannya yang sangat, teringatlah Yeruzalem akan segala kesedapan yang padanya dari dahulukala, dan bagaimana bangsanya telah jatuh ke dalam tangan musuh dan tiadalah pembantu padanya, maka segala penganiayanya memandang kepadanya serta mengolok-olokkan kelemahannya.
18Bahwa sangat besarlah dosa Yeruzalem, sebab itu ia telah jadi seperti seorang najis: Segala orang yang dahulu memberi hormat kepadanya sekarang mencelakan dia, karena telah dilihatnya hal telanjangnya, maka iapun berkeluh kesah dan undur ke belakang.
19Bahwa najisnya sampai kepada punca pakaiannya; tiada ia sangka akan kesudahannya demikian, sebab itu ia sudah turun amat dalam begitu dan tiadalah penghibur padanya! Ya Tuhan! lihat apalah kesukaranku dan bagaimana musuh mengataskan dirinya dengan sombongnya!
110Bahwa musuh sudah mengembangkan tangannya atas segala sesuatu yang keinginan kepadanya; bahkan, ia sudah melihat orang kafir masuk ke dalam tempat kesuciannya, akan halnya juga sudah Engkau berfirman, bahwa tiada boleh mereka itu masuk ke dalam sidang-Mu.
111Segenap bangsanya berkeluh kesah sambil mencahari makan; barang yang indah-indah padanya diberikannya akan beroleh makan akan menyedapkan hatinya! Ya Tuhan! lihatlah kiranya dan pandanglah akan daku bagaimana kehinaan aku.
112Tiadakah kamu peduli, hai kamu sekalian yang lalu pada jalan? lihatlah dan pandanglah kalau ada penyakit yang sama seperti penyakitku! bagaimana aku dihabiskan dengan kesukaran oleh Tuhan pada hari kehangatan murka-Nya.
113Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
114Beratlah tindihnya kuk segala kejahatanku; diikat bersama-sama oleh tangan-Nya dan dikenakan kepada tengkukku! kuatku sudah dilemahkan-Nya, dan akupun diserahkan oleh Tuhan kepada tangan orang yang tiada tertawan olehku.
115Bahwa Tuhan sudah mencampakkan ke bumi segala orangku yang perkasa, di tengah-tengah aku; diadakan-Nya suatu bicara lawan aku, hendak memecahkan segala orang terunaku; bahwa Tuhan sudah mengirik apitan anggur tuan puteri Yehuda!
116Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
117Bahwa Sion menadahkan tangannya, tetapi tiadalah penghibur baginya! Tuhan juga sudah berfirman kepada segala musuh Yakub berkeliling, maka di antaranya adalah Yeruzalem seperti seorang najis adanya.
118Bahwa Tuhan juga adil, karena aku sudah mendurhaka kepada firman-Nya; dengarlah olehmu, hai segala bangsa! Dan lihatlah kesukaranku; bahwa segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah dibawa dengan tertawan.
119Aku sudah berseru-seru kepada segala taulanku, tetapi mereka itu menipukan daku! segala imamku dan segala tua-tuaku sudah putus nyawanya di dalam negeri apabila dicaharinya makan hendak menyedapkan hatinya.
120Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
121Mereka itu sudah mendengar keluh kesahku dan tiadalah penghibur padaku. Serta kedengaranlah celakaku kepada segala musuhku, maka sukacitalah hati mereka itu sebab Engkau sudah membuat akan daku demikian. Hendaklah kiranya datang hari yang telah Kautentukan, maka mereka itu akan jadi sama dengan aku.
122Hendaklah segala kejahatan mereka itu datang di hadapan hadirat-Mu dan buatlah akan mereka itu seperti telah Kaubuat akan daku dari karena segala salahku. Aduh, banyaklah sudah segala keluh kesahku dan hatikupun lemahlah.
21Bagaimana Tuhan sudah menudungi puteri Sion dengan awan-awan oleh murka-Nya! Kemuliaan Israel sudah dicampakkan-Nya dari langit ke bumi, dan pada masa murka-Nya tiada Ia ingat akan alas kaki-Nya!
22Bahwa Tuhan sudah menelan semuanya, satupun tiada disayang-Nya! segala kedudukan Yakub sudah dibinasakan-Nya oleh murka-Nya, segala kota benteng puteri Yehuda sudah disamakan-Nya dengan tanah; istana baginda dan segala penghulunyapun sudah diharamkan-Nya.
23Dengan kehangatan murka-Nya telah ditampasnya tanduk Israel dama sekali; pada masa musuh datang diundurkan-Nya tangan-Nya kanan dan bernyalalah murka-Nya akan Yakub seperti api yang makan keliling!
24Dibentangkan-Nya busur panah-Nya seperti seorang musuh dan seperti seorang lawanpun diacu-acu-Nya dengan tangan-Nya kanan dan dibunuh-Nya akan segala yang indah-indah kepada mata, kehangatan murka-Nya telah dicurahkan-Nya kepada kemah puteri Sion seperti api.
25Bahkan, Tuhanpun selaku seorang musuh, ditelan-Nya akan Israel sama sekali, segala maligainyapun sudah ditelan-Nya, dan dibinasakan-Nya segala kota bentengnya dan ditimbunkan-Nya celaka bertambah celaka di atas puteri Yehuda.
26Dirobohkan-Nya baik pondok baik pagarnya, dan dibinasakan-Nya sidang-Nya, maka telah diadakan Tuhan bahwa di Sion orang melupakan masa raya dan sabat, dan oleh kehangatan murka-Nya telah dibuangnya-Nya akan raja dan akan imam dengan celanya.
27Bahwa Tuhan sudah menolak mezbah-Nya dan jemulah Ia akan tempat kesucian-Nya! segala pagar tembok maligai itu sudah diserahkan-Nya kepada tangan musuh, maka mereka itu sudah bergaduh-gaduh di dalam rumah Tuhan, ramainya seperti pada hari raya.
28Bahwa niat Tuhan juga hendak membinasakan pagar tembok puteri Sion; dikenakan-Nya tali sipat; tiada Ia berhenti dari pada menelan; sekarang muramlah kota dan pagar temboknya, bersama-sama ia sudah jadi lemah.
29Segala pintu gerbangnya sudah tenggelam di dalam tanah, segala kancingnya sudah dibinasakan dan dipecahkan oleh-Nya! Rajanya dan segala penghulunyapun adalah di antara orang-orang kafir! hukumpun tiadalah lagi dan segala nabinyapun tiada lagi beroleh wahyu dari pada Tuhan!
210Segala tua-tua puteri Sion duduklah di tanah, mereka itu berdiam dirinya, dan menyiram kepalanya dengan abu dan berpakaikan kain karung; segala anak dara Yeruzalem menundukan kepalanya sampai ke bumi.
211Bahwa mataku bilis dari pada menangis, segala isi perutkupun bergeraklah, limpaku tertumpah ke bumi dari karena luka puteri bangsaku, sebab budak-budak dan anak penyusupun rebahlah pingsan pada lorong-lorong negeri.
212Katanya kepada emaknya: Di manakah gandum dan air anggur? Di sana mereka itu rebah pingsan seperti orang yang tertikam pada segala lorong negeri! Di sana mereka itu putus nyawa pada ribaan emaknya.
213Apakah boleh kukatakan kepadamu? bagaimana boleh aku mempersenangkan dikau, hai puteri Yeruzalem! bagaimana boleh aku mendiamkan dan menghiburkan dikau, hai tuan puteri Sion, karena besarlah lukamu seperti laut, siapa gerangan dapat mengobati dikau?
214Bahwa kepadamu segala nabimu sudah bernubuat dusta dan barang yang bukan-bukan; tiada mereka itu menyatakan kesalahanmu kepadamu, supaya diundurkan dari padamu celaka besar itu; melainkan mereka itu sudah memberitahu kepadamu firman yang dusta dan penipu.
215Segala orang yang lalu di jalan itu bertepuk-tepuk tangan sebab halmu, mereka itu bersiul dan menggeleng kepala sebab hal puteri Sion, katanya: Inilah dia negeri yang dikatakan makota keelokan dan kesukaan segenap isi bumi?
216Segala musuhmu ngangakan mulutnya akan dikau; mereka itu bersiul dan mengerut giginya, sambil katanya: Kita sudah menelan dia; bahwa inilah hari yang sudah kita rindukan! sudah kita mendapat dia, sudah kita melihat dia!
217Bahwa Tuhan sudah membuat barang yang telah diniatkan-Nya; sudah disampaikan-Nya barang yang Ia berfirman dari pada zaman dahulu-dahulu! sudah Ia menumpas dengan tiada menaruh sayang; disukakan-Nya musuhmu sebab halmu dan ditinggikan-Nya tanduk segala lawanmu.
218Bahwa hati mereka itu menangislah kepada Tuhan: Wai pagar tembok puteri Sion! Biarlah air matamu berlinang-linang seperti anak sungai pada siang dan malam! janganlah engkau bersenang; biji matamupun jangan berhenti!
219Bangunlah, tangislah sepanjang malam mulai dari pada waktu jaga yang pertama! Curahkanlah hatimu seperti air di hadapan hadirat Tuhan; tadahkanlah tanganmu kepadanya, pohonkanlah akan jiwa anak-anakmu yang terhantar dengan pingsan pada siku segala lorong-lorong sebab lapar!
220Ya Tuhan, lihatlah kiranya dan pandanglah! siapakah dia yang sudah Kauperbuat demikian? Patutkah perempuan makan anak buahnya, yaitu anak-anak yang diribanya? Patutkah imam dan nabipun dibunuh di dalam tempat kesucian Tuhan?
221Mereka itu terhantar di tanah dan pada segala lorong, baik tua baik muda; segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah rebah dimakan pedang; pada hari murka-Mu sudah Kaubunuh mereka itu, sudah Kaubantai dengan tiada sayang.
222Segala perkara yang hebat kepadaku sudah Kaupanggil dari maan-mana akan berhimpun seperti kepada hari raya; maka pada hari murka Tuhan seorangpun tiada luput, seorangpun tiada tinggal dengan hidupnya; anak-anak yang telah kuriba dan kupeliharakan itu sudah dibinasakan oleh musuh.
31Bahwa aku ini seorang yang sudah merasai kesukaran oleh cemeti geram-Nya.
32Sudah dihantar-Nya dan dijalankan-Nya aku dalam gelap dan bukannya dalam terang.
33Sungguh beberapa berapa kali dan dengan pelbagai peri diberi-Nya aku merasai tangan-Nya pada tiap-tiap hari.
34Dikerutkan-Nya dagingku dan kulit tubuhku dan dipatahkan-Nya segala tulang-tulangku.
35Dilengkung-Nya aku dengan kepahitan dan kesukaran seperti dengan pagar tembok dan dewala.
36Didudukan-Nya aku di dalam gua-gua yang gelap, seperti orang yang sudah lama mati.
37Sudah dikepung-Nya aku berkeliling, sehingga tiada boleh aku keluar, dan rantaiku tembaga itu diberatkan-Nya pula.
38Lagipun apabila aku berseru-seru dan menangis maka doaku didiamkan.
39Segala jalankau sudah disekat-Nya dengan pagar batu pahat; segala lorongku sudah dibengkang-bengkokkan-Nya.
310Bahwa Ialah bagiku akan beruang yang mengadang dan akan singa yang mengintai dari pada tempat sembunyi.
311Segala jalanku sudah dilekak-lekukkan-Nya dan disesatkan-Nya aku pada tempat yang sunyi, dijadikan-Nya aku seorang ketinggalan.
312Sudah dibentangkan-Nya busur-Nya, dan dijadikan-Nya aku sasaran bagi anak panah-Nya.
313Diberi-Nya masuk anak panah-Nya sampai ke dalam buah pinggangku.
314Sepanjang hari aku menjadi suatu sindiran dan permainan bagi segenap bangsaku.
315Bahwa sudah dikenyangkan-Nya aku dengan kepahitan dan diberi-Nya aku minum hia.
316Segala gigiku sudah dihancurkan-Nya dengan kersik dan ditekankan-Nya aku dalam abu.
317Selamat sudah dijauhkan dari pada hatiku, tiada kuketahui lagi akan barang yang baik.
318Maka sebab itu kataku: Segala beraniku sudah hilang dan segala harapku pada Tuhanpun.
319Ingatlah kiranya akan kesukaranku dan sengsaraku; semuanya itu hia dan empedu belaka.
320Hatiku ingat akan hal itu baik-baik, maka tertunduklah hatiku di dalam aku.
321Maka ini juga hendak kuperhatikan, dan sebab ini haraplah juga aku:
322Bahwa karena sebab segala kemurahan Tuhan, maka tiada kita dibinasakan sama sekali, dan segala rahmat-Nyapun tiada berkeputusan adanya.
323Pada tiap-tiap pagi adalah ia itu baharu, dan besarlah setia-Mu!
324Hendaklah kata hatiku: Tuhan juga bahagianku; sebab itu haraplah aku pada-Nya.
325Baiklah Tuhan kepada barangsiapa yang menantikan Dia, dan kepada hati yang mencahari Dia.
326Baiklah orang harap akan selamat dari pada Tuhan dengan berdiam diri.
327Baiklah pada orang jikalau ia menanggung kuk dari pada masa mudanya.
328Hendaklah ia duduk pada tempat yang sunyi dan berdiam dirinya, sebab Tuhan sudah menanggungkan dia padanya.
329Baiklah ditundukkannya mukanya dalam abu, mudah-mudahan adalah pengharapan.
330Baiklah dibiarkannya pipinya kepada orang yang menampar dia; baiklah ia kenyang-kenyang dengan kecelaan.
331Karena tiada Tuhan menolak sampai selama-lamanya,
332melainkan setelah sudah memberi dukacita, dikasihankan-Nya pula dengan sebesar-besar kemurahan-Nya.
333Karena adapun disiksakan-Nya atau didukacitakan-Nya anak-anak manusia itu bukan dengan sukahati-Nya.
334Apabila dipijak-pijak dengan kaki akan orang yang terhantar di bumi dengan terbelenggu,
335apabila orang mendolak-dalikkan perkara orang yang benar di hadapan hadirat Allah taala,
336apabila orang menganiayakan orang miskin dalam acaranya, bukankah dilihat oleh Tuhan akan sekalian itu?
337Siapakah dapat suruh menjadi barang sesuatu yang tiada dipesan oleh Tuhan?
338Bukankah dari pada mulut Allah taala juga keluarlah mana yang baik dan mana yang jahat?
339Mengapa maka mengaduh manusia yang hidup atau orang sebab disiksa dosanya?
340Baiklah kita memeriksai dan menyelidik akan segala jalan kita serta hendaklah kita kembali kepada Tuhan!
341Baiklah kita menadahkan tangan dan hatipun kepada Allah yang di dalam sorga!
342Bahwa kami sudah bersalah dan kamipun sudah mendurhaka; maka tiada Engkau mengampuni.
343Engkau sudah menudungi kami dengan murka dan sudah menghambat akan kami; Engkau sudah membunuh dengan tiada menaruh sayang!
344Bahwa Engkaupun sudah mengelubungi diri-Mu dengan awan-awan, sehingga barang suatu pinta doapun tiada dapat menerusinya.
345Engkau sudah menjadikan kami akan ampas dan sampah di antara segala bangsa.
346Segala musuh kami mengangakan mulutnya akan kami.
347Kegentaran dan keleburan telah menjadi bahagian kami, dan lagi kerusakan dan kebinasaan.
348Air mataku berlinang-linang seperti aliran anak sungai, sebab luka puteri bangsaku.
349Mataku mencucurkan air mata dengan tiada berhentinya; tiadalah barang perhentian.
350Sampai Tuhan memandang dan menilik dari pada sorga.
351Kuat tubuhku dihabiskan oleh menangis akan hal segala anak dara negeriku.
352Orang yang bermusuh dengan aku tiada dengan sebab itu sudah sangat mengejar akan daku seperti akan seekor burung.
353Mereka itu sudah menumpas nyawaku di dalam keleburan dan dilontarkannya pula batu kepadaku.
354Bahwa segala airpun sudah mengalun-alun di atas kepalaku, lalu kataku: Sudah putuslah harapku.
355Maka berseru-serulah aku kepada nama-Mu, ya Tuhan! dari dalam keleburan itu;
356maka Engkaupun mendengar akan bunyi suaraku; jangan apalah Engkau menjauhkan telinga-Mu dari pada keluh kesahku dan dari pada tangisku!
357Engkau telah hadir pada masa aku berseru-seru kepada-Mu! maka firman-Mu: Janganlah engkau takut!
358Ya Tuhan! Engkau juga sudah membantu aku dalam acaraku; Engkau juga sudah menebus nyawaku!
359Ya Tuhan! Engkau sudah melihat segala salah yang dibuat orang kepadaku; benarkan apalah halku!
360Bahwa Engkau sudah melihat segala bengisnya, dan segala rekanya akan daku!
361Ya Tuhan! Engkau sudah mendengar segala pengolok-oloknya dan segala rekanya akan daku!
362Perkataan mulut segala lawanku, dan segala bencana mereka itu pada sepanjang hari.
363Lihatlah oleh-Mu akan duduk dan bangun mereka itu; bahwa aku menjadi baginya akan permainannya.
364Ya Tuhan, balaslah kiranya kepada mereka itu sekadar perbuatan tangannya!
365Bubuhlah suatu tutupan pada hati mereka itu, dan kutuk-Mu biarlah menjadi bahagiannya!
366Usirlah akan mereka itu dengan murka-Mu dan binasakanlah mereka itu dari bawah langit Tuhan.
41Wah! bagaimana sudah suramlah emas, serta berubahlah emas yang amat baik adanya! batu-batu tempat sucipun berkaparanlah pada siku segala lorong-lorong!
42Adapun segala anak-anak Sion, yang ternilai dengan emas tua, bagaimana sekarang mereka itu dibilang sama dengan buli-buli, yang perbuatan tangan penjunan!
43Jikalau mina gajah sekalipun diturukannya teteknya serta menyusui anak-anaknya, maka puteri bangsaku itu bengislah adanya, selaku burung unta di padang belantara.
44Lidah anak penyusu lekatlah pada langitan mulutnya dari dagaha; segala anak-anak minta makan, tetapi seorangpun tiada yang membahagi makanan kepadanya.
45Orang yang dahulu makan segala nikmat, sekarang pingsan dari lapar dalam segala lorong-lorong; dan orang yang dahulu dipeliharakan dengan diberi pakai sekelat kirmizi, sekarang duduk pada timbunan abu.
46Maka besarlah dosa puteri bangsa-Ku dari pada dosa Sodom, yang telah dibongkar dalam sesaat jua, dan tiada tangan berlelah sebabnya.
47Dahulu segala penghulunya suci dari pada salju, putih dari pada air susu dan cahaya tubuhnya terlebih dari pada cahaya mutiara, dan parasnyapun seperti permata nilam.
48Sekarang parasnya muram dari karena kehitam-hitaman, tiada lagi ketahui oranglah akan dia di jalan; kulit tubuhnya lekatlah pada tulang-tulangnya dan sudah kering seperti kayu.
49Untunglah orang yang mati dimakan pedang dari pada orang yang mati sebab lapar; karena orang ini makin lama makin surut seperti orang yang tertikam, sebab tanahnya tiada lagi berhasil.
410Tangan perempuan yang memang sayang perangainya, itu sudah merebus anaknya, dikenyangkannya dirinya dengan dagingnya pada masa kepecahan puteri bangsa-Ku.
411Bahwa Tuhan sudah menyempurnakan geram-Nya, sudah dicurahkan-Nya segala kehangatan murka-Nya dan dinyalakan-Nya suatu api di dalam Sion, yang makan habis akan dia sampai kepada segala kaki temboknya!
412Maka segala raja di bumi dan segala isi duniapun tiada boleh percaya, bahwa orang pelawan dan musuh dapat masuk dari pada pintu-pintu gerbang Yeruzalem!
413Maka ia itu dari karena dosa segala nabinya dan salah segala imamnya, yang sudah menumpahkan darah orang yang tiada bersalah di tengah-tengahnya.
414Seperti orang buta berkelilinglah mereka itu pada segala lorong serta berlumurkan dirinya dengan darah, sehingga takutlah orang menjamah pakaiannya.
415Tak dapat tiada orang berseru-seru akan dia: Lalulah kamu, ialah seorang najis! Lalulah, lalulah, jangan jamah akan dia! Lagipun barang ke mana mereka itu sudah lari serta mengembara, kata orang di antara segala bangsa kafir: Tak boleh mereka itu lagi duduk di sini!
416Wajah Tuhan sudah menghamburkan mereka itu, tiada dipandang-Nya akan mereka itu lagi, karena tiada mereka itu sayang akan imam-imam dan tiada dikasihankannya akan segala tua-tua.
417Lagipun sampai buta mata kami merenung-renung kepada pertolongan kami yang sia-sia, dan lagi kami mengamat-amati kepada suatu bangsa yang tiada dapat membantu.
418Pada masa itu dikejar oranglah akan kami, sehingga tiada dapat kami balik ke sana ke mari; pada masa itu kesudahan kami hampirlah, dan genaplah segala hari kami; wai, kesudahan kami sudah sampai!
419Segala pengusir kami pantas dari pada burung nasar di udara; di atas pegunungan disambarnya akan kami dengan sangat geramnya, dan di padangpun diadang-adangnya akan kami!
420Adapun orang yang disiram bagi Tuhan, yang indah kepada kami seperti nafas, ia itupun sudah tertangkap dalam keleburan mereka itu, maka akan halnya telah kami berkata demikian: Di bawah naungnya juga kami akan hidup di antara segala bangsa kafir!
421Bergemarlah dan bersukacitalah engkau, hai puteri Edom, yang duduk di benua Uz! Maka kepadamu juga diunjuk piala itu, sehingga terhantar engkau dengan mabuk dan telanjang!
422Hai puteri Sion! habislah sudah kesalahanmu; tiada lagi dicuca oranglah akan dikau! Hai puteri Edom! dibalasnya kelak segala kejahatanmu dan dinyatakannya segala dosamu!
51Ya Tuhan! ingat apalah akan barang yang sudah berlaku atas kami, lihatlah dan pandanglah akan hal kami dicelakan ini!
52Bahwa bahagian pusaka kami sudah jatuh ke dalam tangan orang keluaran, dan segala rumah kamipun ke dalam tangan orang helat.
53Bahwa kami ini anak piatu yang tiada berbapa, dan ibu kamipun seperti perempuan janda adanya.
54Air minumpun kami beli dengan uang juga dan kayu apipun kami bayar besar harganya.
55Kami merasai sengsara pada tengkuk kami, dan kami dikejar sampai letih lesu; tiadalah perhentian bagi kami.
56Kami sudah berjabat tangan dengan orang mesir dan dengan orang Asyurpun, hendak dikenyangkan dengan makanan.
57Bahwa segala bapa kami sudah berbuat dosa; sekarang mereka itu tiada lagi, maka kami ini menanggung segala kesalahannya.
58Hamba-hambapun memerintahkan kami, maka seorangpun tiada yang menyentak kami dari dalam tangannya.
59Kami pergi mencahari makan dengan membelanjakan nyawa kami, dari karena pedang di padang belantara.
510Kulit tubuh kami sudah jadi hitam seperti dapur dari karena kesangatan lapar.
511Mereka itu sudah menggagahi segala perempuan di Sion dan segala anak dara di dalam negeri-negeri Yehuda.
512Mereka itu sudah menggantungkan segala penghulu pada kayu dan muka orang tua-tuapun tiada diindahkannya.
513Disuruhnya segala orang teruna berkisar dan segala budak-budakpun berhuyung-huyung di bawah kayu.
514Tiadalah lagi orang tua-tua di dalam pintu gerbang; orang terunapun berhenti dari pada memetik permainannya.
515Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.
516Makota sudah gugur dari pada kepala kami! Wai bagi kami, maka kami sudah berbuat dosa begitu!
517Maka itulah sebabnya hati kami letih lesu, dan itulah sebabnya mata kamipun kaburlah!
518Oleh sebab bukit Sion yang sudah rusak, sehingga segala rubah berjalan di atasnya!
519Ya Tuhan! Engkau bersemayamlah sampai selama-lamanya; arasy-Mu itu kekal turun-temurun!
520Mengapa kiranya Engkau melupakan kami sama sekali? dan meninggalkan kami selama-lamanya?
521Ya Tuhan! balikkan apalah kami kepada-Mu, niscaya kami akan balik juga! baharuilah kiranya segala hari kami seperti dahulu.
522Masakan Engkau sudah membuang kami sama sekali! masakan Engkau sangat murka akan kami dengan tiada beperhinggaan?