Share this page:  
 

Multilingual Scriptures

(Compare books in 2 different language versions of your choice)

Comparison Search:

Select Language version and font:
You can only select max. of two versions.
Book:
Chapter:
Verse:
---------
From: To:

Free Search:

Select Language version and font:
Enter search text:

Multilingual Scriptures Home » Indonesian Bahasa Bible » Job

Indonesian Bahasa Bible
Chapter # Verse # Verse Detail
11Di tanah Us tinggallah seorang laki-laki yang bernama Ayub. Ia menyembah Allah dan setia kepada-Nya. Ia orang yang baik budi dan tidak berbuat kejahatan sedikit pun.
12Ia mempunyai tujuh orang anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
13Di samping itu ia mempunyai banyak budak-budak, 7.000 ekor domba, 3.000 ekor unta, 1.000 ekor sapi, dan 500 ekor keledai. Pendek kata, dia adalah orang yang paling kaya di antara penduduk daerah Timur.
14Ketujuh anak laki-laki Ayub mempunyai kebiasaan untuk mengadakan pesta di rumah masing-masing secara bergilir. Pada pesta itu ketiga anak perempuan Ayub juga diundang, lalu mereka semua makan dan minum bersama-sama.
15Sehabis setiap pesta, Ayub selalu bangun pagi-pagi dan mempersembahkan kurban untuk tiap-tiap anaknya supaya mereka diampuni TUHAN. Sebab Ayub berpikir, boleh jadi anak-anaknya itu sudah berdosa dan menghina Allah tanpa sengaja.
16Pada suatu hari makhluk-makhluk surgawi menghadap TUHAN, dan si Penggoda ada di antara mereka juga.
17TUHAN bertanya kepadanya, "Dari mana engkau?" Jawab Si Penggoda, "Hamba baru saja mengembara di sana sini dan menjelajahi seluruh bumi."
18Lalu TUHAN bertanya, "Apakah telah kauperhatikan hamba-Ku Ayub? Di seluruh bumi tak ada orang yang begitu setia dan baik hati seperti dia. Ia menyembah Aku dan sama sekali tidak berbuat kejahatan."
19Tetapi Si Penggoda menjawab, "Tentu saja Ayub menyembah Engkau sebab ia menerima imbalan.
110Dia, keluarganya dan segala kekayaannya selalu Kaulindungi. Pekerjaannya Kauberkati dan Kauberi dia banyak ternak, cukup untuk memenuhi seluruh negeri.
111Tetapi seandainya segala kekayaannya itu Kauambil, pasti dia akan langsung mengutuki Engkau!"
112Maka kata TUHAN kepada Si Penggoda, "Baiklah, lakukanlah apa saja dengan seluruh kekayaan Ayub, asal jangan kausakiti dia!" Lalu pergilah Si Penggoda dari hadapan TUHAN.
113Beberapa waktu kemudian anak-anak Ayub sedang mengadakan pesta di rumah abang mereka yang tertua.
114Tiba-tiba seorang pesuruh datang berlari-lari ke rumah Ayub dan melaporkan, "Tuan, orang Syeba telah datang menyerang kami ketika sapi-sapi sedang membajak ladang dan keledai-keledai sedang merumput di dekatnya. Mereka telah merampas binatang-binatang itu, dan membunuh hamba-hamba Tuan yang ada di situ. Hanya hamba saja yang luput sehingga dapat melapor kepada Tuan."
115(1:14)
116Ketika ia masih berbicara, datanglah hamba kedua yang berkata, "Domba-domba Tuan dan para gembala telah disambar petir hingga tewas semua. Hanya hamba sendiri yang luput sehingga dapat melapor kepada Tuan."
117Ia belum selesai berbicara, ketika hamba yang ketiga datang memberitakan, "Tiga pasukan perampok Kasdim telah merampas unta-unta Tuan dan membunuh hamba-hamba Tuan. Hanya hamba saja yang luput sehingga dapat melapor kepada Tuan."
118Ketika ia masih berbicara, datanglah hamba lain yang membawa kabar, "Anak-anak Tuan sedang mengadakan pesta di rumah anak Tuan yang sulung.
119Tiba-tiba angin ribut bertiup dari arah padang pasir dan melanda rumah itu hingga roboh dan menewaskan semua anak Tuan. Hanya hambalah yang luput sehingga dapat melapor kepada Tuan."
120Lalu berdirilah Ayub dan merobek pakaiannya tanda berdukacita. Ia mencukur kepalanya, lalu sujud
121dan berkata, "Aku dilahirkan tanpa apa-apa, dan aku akan mati tanpa apa-apa juga. TUHAN telah memberikan dan TUHAN pula telah mengambil. Terpujilah nama-Nya!"
122Jadi, meskipun Ayub mengalami segala musibah itu, ia tidak berbuat dosa dan tidak mempersalahkan Allah.
21Makhluk-makhluk surgawi kembali menghadap TUHAN, dan Si Penggoda ada pula di antara mereka.
22Maka TUHAN bertanya kepadanya, "Dari mana engkau?" Si Penggoda menjawab, "Dari perjalanan mengembara ke sana sini dan menjelajahi bumi."
23TUHAN bertanya, "Apakah sudah kauperhatikan hamba-Ku Ayub? Di seluruh bumi tak ada orang yang begitu setia dan baik hati seperti dia. Ia menyembah Aku dan sama sekali tidak melakukan kejahatan. Dia masih tetap setia kepada-Ku, walaupun engkau telah membujuk Aku mencelakakan dia tanpa alasan."
24Tetapi Si Penggoda menjawab, "Nyawa dan kesehatan lebih berharga daripada harta. Manusia rela mengurbankan segala miliknya asal ia dapat tetap hidup.
25Seandainya tubuhnya Kausakiti, pasti ia akan langsung mengutuki Engkau!"
26Maka berkatalah TUHAN kepada Si Penggoda, "Baiklah, lakukanlah apa saja dengan dia, asal jangan kaubunuh dia."
27Maka Si Penggoda pergi dari hadapan TUHAN, dan menimbulkan borok pada seluruh tubuh Ayub dari telapak kaki sampai ujung kepalanya.
28Lalu Ayub duduk di dekat timbunan sampah, dan mengambil beling untuk menggaruk-garuk badannya.
29Istrinya berkata kepadanya, "Mana bisa engkau masih tetap setia kepada Allah? Ayo, kutukilah Dia, lalu matilah!"
210Jawab Ayub, "Kaubicara seperti orang dungu! Masakan kita hanya mau menerima apa yang baik dari Allah, sedangkan yang tidak baik kita tolak?" Jadi, meskipun Ayub mengalami segala musibah itu, ia tidak mengucapkan kata-kata yang melawan Allah.
211Musibah yang menimpa Ayub telah didengar oleh tiga orang temannya, yaitu Elifas dari kota Teman, Bildad orang Suah dan Zofar orang Naamah. Mereka bersepakat hendak menjenguk dan menghiburnya.
212Tetapi ketika dari kejauhan mereka memandangnya, mereka hampir tak dapat mengenalinya lagi. Mereka menangis dengan nyaring dan merobek pakaian mereka serta menaburkan debu ke udara dan di kepala.
213Tujuh hari tujuh malam mereka duduk di tanah, di samping Ayub, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, karena mereka melihat betapa berat penderitaannya.
31Kemudian Ayub mulai berbicara dan mengutuki hari kelahirannya, katanya,
32"Ya Allah, kutukilah hari kelahiranku, dan malam aku mulai dikandung ibuku!
33(3:2)
34Ya Allah, jadikanlah hari itu gelap, hapuskan dari ingatan-Mu hingga lenyap; janganlah Engkau biarkan pula cahaya cerah menyinarinya.
35Jadikanlah hari itu hitam kelam, gelap gulita, kabur dan suram; liputilah dengan awan dan mega, tudungilah dari sinar sang surya.
36Hendaknya malam itu dihilangkan dari hitungan tahun dan bulan; jangan lagi dikenang, jangan pula dibilang.
37Biarlah malam itu penuh kegelapan tiada kemesraan, tiada kegembiraan.
38Hai orang perdukunan dan pengendali Lewiatan, timpalah hari itu dengan sumpah dan kutukan;
39jangan sampai bintang kejora bersinar, jangan biarkan sinar fajar memancar! Biarlah malam itu percuma menunggu datangnya hari dan harapan yang baru.
310Terkutuklah malam celaka ketika aku dilahirkan bunda, dan dibiarkan menanggung sengsara.
311Mengapa aku tidak mati dalam rahim ibu, atau putus nyawa pada saat kelahiranku?
312Mengapa aku dipeluk ibuku dan dipangkunya, serta disusuinya pada buah dadanya?
313Sekiranya pada saat itu aku berpulang, maka aku tidur dan mengaso dengan tenang,
314seperti para raja dan penguasa dahulu kala, yang membangun kembali istana zaman purba.
315Aku tertidur seperti putra raja, yang mengisi rumahnya dengan perak kencana.
316Mengapa aku tidak lahir tanpa nyawa supaya tidurku lelap dan terlena?
317Di sana, di dalam kuburan, penjahat tidak melakukan kejahatan, dan buruh yang habis tenaga dapat melepaskan lelahnya.
318Juga tawanan merasa lega, bebas dari hardik para penjaga.
319Di sana semua orang sama: yang tenar dan yang tidak ternama. Dan para budak bebas akhirnya.
320Mengapa manusia dibiarkan terus hidup sengsara? Mengapa terang diberi kepada yang duka?
321Mereka lebih suka kuburan daripada harta, menanti maut, tapi tak kunjung tiba.
322Kebahagiaan baru dapat dirasakan bila mereka mati dan dikuburkan.
323Masa depan mereka diselubungi oleh Allah, mereka dikepung olehnya dari segala arah.
324Gantinya makan aku mengeluh, tiada hentinya aku mengaduh.
325Segala yang kucemaskan, menimpa aku, segala yang kutakuti, melanda aku.
326Bagiku tiada ketentraman, aku menderita tanpa kesudahan."
41Lalu berbicaralah Elifas, katanya: "Ayub, kesalkah engkau bila aku bicara? Tak sanggup aku berdiam diri lebih lama.
42(4:1)
43Banyak orang telah kauberi pelajaran, dan mereka yang lemah telah kaukuatkan.
44Kata-katamu yang memberi semangat, membangunkan orang yang tersandung, lemas dan penat.
45Tetapi kini engkau sendiri ditimpa duka; kau terkejut, dan menjadi putus asa.
46Bukankah engkau setia kepada Allah; bukankah hidupmu tiada cela? Jika begitu, sepantasnyalah engkau yakin dan tak putus asa.
47Pikirlah, pernahkah orang yang tak bersalah ditimpa celaka dan musibah?
48Aku tahu dari pengamatan bahwa orang yang membajak ladang kejahatan, dan menabur benih bencana bagai biji tanaman, akan menuai celaka dan kesusahan!
49Bagai badai, begitulah murka Allah membinasakan mereka hingga punah!
410Orang jahat mengaum dan meraung, bagaikan singa mereka menggerung. Tetapi Allah membungkam mereka serta mematahkan gigi-giginya.
411Mereka mati seperti singa kekurangan makanan, sehingga anak-anaknya bercerai-berai tak keruan.
412Pernah suatu wahyu sampai kepadaku, bagaikan bisikan halus dalam telingaku.
413Tidurku terganggu dan terusik olehnya, seperti mendapat mimpi yang buruk di malam buta.
414Aku pun terkejut dan menggigil gentar; seluruh tubuhku bergundang, gemetar.
415Angin sepoi menyentuh wajahku, maka tegaklah bulu romaku.
416Suatu sosok berdiri di hadapanku; kutatap, tetapi ia asing bagiku. Lalu kudengar bunyi suara memecah heningnya suasana,
417'Mungkinkah manusia tanpa salah di hadapan Allah? Mungkinkah ia tidak bercela di mata Penciptanya?
418Bahkan hamba-hamba Allah di surga, tak dapat dipercayai oleh-Nya. Bahkan pada malaikat-malaikat-Nya didapati-Nya kesalahan dan cela.
419Apalagi makhluk dari tanah liat makhluk debu yang dapat dipencet seperti ngengat!
420Makhluk itu hidup di waktu pagi, lalu mati terlantar di senja hari, dan untuk selamanya ia tak diingat lagi.
421Maka hilanglah segala yang dimiliki; ia pun mati tanpa beroleh akal budi.'
51Berserulah, hai Ayub, adakah jawaban? Malaikat mana yang kaumintai bantuan?
52Hanyalah orang yang bodoh saja yang mati sebab sakit hatinya.
53Pernah kulihat orang bodoh; hidupnya tampak amat kokoh. Tetapi tiba-tiba saja kukutuki tempat tinggalnya.
54Maka anak-anaknya tak pernah mendapat perlindungan; tak ada yang mau membela mereka di pengadilan.
55Apa yang dituai mereka di ladangnya, habis dimakan orang yang kosong perutnya. Bahkan gandum yang di tengah belukar, habis dilalap orang yang lapar. Milik dan kekayaan mereka menjadi incaran orang yang haus harta.
56Bukan dari bumi kejahatan muncul; bukan dari tanah kesusahan timbul.
57Bukan! Melainkan manusia sendirilah yang mendatangkan celaka atas dirinya, seperti percikan bunga api timbul dari apinya sendiri.
58Kalau aku dalam keadaanmu, pada Allah aku akan berseru. Kepada-Nya aku akan mengadu, serta menyerahkan perkaraku.
59Karya-karya Allah luar biasa; tidak sanggup kita memahaminya. Mujizat-mujizat yang dibuat-Nya, tak terbilang dan tiada habisnya.
510Ia menurunkan hujan ke atas bumi, hingga ladang dan padang basah tersirami.
511Dialah Allah yang meninggikan orang rendah, dan membahagiakan orang yang susah.
512Digagalkan-Nya rencana orang licik, dijebak dan ditangkap-Nya orang cerdik, sehingga semua usaha mereka tak jadi, dan mereka tertipu oleh akalnya sendiri.
513(5:12)
514Pada siang hari mereka tertimpa kelam, meraba-raba seperti di waktu malam.
515Tetapi Allah menyelamatkan: orang miskin dari kematian, orang rendah dari penindasan.
516Kini ada harapan pula bagi orang yang tidak punya. Dan orang jahat diam seribu bahasa, karena Allah telah membungkam mulutnya.
517Mujurlah engkau bila Allah menegurmu! Jangan kecewa bila Ia mencelamu.
518Sebab Allah yang menyakiti, Ia pula yang mengobati. Dan tangan-Nya yang memukuli, juga memulihkan kembali.
519Jikalau bahaya mengancam, selalu engkau diselamatkan.
520Apabila paceklik mencekam, kau tak akan mati kelaparan. Jika perang mengganas seram, kau aman dari kematian.
521Kau dijaga dari fitnah dan hasut; kauhadapi musibah tanpa takut.
522Bila kekejaman dan kelaparan melanda, kau akan tabah dan bahkan tertawa. Kau tidak merasa takut atau cemas, menghadapi binatang buas yang ganas.
523Ladang yang kaubajak tak akan berbatu; binatang yang liar tak akan menyerangmu.
524Kau akan aman tinggal di kemahmu; dan jika kauperiksa domba-dombamu, semuanya selamat, tak kurang suatu.
525Anak cucumu tidak akan terbilang, mereka sebanyak rumput di padang.
526Bagai gandum masak, dituai pada waktunya, engkau pun akan hidup segar sampai masa tua.
527Ayub, semuanya itu telah kami periksa. Perkataan itu benar, jadi terimalah saja."
61Lalu Ayub menjawab, "Andaikata duka nestapaku ditimbang beratnya,
62(6:1)
63pasti lebih berat daripada pasir samudra. Jadi, jangan heran jika kata-kataku kurang hati-hati serta terburu-buru.
64Panah dari Yang Mahakuasa menembus tubuhku; racunnya menyebar ke seluruh jiwa ragaku. Kedahsyatan Allah sangat mengerikan, dan menyerang aku bagai pasukan lawan.
65Keledai akan puas jika diberi rumput muda, begitu pula lembu jika diberi makanannya.
66Tetapi makanan hambar, siapa suka? Mana boleh putih telur ada rasanya?
67Tidak sudi aku menyentuhnya; muak aku jika memakannya.
68Mengapa Allah enggan mendengar doaku? Mengapa tak diperhatikan-Nya seruanku?
69Kiranya Allah berkenan meremukkan aku! Kiranya Ia bertindak dan membunuh aku!
610Bagiku hal itu akan merupakan hiburan; aku bakal menari di tengah penderitaan. Segala perintah Allah Yang Mahakudus, telah kutaati dan kuperhatikan terus.
611Apa kekuatanku sehingga aku masih ada? Apa harapanku untuk ingin hidup lebih lama?
612Sekuat batukah badanku ini? Dari tembagakah tubuhku ini?
613Habislah tenagaku mencari bantuan; bagiku tak ada lagi pertolongan.
614Dalam derita seperti ini, kudambakan sahabat sejati. Entah aku masih tetap setia atau sudah melalaikan Yang Mahakuasa.
615Tetapi kamu, hai kawan-kawan, tak dapat dipercaya dan diandalkan. Kamu seperti kali yang habis airnya, di kala hujan tak kunjung tiba.
616Kamu seperti sungai yang diam dan kaku, karena tertutup salju dan air beku.
617Segera bila tiba musim panas, salju dan es itu hilang tanpa bekas. Dasar sungai menjadi gersang, tidak berair dan kering kerontang.
618Kafilah-kafilah sesat ketika mencari air; mereka mengembara dan mati di padang pasir.
619Kafilah dari Syeba dan dari Tema mencari air itu dan mengharapkannya.
620Tetapi harapan mereka sia-sia di tepi kali yang tiada airnya.
621Seperti sungai itulah kamu, kawanku; kaumundur dan takut melihat deritaku.
622Kenapa? Apakah kuminta sesuatu darimu? Atau menyuruhmu menyogok orang untuk kepentinganku?
623Apakah aku minta diselamatkan dan ditebus dari musuh yang tak berbelaskasihan?
624Nah, ajarilah aku, tunjukkanlah kesalahanku! Aku akan diam dan mendengarkan perkataanmu.
625Kata-kata yang tulus menyejukkan hati, tetapi bicaramu kosong, tiada arti!
626Segala perkataanku kamu anggap angin saja; percuma kamu jawab aku yang sudah putus asa.
627Bahkan anak yatim piatu kamu undikan nasibnya, teman karibmu kamu curangi untuk menjadi kaya.
628Coba, perhatikanlah aku; masakan aku ini berdusta kepadamu?
629Jangan bertindak tak adil, sadarlah! Jangan mencela aku, aku sungguh tak salah.
630Apakah pada sangkamu aku berdusta, tak bisa membedakan yang baik dan yang tercela?
71Manusia itu seperti dipaksa berjuang; hidupnya berat seperti hidup seorang upahan;
72seperti budak yang merindukan naungan; seperti buruh yang menantikan imbalan.
73Bulan demi bulan hidupku tanpa tujuan; malam demi malam hatiku penuh kesedihan.
74Bila aku pergi tidur, malam merentang panjang; kurindukan fajar, tak dapat kuberbaring tenang.
75Tubuhku penuh cacing dan kerak darah; kulitku luka dan mengeluarkan nanah.
76Hidupku yang tanpa harap itu melaju menuju akhirnya, lebih laju daripada penenun menjalankan sekocinya.
77Ingatlah, ya Allah, hidupku hanya hembusan napas; kebahagiaanku hilang, tak meninggalkan bekas.
78Kini Engkau melihat aku--tetapi itu tidak lama. Jika nanti aku Kaucari, maka sudah tiada.
79Seperti awan yang meredup lalu menghilang, manusia pun mati, tak akan kembali pulang. Semua orang yang pernah mengenal dia, lupa kepadanya dan tak lagi mengingatnya.
710(7:9)
711Sebab itu aku tak dapat tinggal diam! Rasa pedih dan pahitku tak dapat kupendam. Aku harus membuka mulutku, dan mencurahkan isi hatiku.
712Mengapa aku ini terus Kauawasi dan Kaujaga? Apakah aku ini naga laut yang berbahaya?
713Aku berbaring dan mencoba melepaskan lelah; aku mencari keringanan bagi hatiku yang gundah.
714Tetapi Kautakuti aku dengan impian; Kaudatangkan mimpi buruk dan khayalan.
715Sehingga aku lebih suka dicekik lalu mati daripada hidup dalam tubuh penuh derita ini.
716Aku lelah dan jemu hidup; aku ingin mati! Biarkan aku, sebab hidupku tidak berarti.
717Mengapa manusia begitu penting bagi-Mu? Mengapa tindakannya Kauperhatikan selalu?
718Kauselidiki dia setiap pagi, dan setiap saat dia Kauuji.
719Kapankah Engkau berpaling daripadaku, sehingga sempat aku menelan ludahku?
720Hai Penjagaku, rugikah Engkau karena dosaku? Mengapa Kaupakai aku sebagai sasaran panah-Mu? Begitu beratkah aku membebani diri-Mu?
721Tidak dapatkah Engkau mengampuni dosaku? Tidak mungkinkah Engkau menghapuskan salahku? Sebentar lagi aku terbaring dalam kuburan, dan bila Kaucari aku, tak akan Kaudapatkan."
81Lalu berkatalah Bildad, "Berapa lama lagi kaubicara begitu? Kata-katamu seperti angin yang menderu.
82(8:1)
83Allah tidak pernah membengkokkan keadilan; tidak pernah gagal menegakkan kebenaran.
84Mungkin anak-anakmu berdosa terhadap Dia, maka sepantasnyalah mereka dihukum oleh-Nya.
85Tetapi jika kepada-Nya engkau bernaung, meminta belas kasihan dan memohon ampun,
86jika hatimu jujur, tanpa cela, Allah akan menolongmu dengan segera; dan sebagai imbalan, rumah tanggamu akan dipulihkan.
87Kekayaanmu yang hilang itu tidak berarti dibandingkan dengan apa yang kaudapat nanti.
88Orang arif di zaman dahulu hendaknya kauperhatikan, dan kaurenungkan pengalaman para nenek moyang.
89Hidup kita pendek, kita tak tahu apa-apa; hari-hari kita seperti bayangan belaka.
810Dengarkan perkataan orang arif itu dahulu, mereka memberi pelajaran ini kepadamu,
811'Di tempat berair saja tumbuh gelagah; pandan hanya terdapat di tanah bencah.
812Jika airnya kering, gelagah itu merana, lebih cepat daripada tumbuhan lainnya. Padahal masih segar dan belum saatnya, ia dipotong dan diambil manfaatnya.
813Begitulah orang yang tidak bertuhan. Ia lupa pada Allah, maka hilanglah harapan.
814Seutas benang yang lembut menjadi andalannya; sarang laba-laba menjadi kepercayaannya.
815Kuatkah sarang itu jika dijadikan sandaran? Tahankah benang itu jika dijadikan pegangan?'
816Seperti ilalang, segarlah orang yang tidak bertuhan; jika disinari surya, ia tumbuh subur dan memenuhi taman.
817Akarnya membelit batu-batu di tanah; melilit kuat, ia tak mudah goyah.
818Tetapi, coba, cabutlah sekarang ilalang itu, maka seolah-olah tak pernah ia ada di situ.
819Ya, kesenangan orang jahat cuma itu saja; orang lain datang dan menggantikan dia.
820Tapi Allah tak pernah meninggalkan orang setia, dan tak pernah pula Ia menolong orang durhaka.
821Mulutmu akan dibuat-Nya tertawa, bibirmu akan bersorak-sorak ria.
822Pembencimu akan malu dan merasa rendah, dan rumah penjahat akan dirusak hingga musnah."
91Tapi Ayub menjawab, "Memang, aku tahu, kata-katamu itu tak salah. Tapi, mana mungkin manusia berperkara melawan Allah dan mengalahkan-Nya?
92(9:1)
93Dari seribu pertanyaan yang diajukan Allah, satu pun tak dapat dijawab oleh manusia.
94Allah itu sangat arif dan berkuasa; siapa dapat tahan melawan Dia?
95Allah memindahkan gunung tanpa diketahui orang, lalu menjungkirbalikkannya dengan murka dan berang.
96Allah membuat gempa sampai bumi berguncang, dan tiang penyangga dunia bergoyang-goyang,
97Allah dapat melarang matahari terbit di waktu pagi, dan mencegah bintang-bintang bersinar di malam hari.
98Dibentangkan-Nya angkasa tanpa bantuan; diinjak-injak-Nya punggung naga lautan.
99Dipasang-Nya gugusan bintang selatan di cakrawala, juga bintang Biduk, bintang Belantik dan bintang Kartika.
910Tak dapat kita memahami segala karya-Nya, tak sanggup kita menghitung mujizat-mujizat-Nya.
911Ia lewat di mukaku, tapi tidak tampak olehku; Ia lalu disampingku, tapi tidak nyata bagiku.
912Jika Ia merampas, siapa berani melarang-Nya? atau berani bertanya pada-Nya, 'Hai, Kau sedang apa?'
913Allah tidak menahan marah dan panas hati-Nya; para pembantu Rahab pun takluk kepada-Nya.
914Jadi, bagaimana aku dapat membantah Dia? Dengan kata-kata apa aku akan menjawab-Nya?
915Walaupun aku tidak bersalah, apa dayaku, kecuali mohon belas kasihan dari Allah hakimku?
916Seandainya Ia menjawab bila aku berseru, aku ragu, benarkah Ia sudi mendengar suaraku?
917Dia meremukkan aku dalam angin topan, dan menambah deritaku tanpa alasan.
918Tak dibiarkan-Nya aku menghela napas barang sesaat; bahkan dilimpahi-Nya aku dengan kepahitan yang hebat.
919Haruskah aku adu tenaga dengan Dia? Tetapi lihat, betapa hebat kekuatan-Nya! Seandainya terhadap Dia aku mengajukan gugatan, siapa berani memanggil-Nya ke pengadilan?
920Aku setia dan tak berbuat dosa, tetapi mulutku seakan berkata sebaliknya; setiap kata yang dibentuk bibirku, seolah-olah mempersalahkan diriku.
921Aku tak bersalah, tapi aku tak perduli. Aku jemu hidup. Bagiku tak ada yang penting lagi; yang bersalah dan yang benar, sama saja nasibnya: Allah akan membinasakan kedua-duanya.
922(9:21)
923Bila orang yang tak bersalah mati tiba-tiba, Allah hanya tertawa saja.
924Bumi diserahkan Allah kepada pendurhaka, dan hakim-hakim telah dibuat-Nya buta semua. Allah melakukan semua ini, kalau bukan Dia, siapa lagi?
925Hari-hariku berlalu dengan kencang, lalu menghilang tanpa merasa senang.
926Seperti perahu laju, hidupku lewat dengan segera, secepat burung elang menukik, menyambar mangsanya.
927Jika aku mau tersenyum dan tertawa gembira, jika kucoba melupakan segala derita, maka dukaku datang kembali, memburu aku; sebab kutahu, Allah tetap mempersalahkan aku.
928(9:27)
929Nah, jika begitu, peduli apa aku?
930Tak ada sabun yang dapat menghilangkan dosaku!
931Allah membenamkan aku dalam kotoran, sampai pakaianku pun menganggap aku menjijikkan.
932Seandainya Allah itu manusia, aku akan dapat menjawab Dia; lalu kami akan menghadap ke pengadilan untuk menyelesaikan segala pertengkaran.
933Tapi di antara kami tak ada jaksa yang dapat mengadili kami berdua.
934Semoga Allah berhenti menghukum aku dan menjauhkan kedahsyatan-Nya daripadaku!
935Aku tidak takut kepada-Nya dan akan bicara kini, sebab aku mengenal hatiku sendiri.
101Aku bosan dan muak dengan hidupku, maka kucurahkan kepahitan jiwaku.
102Ya Allah, janganlah aku Kaupersalahkan; jelaskanlah mengapa aku Kaulawan.
103Apa untungnya jika Engkau menindas begini, dan membuang hasil karya-Mu sendiri? Apa untungnya jika Engkau mendukung pendapat dan rencana para penjahat?
104Pandangan-Mu tak sama dengan pandangan manusia
105dan usia-Mu tidak sependek umurnya.
106Kalau begitu, mengapa Kauusut segala dosaku? mengapa Kauburu setiap kesalahanku?
107Sebenarnya Engkau tahu dan sadar, bahwa aku tak salah, tetapi benar. Kau tahu bahwa seorang pun tidak mampu menyelamatkan aku dari tangan-Mu.
108Aku ini dibentuk oleh tangan-Mu, masakan kini hendak Kaubinasakan aku?
109Ingatlah bahwa dari tanah liat Kauciptakan aku! Masakan Kaubuat aku kembali menjadi debu?
1010Kaumungkinkan ayahku menjadikan aku dan Kaubesarkan aku dalam rahim ibu.
1011Tubuhku Kaubentuk dengan kerangka dan urat; tulangku Kauberi daging dan kulit pembebat.
1012Kauberi aku hidup; Engkau mengasihi aku, nyawaku Kaujaga dengan pemeliharaan-Mu.
1013Tetapi sekarang kutahu bahwa selama itu, diam-diam telah Kaurancangkan celakaku.
1014Kauawasi aku kalau-kalau berbuat kesalahan agar dapat Kautolak memberi pengampunan.
1015Jikalau aku berbuat dosa, maka nasibku sungguh celaka! Tapi jika perbuatanku tak tercela, tetaplah aku dianggap berbuat dosa! Tak berani aku mengangkat kepala, sebab merasa sedih dan terhina.
1016Jika kuberhasil, walau tak seberapa, Engkau memburu aku seperti singa. Dan Kautunjukkan kembali kuasa-Mu, hanyalah untuk menakutkan aku.
1017Selalu Kauajukan saksi melawan aku; dan semakin besarlah murka-Mu kepadaku. Kaukerahkan pasukan-pasukan baru untuk menyerang dan memerangi aku.
1018Mengapa Kaubiarkan aku lahir ke dunia? Lebih baik aku mati saja sebelum dilihat manusia!
1019Maka seolah-olah aku tidak pernah dilahirkan, sebab dari rahim langsung dikuburkan.
1020Ah, tak lama lagi aku akan mati, maka biarkanlah aku sendiri, agar dapat aku menikmati masaku yang masih sisa ini.
1021Tak lama lagi aku pergi dan tak kembali, menuju negeri yang gelap dan suram sekali,
1022negeri yang kelam, penuh bayangan dan kekacauan, di mana terang serupa dengan kegelapan."
111Kemudian Zofar berkata, "Tidakkah omong kosong itu diberi jawaban? Haruskah orang yang banyak mulut itu dibenarkan?
112(11:1)
113Ayub, kaukira kami tak mampu menjawabmu? Kausangka kami bungkam karena ejekanmu?
114Menurut anggapanmu kata-katamu itu tak salah; menurut pendapatmu engkau bersih di hadapan Allah.
115Tapi, semoga Allah sendiri berbicara!
116Dan semoga engkau diberitahu oleh-Nya, bahwa hikmat itu banyak seginya, dan tak dapat dimengerti manusia. Maka sadarlah engkau bahwa deritamu tak berapa, dibandingkan dengan hukuman yang layak kauterima.
117Masakan hakekat Allah dapat kauselami? Masakan mampu kuasa-Nya engkau fahami?
118Kuasa-Nya lebih tinggi daripada angkasa; tak dapat engkau menjangkau dan meraihnya. Kuasa-Nya lebih dalam dari dunia orang mati, tak dapat kaumengerti sama sekali.
119Kuasa Allah lebih luas daripada buana, dan lebih lebar dari samudra raya.
1110Jika Ia menangkap dan membawamu ke mahkamah-Nya, maka siapa berani menghalangi tindakan-Nya?
1111Allah mengenali orang yang suka berdusta; kejahatan mereka tak luput dari mata-Nya.
1112Kalau induk keledai liar melahirkan keledai jinak, barulah orang bodoh menjadi bijak.
1113Ayub, bersihkanlah hatimu, menyesallah! Berdoalah kepada Allah!
1114Hilangkanlah dosa dari hatimu dan jauhkanlah kejahatan dari rumahmu!
1115Maka kau boleh menghadapi hidup dengan tabah dan gagah; kau akan berdiri teguh dan tak perlu merasa gelisah,
1116bahkan deritamu tidak lagi kaukenang; bagai banjir yang surut, dilupakan orang.
1117Hidupmu akan menjadi lebih terang dari siang hari, dan saat-saat gelap dalam hidupmu secerah sinar pagi.
1118Kau akan teguh dan penuh harapan; Allah akan melindungimu sehingga kau aman.
1119Engkau tidak akan takut kepada seteru; banyak orang akan minta tolong kepadamu.
1120Tapi orang jahat akan memandang kebingungan, sebab bagi mereka tak ada pertolongan. Satu-satunya harapan mereka ialah agar ajal segera tiba."
121Ayub menjawab, "Memang, kamu ini mewakili umat manusia. Jika kamu mati, hikmat akan mati juga.
122(12:1)
123Aku pun manusia yang berakal budi; semua yang kamu katakan itu sudah kumengerti. Lagipula, siapa yang tak tahu semua itu? Jadi, jangan sangka kamu melebihi aku!
124Aku ditertawakan teman dan sahabat, padahal aku ini benar dan tanpa cacat. Dahulu Allah menjawab doaku, bilamana aku berseru minta dibantu.
125Kamu menghina orang celaka, sedang hidupmu aman; orang yang hampir jatuh kamu beri pukulan.
126Tetapi hidup perampok tidak terancam; orang yang berani menentang Allah, hidup tentram. Padahal dewa yang menjadi andalan mereka, hanyalah kekuatan sendiri saja.
127Bertanyalah kepada burung dan binatang lainnya maka kamu akan diberi pengajaran oleh mereka.
128Mintalah keterangan kepada makhluk di bumi dan di lautan, maka kamu akan menerima penjelasan.
129Siapa di antara semua itu tidak menyadari, bahwa pencipta mereka adalah Allah sendiri?
1210Dia mengatur hidup segala makhluk yang ada; Dia berkuasa atas nyawa setiap manusia.
1211Seperti lidahku suka mengecap makanan yang nyaman, begitulah telingaku suka mendengar perkataan.
1212Kabarnya, hikmat ada pada orang yang tinggi umurnya, tapi hikmat dan kekuatan ada pada Allah saja. Konon pengertian ada pada orang yang lanjut usia, namun pengertian dan wewenang ada pada Allah jua!
1213(12:12)
1214Apa yang dibongkar-Nya tak dapat dibangun lagi siapa yang ditawan-Nya tak dapat bebas kembali.
1215Ia membendung air, maka kering dan tandus semuanya; Ia melepaskannya mengalir, maka banjir melanda!
1216Allah itu kuat, tangguh dan jaya! Si penipu dan yang tertipu ada di bawah kekuasaan-Nya.
1217Dicabut-Nya hikmat para penguasa pemerintahan, dan para pemimpin dijadikan-Nya bahan tertawaan.
1218Digulingkan-Nya raja dan ditawan-Nya mereka;
1219direndahkan-Nya imam-imam dan para pemuka.
1220Dibungkam-Nya orang yang fasih bicara, dicabut-Nya hikmat orang-orang tua.
1221Dipermalukan-Nya orang yang terkemuka; diambil-Nya kedaulatan mereka yang berkuasa.
1222Diterangi-Nya tempat-tempat yang suram; disinari-Nya bayangan-bayangan hitam kelam.
1223Bangsa-bangsa dibuat-Nya berkembang dan makmur, lalu dibinasakan-Nya mereka sampai hancur.
1224Dijadikan-Nya para pemimpin kebingungan, sehingga mereka mengembara tanpa tujuan.
1225Mereka meraba-raba di dalam kegelapan, dan terhuyung-huyung bagai orang mabuk minuman.
131Semuanya itu pernah kulihat dan kudengar sendiri, dan sungguh-sungguh kufahami.
132Apa yang kamu tahu, aku pun tahu; jangan sangka aku kalah denganmu.
133Tetapi aku hendak bicara dengan Yang Mahakuasa; aku ingin membela perkaraku di hadapan Allah.
134Sebab kamu menutupi kebodohanmu dengan tipu, tak ubahnya seperti dukun-dukun palsu.
135Seandainya kamu tidak bicara, mungkin kamu dianggap bijaksana.
136Maka dengarkanlah bantahanku; perhatikanlah pembelaanku.
137Bolehkah demi Allah, kamu berdusta? Bolehkah kamu berbohong untuk kepentingan-Nya?
138Bolehkah kamu memihak Allah, dan membela-Nya sebagai pengacara?
139Jika Allah memeriksamu, akan baikkah hasilnya? Dapatkah kamu menipu-Nya seperti menipu manusia?
1310Bila kamu memihak, walaupun dengan diam-diam, kamu akan dihukum Allah dengan kejam.
1311Apakah keagungan Allah tidak mengejutkan jiwamu? Apakah dahsyat-Nya tidak mengecutkan hatimu?
1312Segala nasihatmu seperti debu yang tak berfaedah; pembelaanmu seperti tanah lempung yang mudah pecah.
1313Sebab itu diamlah, biarlah aku bicara! Aku tak perduli bagaimana pun akibatnya!
1314Aku siap mempertaruhkan nyawa!
1315Aku nekad sebab sudah putus asa! Jika Allah hendak membunuhku, aku berserah saja, namun akan kubela kelakuanku di hadapan-Nya.
1316Mungkin karena keberanianku itu aku selamat, sebab orang jahat tak akan berani menghadap Allah!
1317Sekarang dengarlah baik-baik perkataanku; perhatikanlah keteranganku.
1318Perkaraku sudah siap kukemukakan; aku yakin, tak dapat aku dipersalahkan!
1319TUHAN, jika Engkau datang dan menuduh aku, aku akan diam dan menunggu ajalku.
1320Tapi kabulkanlah dua permohonanku ini, supaya aku berani menghadap-Mu lagi:
1321berhentilah menyiksa aku, dan janganlah Kautimpa aku dengan kedahsyatan-Mu!
1322Bicaralah, maka akan kuberi jawaban. Atau biarlah aku bicara, lalu berilah balasan!
1323Berapa banyak salah dan dosa yang kulakukan? Segala pelanggaranku hendaknya Kausebutkan!
1324Mengapa Kau menghindar dan menyingkir daripadaku? Apa sebabnya Kauanggap aku sebagai musuh-Mu?
1325Aku hanya daun yang gugur kena angin lalu, masakan Kaugentarkan aku! Aku hanya jerami yang kering dan layu, mana boleh Kaukejar-kejar aku!
1326Kautentukan nasib yang pahit bagiku; Kaubalaskan kesalahanku di masa mudaku.
1327Kakiku Kauikat dengan rantai besi; segala gerak-gerikku Kauawasi. Bahkan telapak kakiku, tak lepas dari pandangan-Mu.
1328Maka aku menjadi rapuh seperti kayu yang busuk; seperti kain dimakan ngengat aku menjadi lapuk.
141Sejak lahir manusia itu lemah, tidak berdaya; hidupnya singkat serta penuh derita.
142Ia bersemi dan layu seperti kembang; lenyap seperti bayangan, terus menghilang.
143Ya Allah, masakan Engkau mau memandangku, dan menghadapkan aku ke pengadilan-Mu!
144Dapatkah manusia yang berdosa mendatangkan hal yang sempurna?
145Jumlah umur manusia sudah Kautentukan; jumlah bulannya sudah Kaupastikan. Kautetapkan pula batas-batas hidupnya; tidak mungkin ia melangkahinya.
146Biarkanlah ia beristirahat, jangan ganggu dia; supaya ia dapat menikmati hidupnya sampai selesai tugasnya.
147Masih ada harapan bagi pohon yang ditebang; ia akan bertunas lagi, lalu bercabang.
148Meskipun di dalam tanah akarnya menjadi lapuk, dan tanggulnya mati karena busuk,
149tetapi bila disentuh air, ia tumbuh lagi; seperti tanaman muda, tunas-tunasnya muncul kembali.
1410Tapi bila manusia mati, habis riwayatnya; ia meninggal dunia, lalu ke mana perginya?
1411Seperti air menguap dari dalam telaga, seperti sungai surut sampai habis airnya,
1412begitu pula manusia yang telah mati: ia tidak akan dapat bangkit kembali. Ia tak akan terjaga selama langit masih ada, tak pernah lagi bangun dari tidurnya.
1413Sembunyikanlah aku di dalam dunia orang mati; lindungilah aku sampai Kau tidak marah lagi. Tapi tentukanlah waktu untuk mengingat diriku.
1414Sebab, apabila manusia mati, dapatkah ia hidup kembali? Hari demi hari aku menunggu sampai masa pahitku ini lalu.
1415Maka Engkau akan memanggil aku, dan aku pun akan memberi jawaban; Engkau akan sayang lagi kepadaku, makhluk yang Kauciptakan.
1416Lalu akan Kauawasi setiap langkahku, tapi tidak lagi Kauperhatikan dosaku.
1417Dosaku akan Kauampuni dan Kausingkirkan; salahku waktu dulu akan Kauhapuskan.
1418Kelak gunung-gunung akan runtuh dan porak poranda, dan gunung batu yang kokoh bergeser dari tempatnya.
1419Batu-batu akan dikikis oleh air yang mengalir kuat; tanah akan dihanyutkan oleh hujan yang lebat. Demikianlah Kauhancurkan harapan manusia.
1420Kaukalahkan dia untuk selama-lamanya; Kausuruh dia pergi dan Kauubah wajahnya.
1421Anak-anaknya menjadi orang mulia, tetapi ia tidak mengetahuinya. Dan apabila mereka menjadi hina, tak ada yang memberitahukan kepadanya.
1422Hanya nyeri tubuhnya yang dirasakannya; hanya pilu hatinya yang dideritanya."
151Maka Elifas menjawab, "Omong kosong, Ayub, cakapmu sungguh tiada arti! Tak ada orang arif yang menjawab seperti kau ini, tak akan ia membela dirinya dengan kata-kata yang tak ada maknanya.
152(15:1)
153(15:1)
154Seandainya omonganmu itu dituruti, tak seorang pun takut atau berdoa kepada Allah lagi.
155Kata-katamu membuktikan bahwa engkau bersalah, tapi kejahatanmu kaututupi dengan bersilat lidah.
156Tak perlu engkau kutuduh dan persalahkan, sebab oleh kata-katamu sendiri kau diadukan.
157Kaukira engkau manusia pertama yang dilahirkan? Hadirkah engkau ketika gunung-gunung diciptakan?
158Apakah kau mendengar Allah membuat rencana-Nya? Apakah hanya engkau yang mempunyai hikmat manusia?
159Segala yang kauketahui, kami pun ketahui; segala yang kaufahami, jelas pula bagi kami.
1510Hikmat ini kami terima dari orang yang beruban; mereka sudah ada sebelum ayahmu dilahirkan!
1511Mengapa penghiburan Allah enggan kauterima? Kami bicara dengan sabar dan lembut atas nama-Nya.
1512Tetapi kau naik pitam, matamu menyala-nyala;
1513kau marah kepada Allah dan membantah-Nya.
1514Mungkinkah manusia sama sekali tak salah? Dapatkah ia dibenarkan di hadapan Allah?
1515Bahkan kepada malaikat pun Allah tidak percaya; mereka tidak suci pada pemandangan-Nya.
1516Apalagi manusia yang bejat dan ternoda, yang meneguk kejahatan seperti air saja.
1517Dengar Ayub, kau akan kuterangkan sesuatu,
1518yang diajarkan orang arif kepadaku. Ajaran itu diterimanya dari leluhurnya, dan diteruskan dengan lengkap kepada keturunannya.
1519Waktu itu tak ada orang asing di negeri mereka; tak ada yang menyesatkan mereka dari Allah.
1520Orang jahat yang menindas sesamanya, akan merasa cemas sepanjang hidupnya.
1521Bunyi-bunyi dahsyat memekakkan telinganya; di saat yang aman perampok datang menyerangnya.
1522Tak ada harapan baginya mengelak kegelapan, sebab pedang pembunuh mengejarnya pada setiap kesempatan.
1523Burung-burung nasar menunggu saat kematiannya, mereka hendak melahap mayatnya. Maka sadarlah ia bahwa suramlah hari depannya.
1524Bencana bagaikan raja perkasa, sudah siap hendak menyergapnya.
1525Begitulah nasib orang yang menantang Allah, dan berani melawan Yang Mahakuasa.
1526Dengan sombong ia menyerbu dan melawan Allah; diangkatnya perisainya, ia pantang mengalah.
1527(15:26)
1528Ia menetap di kota-kota yang porak-poranda, di rumah-rumah yang tak ada penghuninya. Kota-kota itu sudah ditentukan untuk tetap menjadi reruntuhan.
1529Kekayaan orang itu akan hilang tanpa bekas; harta bendanya akan habis tandas.
1530Ia tak akan luput dari gelap gulita; api akan menghanguskan tunas-tunasnya. Ia akan musnah oleh hembusan mulut Allah.
1531Jika ia percaya kepada yang tak berguna, akan tertipulah ia; dan imbalan yang akan diterimanya, tidak berguna juga.
1532Sebelum tiba masanya, ia akan mati, seperti dahan layu yang tak dapat hijau lagi.
1533Ia seperti pohon anggur yang gugur buahnya, seperti pohon zaitun yang rontok bunganya.
1534Orang yang jahat tak akan berketurunan; habis terbakarlah rumah yang dibangunnya dari hasil suapan.
1535Itulah mereka yang merancangkan kejahatan dan melaksanakannya; tipu muslihat selalu terkandung dalam hatinya."
161Tetapi Ayub menjawab, "Seringkali kudengar pendapat demikian; penghiburanmu hanyalah siksaan.
162(16:1)
163Kapankah omong kosong itu kamu hentikan? Apa yang merangsang kamu untuk memberi jawaban?
164Seandainya kamu ini aku, dan aku kamu, aku pun dapat bicara sama seperti itu. Kubanjiri kamu dengan penuturan; kepalaku akan kugeleng-gelengkan.
165Hatimu akan kukuatkan dengan berbagai anjuran; kata-kataku akan memberi penghiburan.
166Kalau aku bicara, deritaku tidak reda; jika aku berdiam diri, apa pula gunanya?
167Allah, membuat aku kepayahan; seluruh keluargaku telah dibinasakan.
168Dia menentang dan menangkap aku. Sekarang kurus keringlah tubuhku, dan bagi banyak orang itulah buktinya bahwa aku telah berdosa.
169Dengan geram Allah merobek-robek tubuhku; dengan sangat benci Ia memandang aku.
1610Orang-orang mengejek aku dengan mulut terbuka lebar; aku dikeroyok dan pipiku ditampar.
1611Allah menyerahkan aku kepada orang durhaka; aku dijatuhkan-Nya ke tangan orang durjana.
1612Tadinya hidupku aman dan sentosa, tapi Allah menyerang aku dengan tiba-tiba. Tengkukku dicengkeram-Nya dan aku dicampakkan; dijadikan-Nya aku sasaran untuk latihan.
1613Tanpa rasa iba Ia terus memanah aku, sehingga terburailah isi perutku.
1614Ia menyerbu seperti seorang pejuang, dan melukai aku dengan berulang-ulang.
1615Aku memakai karung tanda kesedihan, dan duduk dalam debu karena dikalahkan.
1616Wajahku merah karena tangisku; kelopak mataku bengkak dan biru.
1617Tapi aku tidak melakukan kekerasan; nyata tuluslah doaku kepada TUHAN.
1618Hai bumi, kejahatan terhadapku jangan sembunyikan; jangan diamkan teriakku minta keadilan.
1619Aku tahu bahwa Pembelaku ada di surga; Ia memberi kesaksian bahwa aku tak berdosa.
1620Aku diejek teman-temanku dan ditertawakan; sambil menangis aku menghadap Allah minta bantuan.
1621Ah, kiranya Allah sendiri membela aku di hadapan-Nya, seperti seorang yang rela membela sahabatnya.
1622Tahun-tahunku yang sisa tak banyak lagi; sebentar lagi aku pergi dan tak akan kembali.
171Ajalku sudah dekat, hampir putuslah napasku; hanyalah kuburan yang tinggal bagiku.
172Orang menjadikan aku bahan ejekan; kulihat betapa mereka melontarkan sindiran.
173Aku ini jujur, ya Allah. Percayalah padaku! Siapa lagi yang dapat menyokong perkataanku?
174Kaututup hati mereka sehingga tak mengerti; jangan sampai mereka menundukkan aku kini.
175Menurut pepatah, siapa mengadukan teman demi keuntungan, anak-anaknya sendiri akan menerima pembalasan.
176Kini aku disindir dengan pepatah itu; mereka datang untuk meludahi mukaku.
177Mataku kabur karena dukacita; seluruh tubuhku kurus merana.
178Orang yang saleh, terkejut dan heran; orang yang tak bersalah, menganggap aku tidak bertuhan.
179Orang yang baik dan yang tidak bersalah, makin yakin cara hidupnya berkenan kepada Allah.
1710Tapi seandainya kamu semua datang ke mari, tak seorang bijaksana pun yang akan kudapati.
1711Hari-hariku telah lalu, gagallah segala rencanaku; hilang pula semua cita-cita hatiku.
1712Tetapi sahabat-sahabatku berkata, 'Malam itu siang dan terang hampir tiba.' Namun aku tahu dalam hatiku bahwa tetap gelaplah keadaanku.
1713Hanya dunia mautlah yang kuharapkan, di sanalah aku akan tidur dalam kegelapan.
1714Kuburku kunamakan "Ayahku", dan cacing-cacing pemakan tubuhku kusebut "Ibu" dan "Saudara perempuanku".
1715Di manakah harapan bagiku; siapa melihat adanya bahagia untukku?
1716Apabila aku turun ke dunia orang mati, aku tidak mempunyai harapan lagi."
181Maka jawab Bildad, "Hai Ayub, kapankah kau habis bicara? Diamlah, dan dengarkanlah kini kami mau berkata-kata.
182(18:1)
183Mengapa kauanggap kami dungu, dan kausamakan kami dengan lembu?
184Kemarahanmu hanya menyakiti dirimu. Haruskah untuk kepentinganmu bumi kehilangan penduduknya, dan gunung-gunung dipindahkan dari tempatnya?
185Pelita orang jahat pasti dipadamkan; apinya tak akan pernah lagi dinyalakan.
186Terang dalam kemahnya menjadi pudar; pelita penerangnya tidak lagi bersinar.
187Langkahnya yang mantap menjadi terhuyung-huyung; rancangannya sendiri menyebabkan ia tersandung.
188Ia berjalan ke dalam jaring, maka tersangkutlah kakinya.
189Tumitnya terjerat oleh perangkap, sehingga tertangkaplah ia.
1810Di tanah, tersembunyi tali jerat; di jalan, terpasang jebak dan pikat.
1811Orang jahat dikejutkan oleh kengerian dari segala arah; ketakutan mengikutinya langkah demi langkah.
1812Dahulu ia kuat, kini ia merana; bencana menemaninya di mana-mana.
1813Kulitnya dimakan penyakit parah; lengan dan kakinya busuk bernanah.
1814Ia direnggut dari kemahnya, tempat ia merasa aman, lalu diseret untuk menghadap kematian.
1815Kini siapa saja boleh tinggal dalam kemahnya, dan di situ ditaburkan belerang, pembasmi penyakitnya.
1816Akar-akarnya gersang dan berkerut; ranting-rantingnya kering dan kisut.
1817Ia tak dikenal lagi di dalam maupun di luar kota; tak ada seorang pun yang masih ingat namanya.
1818Dari terang ia diusir ke dalam kegelapan; dari dunia orang hidup ia dienyahkan.
1819Anak dan keturunan ia tak punya; di kampung halamannya seorang pun tak tersisa.
1820Mendengar nasibnya penduduk di barat terkejut, sedang penduduk di timur gemetar karena takut.
1821Begitulah nasib orang durhaka, mereka yang tidak mengindahkan Allah."
191Tetapi Ayub menjawab, "Mengapa aku terus kamu kecam, dan kamu siksa dengan perkataan?
192(19:1)
193Berkali-kali kamu menghina aku, dan kamu aniaya aku tanpa rasa malu.
194Seandainya salah perbuatanku, itu tidak merugikan kamu.
195Kamu pikir dirimu lebih baik daripadaku; susahku kamu anggap bukti kesalahanku.
196Ketahuilah bahwa aku sedang disiksa Allah, dan ditangkap dalam perangkap-Nya.
197Aku meronta karena kekejaman-Nya itu, tetapi tidak seorang pun yang memperhatikan aku. "Di mana keadilan," teriakku, tetapi tak ada yang mendengar aku.
198Allah menutup jalanku, aku tak dapat lewat, lorong-lorongku dibuat-Nya gelap pekat.
199Ia merampas hartaku semua, dan nama baikku dirusakkan-Nya.
1910Ia menghantam aku dari segala jurusan, seperti orang mencabut akar dari tanaman, lalu membiarkannya merana dan layu, begitulah direnggut-Nya segala harapanku.
1911Murka Allah kepadaku menyala-nyala; aku dianggap-Nya sebagai musuh-Nya.
1912Pasukan-Nya menyerbu tanpa dapat dibendung; jalanku dihalangi, dan kemahku dikepung.
1913Sanak saudaraku dijauhkan-Nya daripadaku; aku menjadi orang asing bagi semua kenalanku.
1914Kaum kerabatku semua menjauhkan diri; teman-temanku tak ingat kepadaku lagi.
1915Hamba perempuanku lupa siapa aku, tuan mereka; dianggapnya aku orang yang belum dikenalnya.
1916Kupanggil hambaku, tapi ia tak menyahut, meskipun kubujuk dia dengan lembut.
1917Istriku muak mencium bau napasku, saudara kandungku tak sudi mendekatiku.
1918Aku dihina oleh anak-anak di jalan; jika aku berdiri, aku ditertawakan.
1919Melihat aku, teman karibku merasa ngeri; aku ditinggalkan mereka yang kukasihi.
1920Tubuhku tinggal kulit pembalut tulang; hampir saja aku mati dan nyawaku melayang.
1921Hai kawan-kawanku, kasihanilah aku, sebab tangan Allah memukul aku.
1922Allah terus menekan aku; mengapa kamu tiru Dia? Belum puaskah kamu menyiksa?
1923Ah, kiranya kata-kataku dicatat, sehingga akan selalu diingat;
1924kiranya dengan besi dipahat pada batu, supaya bertahan sepanjang waktu.
1925Aku tahu bahwa di surga ada Pembelaku; akhirnya Ia akan datang menolong aku.
1926Meskipun kulitku luka-luka dan pecah, tapi selama aku bertubuh, akan kupandang Allah.
1927Dengan mataku sendiri Dia akan kulihat, dan bagiku Dia menjadi sahabat. Hatiku hancur sebab kamu berkata,
1928'Bagaimana caranya kita mendakwanya?' Kamu mencari alasan untuk membuat perkara.
1929Tetapi, kini takutlah kepada pedang! Sebab Allah murka dan menghukum orang berdosa; maka tahulah kamu, bahwa ada Allah yang mengadili manusia."
201Lalu Zofar menjawab, "Hai Ayub, aku merasa tersinggung olehmu, kini aku ingin segera memberi jawabanku.
202(20:1)
203Kata-katamu itu sungguh menghina, tetapi aku tahu bagaimana menjawabnya.
204Tetapi tahukah engkau bahwa dari zaman purba, sejak manusia mula-mula ditempatkan di dunia,
205kegembiraan orang jahat hanya sebentar saja, dan kesenangan orang durhaka sekejap mata?
206Walaupun kebesarannya sampai ke angkasa, sehingga kepalanya menyentuh mega,
207namun ia akan lenyap selama-lamanya, menghilang dari dunia dengan cara yang terhina. Orang-orang yang pernah mengenal dia, akan bertanya, "Hai, ke mana perginya?"
208Ia akan hilang seperti bayangan mimpi, lenyap seperti penglihatan di malam hari.
209Ia tak tampak lagi oleh mata; ia tak ada lagi di tempat tinggalnya.
2010Yang dulu dicurinya dari orang tak punya harus diganti oleh anak-anaknya.
2011Walaupun ia muda dan perkasa, tapi sebentar lagi ia menjadi debu belaka.
2012Alangkah manis kejahatan dalam mulutnya! Rasanya sayang untuk segera menelannya; sebab itu disimpannya di bawah lidahnya, supaya lama ia menikmatinya.
2013(20:12)
2014Tapi makanan itu berubah di dalam perut, menjadi racun pahit pembawa maut.
2015Harta curian yang ditelannya, terpaksa dimuntahkannya; Allah mengeluarkannya dari dalam perutnya.
2016Penjahat akan minum racun pembawa bencana, ia akan mati olehnya seperti digigit ular berbisa.
2017Tak akan ia menikmati minyak zaitun yang berlimpah, ataupun susu dan madu yang bertumpah ruah.
2018Segala labanya harus dikembalikannya; hasil usahanya tak akan dinikmatinya.
2019Sebab ia menindas dan menterlantarkan orang yang tak punya; ia merampas rumah-rumah yang tidak dibangunnya.
2020Karena serakahnya tak mengenal batas, maka ia tak akan menjadi puas.
2021Jika ia makan semuanya dihabiskan, sebab itu kemakmurannya tidak bertahan.
2022Ketika memuncak kemakmurannya, derita dan duka datang menimpanya.
2023Ketika ia sibuk mengisi perutnya, Allah menjadi sangat murka dan menghukumnya.
2024Jika ia lari menghindar dari pedang baja, ia akan dilukai panah tembaga.
2025Ia kena panah, sehingga luka; ujung panah yang berkilat menembus tubuhnya, maka ketakutan meliputi hatinya.
2026Hancurlah segala harta simpanannya; dia beserta seluruh keluarganya dimakan api yang tidak dinyalakan manusia.
2027Langit menyingkapkan kejahatannya; bumi bangkit melawan dia.
2028Segala kekayaannya akan musnah, karena luapan amarah Allah.
2029Itulah nasib orang yang durjana, nasib yang ditentukan Allah baginya."
211Ayub menjawab, "Dengarkan apa yang akan kukatakan; hanya itu yang kuminta sebagai penghiburan.
212(21:1)
213Izinkanlah aku ganti bicara, setelah itu boleh lagi kamu menghina!
214Bukan dengan manusia aku bertengkar, jadi tak mengapalah jika aku kurang sabar.
215Pandanglah aku, maka kamu akan tercengang, kamu terpaku dan mulutmu bungkam.
216Jika kupikirkan keadaanku ini gemetarlah aku karena ngeri.
217Mengapa orang jahat diberi umur panjang oleh Allah, dan harta mereka terus bertambah?
218Mereka hidup cukup lama sehingga melihat anak cucu mereka menjadi dewasa.
219Rumah tangga mereka aman sentosa; Allah tidak mendatangkan bencana atas mereka.
2110Ternak mereka berkembang biak, dan tanpa kesulitan, beranak.
2111Anak-anak orang jahat berlompatan dengan gembira, seperti domba muda yang bersukaria.
2112Diiringi bunyi rebana, seruling dan kecapi, mereka ramai bernyanyi dan menari-nari.
2113Hari-harinya dihabiskan dalam kebahagiaan, dan mereka meninggal penuh kedamaian.
2114Padahal mereka telah berkata kepada Allah, "Jauhilah kami dan pergilah! Kami tak peduli dan tak ingin mengerti maksud dan kehendak-Mu bagi hidup kami."
2115Pikir mereka, "Melayani Allah tak ada gunanya, dan berdoa kepada-Nya tiada manfaatnya.
2116Bukankah karena kekuatan kita saja, tercapailah segala maksud dan tujuan kita?" Akan tetapi aku sama sekali tidak setuju dengan jalan pikiran dan pendapat begitu.
2117Pernahkah pelita orang jahat dipadamkan, dan mereka ditimpa bencana dan kemalangan? Pernahkah Allah marah kepada mereka, sehingga mereka dihukum-Nya?
2118Pernahkah mereka seperti jerami dan debu yang ditiup oleh badai dan oleh angin lalu?
2119Kamu berkata, "Anak dihukum Allah karena dosa ayahnya." Tapi kataku: Orang berdosa itulah yang harus dihukum Allah, agar mereka sadar bahwa karena dosa mereka, maka Allah mengirimkan hukuman-Nya.
2120Biarlah orang berdosa menanggung dosanya sendiri, biarlah dirasakannya murka Allah Yang Mahatinggi.
2121Jika manusia habis masanya di dunia, masih pedulikah ia entah keluarganya bahagia?
2122Dapatkah manusia mengajar Allah, sedangkan Allah sendiri yang menghakimi makhluk di surga?
2123Ada orang yang sehat selama hidupnya; ia meninggal dengan puas dan lega. Matinya tenang dengan rasa bahagia, sedang tubuhnya masih penuh tenaga.
2124(21:23)
2125Tapi ada pula yang mati penuh kepahitan, tanpa pernah mengenyam kebahagiaan.
2126Namun di kuburan, mereka sama-sama terbaring; dikerumuni oleh ulat dan cacing.
2127Memang aku tahu apa yang kamu pikirkan dan segala kejahatan yang kamu rancangkan.
2128Tanyamu, "Di mana rumah penguasa yang melakukan perbuatan durhaka?"
2129Belumkah kamu menanyai orang yang banyak bepergian? Tidak percayakah kamu berita yang mereka laporkan?
2130Kata mereka, "Pada hari Allah memberi hukuman, para penjahat akan diselamatkan."
2131Tak ada yang menggugat kelakuannya; tak ada yang membalas kejahatannya.
2132Ia dibawa ke kuburan, dan dimasukkan ke dalam liang lahat; makamnya dijaga dan dirawat.
2133Ribuan orang berjalan mengiringi jenazahnya; dengan lembut tanah pun menimbuninya.
2134Jadi, penghiburanmu itu kosong dan segala jawabanmu bohong!"
221Lalu berkatalah Elifas, "Di antara umat manusia, tidak seorang pun berguna bagi Allah. Orang yang sangat berakal budi, hanya berguna bagi dirinya sendiri.
222(22:1)
223Apakah ada faedahnya bagi Allah, jika engkau melakukan kehendak-Nya? Apakah ada untung bagi-Nya, jika hidupmu sempurna?
224Bukan karena takutmu kepada Allah, engkau dituduh dan dianggap bersalah,
225melainkan karena sangat banyak dosamu, dan amat jahat tindakan dan kelakuanmu.
226Jika saudaramu tak dapat membayar hutangnya, kaurampas semua pakaiannya.
227Orang yang lelah tidak kauberi minuman, yang lapar tidak kautawari makanan.
228Kaupakai jabatan dan kuasa untuk menyita tanah seluruhnya.
229Bukan saja kau tidak menolong para janda, tetapi yatim piatu kautindas pula.
2210Karena itu di sekitarmu, kini penuh jebakan, dan dengan tiba-tiba hatimu diliputi ketakutan.
2211Hari semakin gelap, tak dapat engkau melihat; engkau tenggelam dilanda banjir yang dahsyat.
2212Bukankah Allah mendiami langit yang tertinggi, dan memandang ke bawah, ke bintang-bintang yang tinggi sekali?
2213Namun engkau bertanya, "Tahu apa Dia? Ia ada di balik awan dan tak dapat mengadili kita."
2214Engkau menyangka bahwa pandangan-Nya tertutup awan dan bahwa hanya pada batas antara langit dan bumi Ia berjalan?
2215Apakah engkau tetap hendak lewat di jalan yang dipilih orang-orang jahat?
2216Mereka direnggut sebelum tiba saat kematiannya, dan dihanyutkan oleh banjir yang melanda.
2217Mereka itulah yang berani menolak Yang Mahakuasa, dan mengira Ia tak dapat berbuat apa-apa kepada mereka.
2218Padahal Allah yang telah menjadikan mereka kaya! Sungguh aku tak mengerti pikiran orang durjana!
2219Orang yang baik, tertawa penuh kegembiraan, bila melihat orang jahat mendapat hukuman.
2220Segala milik orang jahat telah hancur binasa, dan api membakar habis apa yang masih tersisa.
2221Nah, Ayub, berdamailah dengan TUHAN, supaya engkau mendapat ketentraman. Kalau itu kaulakukan, pasti engkau mendapat keuntungan.
2222Terimalah apa yang diajarkan TUHAN kepadamu; simpanlah itu semua di dalam hatimu.
2223Kembalilah kepada TUHAN dengan rendah hati kejahatan di rumahmu hendaknya kauakhiri.
2224Buanglah emasmu yang paling murni; lemparlah ke dasar sungai yang tidak berair lagi.
2225Biarlah Yang Mahakuasa menjadi emasmu, dan perakmu yang sangat bermutu.
2226Maka kau boleh percaya kepada Allah selalu, dan mengetahui bahwa Dia sumber bahagiamu.
2227Bila engkau berdoa, Ia akan menjawabmu, dan engkau dapat menepati segala janjimu.
2228Usahamu akan berhasil selalu, dan terang akan menyinari hidupmu.
2229Orang yang sombong direndahkan TUHAN, tetapi yang rendah hati diselamatkan.
2230Allah akan menolongmu jika kau tidak bersalah, dan jika kau melakukan kehendak-Nya."
231Tetapi Ayub menjawab, "Aku meronta dan mengeluh terhadap Allah; tak dapat aku menahan keluh kesah.
232(23:1)
233Ah, kiranya kuketahui tempat Ia berada, supaya aku dapat pergi dan bertemu dengan Dia.
234Maka kepada-Nya perkaraku ini kuhadapkan, dari mulutku berderai kata-kata pembelaan.
235Aku ingin tahu apa yang akan Ia katakan, dan bagaimana Ia memberi jawaban.
236Apakah Ia akan melancarkan kuasa-Nya kepadaku? Tidak! Ia pasti akan mendengarkan kata-kataku.
237Aku tak bersalah dan dapat membela diri di hadapan-Nya, maka aku akan dinyatakan bebas untuk selama-lamanya.
238Kucari Allah di timur, barat, selatan, utara, tetapi di mana-mana Allah tak ada; dan aku tak dapat menemukan Dia.
239(23:8)
2310Namun Dia tahu segala jalanku juga setiap langkahku. Kalau seperti emas aku diuji, akan terbukti bahwa hatiku murni.
2311Aku taat kepada-Nya dengan setia; tak pernah aku menyimpang dari jalan yang ditentukan-Nya.
2312Perintah-perintah Allah selalu kutaati, kehendak-Nya kuikuti, dan bukan keinginanku sendiri.
2313Allah itu tak berubah; tak ada yang dapat melawan Dia. Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya.
2314Ia akan menjalankan rencana-Nya bagiku, dan masih banyak lagi rencana-Nya selain itu.
2315Karena takut kepada-Nya, gemetarlah aku; semakin semua itu kupikirkan, semakin takutlah aku.
2316Yang Mahakuasa menghancurkan segala keberanianku. Aku takut karena Allah, dan bukan karena gelap gulita, meskipun kegelapan itu mengelilingi aku, dan menutupi wajahku.
2317(23:16)
241Mengapa Allah tak menetapkan hari penghakiman, supaya orang-orang yang mengenal-Nya mendapat keadilan?
242Ada orang-orang yang menggeser tanda batas, supaya tanahnya menjadi luas. Mereka mencuri kawanan domba, dan mengandangnya di kandang domba mereka.
243Keledai milik yatim piatu, mereka larikan; sapi seorang janda, mereka sita sebagai jaminan.
244Mereka menghalangi orang miskin mendapat haknya, maka terpaksa bersembunyilah orang yang papa.
245Jadi, si miskin itu seperti keledai liar yang mencari makan di padang belukar; hanya di tempat-tempat itu saja ada makanan untuk anak-anaknya.
246Ladang orang lain terpaksa ia kerjakan; buah anggur orang jahat harus ia kumpulkan.
247Ia tak punya selimut dan pakaian penghangat tubuh di waktu malam.
248Ia basah oleh hujan lebat di gunung, lalu merapat pada gunung batu untuk berlindung.
249Orang jahat memperbudak anak yang tak beribu bapa, dan mengambil bayi orang miskin yang berhutang kepadanya.
2410Orang miskin pergi tanpa sandang; ia lapar selagi ia menuai gandum di ladang.
2411Dari zaitun ia membuat minyak dan dari buah anggur, minuman, tetapi ia sendiri sangat kehausan.
2412Di kota-kota terdengar rintihan orang sekarat, orang-orang luka berseru minta dirawat, tetapi Allah tak mendengarkan doa mereka; Ia tak mau mengindahkannya.
2413Ada orang-orang yang menolak terang dan memusuhinya, mereka tak mengenal dan tak mengikuti jalannya.
2414Di waktu subuh si pembunuh bangun dari tidurnya, lalu keluar membunuh orang yang papa, dan selagi hari belum pagi, ia mengendap-endap seperti pencuri.
2415Si pezinah menunggu datangnya senja; dipakainya tudung muka agar orang tak mengenalnya.
2416Pencuri membongkar rumah pada malam hari; di waktu siang ia menghindari terang dan bersembunyi.
2417Baginya, pagi sangat menakutkan, tapi gelap yang dahsyat, menyenangkan."
2418Lalu kata Zofar, "Orang jahat hanyut oleh air bah, tanah miliknya terkutuk oleh Allah; kebun anggurnya kini sepi; tak ada yang bekerja di situ lagi.
2419Seperti salju lenyap kena kemarau dan matahari, demikianlah orang berdosa ditelan ke dalam dunia orang mati.
2420Ibunya sendiri melupakan dia, dan cacing-cacing makan tubuhnya. Namanya tak akan lagi dikenang; ia dimusnahkan seperti pohon yang tumbang.
2421Semua itu terjadi karena ia menindas para janda, dan berlaku kejam kepada ibu yang tak berputra.
2422Tapi Allah, dengan kuasa-Nya, menghalau orang perkasa. Allah bertindak, maka matilah orang durhaka.
2423Allah memberi dia hidup sentosa, tetapi mengawasinya tak henti-hentinya.
2424Hanya sebentar ia hidup bahagia, tapi kemudian pergi untuk selama-lamanya. Ia layu seperti rumput yang tak berguna; seperti bulir padi yang dipotong dari batangnya.
2425Siapakah dapat menyangkal kenyataan itu, atau menyanggah kebenaran perkataanku?"
251Lalu Bildad menjawab, "Allah itu sangat berkuasa; semua orang harus gentar di hadapan-Nya; Dialah yang memelihara kedamaian dalam kerajaan-Nya di surga.
252(25:1)
253Dapatkah dihitung malaikat yang melayani-Nya? Adakah tempat yang tidak disinari oleh terang-Nya?
254Mungkinkah manusia suci di mata Allah? Mungkinkah ia murni pada pemandangan-Nya?
255Bagi Allah, bahkan bulan pun tidak terang, dan bintang dianggapnya suram.
256Apalagi manusia, si cacing, si serangga! Di mata Allah, ia sungguh tak berharga."
261Tetapi Ayub berkata, "Alangkah mahirnya kauberi pertolongan kepadaku orang yang lemah dan kepayahan!
262(26:1)
263Alangkah baiknya nasihat dan ajaran itu yang telah kauberikan kepadaku, orang yang dungu!
264Kepada siapakah tuturmu itu tertuju? Siapa mengilhamimu untuk bicara seperti itu?"
265Jawab Bildad, "Orang-orang di alam maut gemetar; air dan penghuninya bergeletar.
266Di hadapan Allah, dunia orang mati terbuka, tak bertutup sehingga kelihatan oleh-Nya.
267Allah membentangkan langit, di atas samudra, dan menggantungkan bumi pada ruang hampa.
268Dimuati-Nya awan dengan air berlimpah-limpah, namun awan itu tidak robek karena beratnya.
269Disembunyikan-Nya wajah bulan purnama di balik awan yang telah dibentangkan-Nya.
2610Digambar-Nya lingkaran pada muka lautan untuk memisahkan terang dari kegelapan.
2611Bila Ia menghardik dengan suara menggelegar, tiang-tiang penyangga langit gemetar.
2612Samudra ditaklukkan oleh kuasa-Nya dan Rahab pun dihajar oleh kemahiran-Nya.
2613Napas-Nya menyapu langit hingga cerah sekali; tangan-Nya membunuh naga yang nyaris lari.
2614Tetapi semua itu hanya pertanda kuasa-Nya; hanya bisikan yang sampai di telinga kita. Betapa sedikit pengertian kita tentang Allah dan hebatnya kuasa-Nya!"
271Ayub meneruskan uraiannya, katanya, "Demi Allah yang hidup, yang tak memberi keadilan kepadaku,
272(27:1)
273aku bersumpah: Selama Allah masih memberi napas kepadaku, selama nyawa masih ada dalam badanku,
274bibirku tak akan menyebut kata dusta, lidahku tak akan mengucapkan tipu daya.
275Jadi, tak mau aku mengatakan bahwa kamu benar; sampai mati pun kupertahankan bahwa aku tak cemar.
276Aku tetap berpegang kepada kepatuhanku, dan hati nuraniku pun bersih selalu.
277Semoga musuhku dihukum sebagai pendurhaka, dan lawanku dihajar sebagai orang durjana.
278Adakah harapan bagi orang dursila pada saat Allah menuntut jiwanya?
279Apakah Allah akan mendengar tangisnya bilamana kesulitan menimpa dia?
2710Seharusnya ia merindukan kesenangan dari Allah, dan berdoa kepada-Nya tanpa merasa lelah.
2711Kamu akan kuajari tentang besarnya kuasa Allah, kuberitahukan kepadamu rencana Yang Mahakuasa.
2712Tetapi, kamu semua telah melihatnya sendiri. Jadi, mengapa kamu berikan nasihat yang tak berarti?"
2713Maka berkatalah Zofar, "Beginilah caranya Allah Yang Mahakuasa menghukum orang yang lalim dan durhaka.
2714Jika anaknya banyak, mereka akan mati dalam perang dan anak cucunya akan hidup berkekurangan.
2715Sanaknya yang masih ada, mati karena wabah, dan janda-jandanya tidak menangisi mereka.
2716Boleh saja peraknya bertimbun-timbun dan pakaiannya bersusun-susun,
2717tetapi perak dan pakaian itu semua akan menjadi milik orang yang tulus hatinya.
2718Rumah orang jahat rapuh seperti sarang laba-laba, hanya rumah sementara seperti gubug seorang penjaga.
2719Ia membaringkan diri sebagai orang kaya, tetapi ia tak dapat mengulanginya, ketika ia bangun dari tidurnya, sudah hilang lenyaplah kekayaannya.
2720Kedahsyatan menimpa seperti air bah yang datang tiba-tiba. Angin ribut di malam hari meniup dan menyeret dia pergi.
2721Angin timur mengangkat dia, dan menyapunya dari rumahnya.
2722Ia dilanda tanpa kasihan, dan terpaksa lari mencari perlindungan.
2723Jatuhnya disambut orang dengan tepuk tangan; di mana-mana ia mendapat penghinaan."
281Ada pertambangan di mana perak ditemukan; ada tempat di mana emas dimurnikan.
282Besi digali dari dalam tanah; dari batu dilelehkan tembaga.
283Gelap yang pekat ditembusi, tempat yang paling dalam diselidiki. Di situ, di dalam kegelapan, orang mencari batu-batuan.
284Jauh di tempat yang tak ada penghuni, yang belum pernah diinjak dan dilalui, orang bekerja sambil bergantungan pada tali di dalam terowongan yang sunyi sepi.
285Tanah menghasilkan pangan bagi manusia, tapi di bawah tanah itu juga, semua dibongkarbalikkan sehingga isi bumi berantakan.
286Batu di dalam tanah mengandung nilakandi, dan debunya berisikan emas murni.
287Burung elang tak kenal jalan ke sana, dan burung nasar pun belum pernah terbang di atasnya.
288Belum pernah singa maupun binatang buas lainnya melalui jalan sepi yang menuju ke sana.
289Orang menggali dalam batu yang betapa pun kerasnya, dibongkarnya gunung sampai pada akarnya.
2810Ketika ia membuat tembusan di dalam gunung batu, didapatinya permata yang sangat bermutu.
2811Sampai kepada sumber sungai-sungai ia menggali, lalu menyingkapkan apa yang tersembunyi.
2812Tetapi di manakah hikmat dapat dicari? Di manakah kita dapat belajar agar mengerti?
2813Hikmat tidak ada di tengah-tengah manusia; tak ada yang tahu nilainya yang sesungguhnya.
2814Dasar-dasar laut dan samudra berkata bahwa hikmat tidak ada padanya.
2815Hikmat tak dapat ditukar walau dengan emas murni, dan dengan perak pun tak dapat dibeli.
2816Emas dan permata yang paling berharga tidak dapat mengimbangi nilainya.
2817Emas atau kaca halus tak dapat berbanding dengannya, tak dapat dibayar dengan jambangan kencana.
2818Hikmat jauh lebih tinggi nilainya daripada merjan, kristal, atau mutiara.
2819Batu topas yang asli dan emas yang murni, kurang nilainya dari akal budi.
2820Di manakah sumbernya kebijaksanaan? Di mana kita mendapat pengertian?
2821Tak ada makhluk hidup yang pernah melihatnya, bahkan burung di udara tak menampaknya.
2822Maut dan kebinasaan pun berkata, mereka hanya mendengar desas-desus belaka.
2823Hanya Allah tahu tempat hikmat berada, hanya Dia mengetahui jalan ke sana,
2824karena Ia melihat ujung-ujung bumi; segala sesuatu di bawah langit Ia amati.
2825Ketika angin diberi-Nya kekuatan, dan ditetapkan-Nya batas-batas lautan;
2826ketika ditentukan-Nya tempat hujan jatuh, dan jalan yang dilalui kilat dan guruh;
2827pada waktu itulah hikmat dilihat-Nya, diuji-Nya nilainya, lalu diberikan-Nya restu-Nya.
2828Allah berkata kepada manusia, "Untuk mendapat hikmat, Allah harus kamu hormati. Untuk dapat mengerti, kejahatan harus kamu jauhi."
291Ayub melanjutkan uraiannya, katanya,
292"Kiranya hidupku dapat lagi seperti dahulu, waktu Allah melindungi aku.
293Aku selalu diberi-Nya pertolongan, diterangi-Nya waktu berjalan dalam kegelapan.
294Itulah hari-hari kejayaanku, ketika keakraban Allah menaungi rumahku.
295Waktu itu, Yang Mahakuasa masih mendampingi aku, dan anak-anakku ada di sekelilingku.
296Ternakku menghasilkan banyak sekali susu. Banyak minyak dihasilkan oleh pohon-pohon zaitunku, meskipun ditanam di tanah berbatu.
297Jika para tua-tua kota duduk bersama, dan kuambil tempatku di antara mereka,
298minggirlah orang-orang muda, segera setelah aku dilihat mereka. Juga orang-orang tua bangkit dengan khidmat; untuk memberi hormat.
299Bahkan para pembesar berhenti berkata-kata,
2910dan orang penting pun tidak berbicara.
2911Siapa pun kagum jika mendengar tentang aku; siapa yang melihat aku, memuji jasaku.
2912Sebab, kutolong orang miskin yang minta bantuan; kusokong yatim piatu yang tak punya penunjang.
2913Aku dipuji oleh orang yang sangat kesusahan, kutolong para janda sehingga mereka tentram.
2914Tindakanku jujur tanpa cela; kutegakkan keadilan senantiasa.
2915Bagi orang buta, aku menjadi mata; bagi orang lumpuh, aku adalah kakinya.
2916Bagi orang miskin, aku menjadi ayah; bagi orang asing, aku menjadi pembela.
2917Tapi kuasa orang kejam, kupatahkan, dan kurban mereka kuselamatkan.
2918Harapanku ialah mencapai umur yang tinggi, dan mati dengan tenang di rumahku sendiri.
2919Aku seperti pohon yang subur tumbuhnya, akarnya cukup air dan embun membasahi dahannya.
2920Aku selalu dipuji semua orang, dan tak pernah kekuatanku berkurang.
2921Orang-orang diam, jika aku memberi nasihat; segala perkataanku mereka dengarkan dengan cermat.
2922Sehabis aku bicara, tak ada lagi yang perlu ditambahkan; perkataan meresap seperti tetesan air hujan.
2923Semua orang menyambut kata-kataku dengan gembira, seperti petani menyambut hujan di musim bunga.
2924Kutersenyum kepada mereka ketika mereka putus asa; air mukaku yang bahagia menambah semangat mereka.
2925Akulah yang memegang pimpinan, dan mengambil segala keputusan. Kupimpin mereka seperti raja di tengah pasukannya, dan kuhibur mereka dalam kesedihannya.
301Tetapi kini aku diejek oleh orang yang lebih muda. Dahulu ayah mereka kupandang terlalu hina untuk menjaga dombaku bersama anjing gembala.
302Bagiku mereka tidak berguna karena sudah kehabisan tenaga.
303Mereka lapar dan menderita sekali, sehingga makan akar kering di gurun yang sunyi.
304Mereka mencabut belukar di padang belantara lalu memakan baik daun maupun akarnya.
305Mereka diusir dengan tengking seperti orang mengusir maling.
306Mereka tinggal di dalam gua-gua; lubang-lubang di dinding gunung menjadi rumah mereka.
307Di rimba mereka meraung-raung seperti binatang, berkelompok di bawah semak belukar di hutan.
308Mereka tak bernama dan tak berharga, orang-orang yang sudah dihalau dari negerinya.
309Sekarang mereka datang dan aku ditertawakannya; bagi mereka, aku ini lelucon belaka.
3010Aku dipandang oleh mereka hina dan keji, bahkan mukaku mereka ludahi.
3011Karena Allah membuat aku lemah tidak berdaya, mereka melampiaskan amukan mereka.
3012Gerombolan itu menyerang aku dari depan, dan kejatuhanku mereka rencanakan.
3013Mereka memotong jalanku untuk membinasakan aku; tak seorang pun menghalangi ketika mereka menyerbu.
3014Bagaikan banjir mereka dobrak tembok pertahananku; beramai-ramai mereka datang menindih tubuhku.
3015Kedahsyatan meliputi diriku; bagaikan hembusan angin, harga diriku berlalu; bagaikan awan lewat, hilanglah kebahagiaanku.
3016Sekarang hampir matilah aku; tak ada keringanan bagi deritaku.
3017Pada waktu malam semua tulangku nyeri; rasa sakit yang menusuk tak kunjung berhenti.
3018Allah mencengkeram aku pada leher bajuku sehingga pakaianku menggelambir pada tubuhku.
3019Ke dalam lumpur aku dihempaskan-Nya, aku menjadi seperti sampah saja!
3020Aku berseru kepada-Mu, ya Allah, Kau tak memberi jawaban; bila aku berdoa, Kau tak memperhatikan.
3021Engkau berlaku kejam terhadapku, Kautindas aku dengan seluruh kekuatan-Mu.
3022Engkau membiarkan angin melayangkan aku; dalam angin ribut Kauombang-ambingkan diriku.
3023Aku tahu, Kaubawa aku kepada alam kematian, tempat semua yang hidup dikumpulkan.
3024Mengapa Kau menyerang orang yang celaka, yang tak dapat berbuat apa pun kecuali mohon iba?
3025Bukankah aku menangis bersama orang yang kesusahan, dan mengasihani orang yang berkekurangan?
3026Aku mengharapkan bahagia dan terang, tapi kesukaran dan kegelapanlah yang datang.
3027Aku terkoyak oleh duka dan nestapa; hari demi hari makin banyak yang kuderita.
3028Di dalam kelam, tanpa cahaya, aku berkeliaran; aku berdiri di muka umum, minta pertolongan.
3029Suaraku sedih penuh iba seperti tangis serigala dan burung unta.
3030Kulitku menjadi hitam; tubuhku terbakar oleh demam.
3031Dahulu kudengar musik gembira, kini hanya ratapan tangis belaka.
311Dengan sumpah aku telah berjanji gadis muda tak akan kupandang dengan berahi.
312Apakah yang dilakukan Allah terhadap kita? Bagaimanakah dibalas-Nya perbuatan manusia?
313Celaka dan kemalangan pasti Ia datangkan kepada orang yang melakukan kejahatan!
314Allah pasti mengetahui segala perbuatanku; dilihat-Nya segala langkahku.
315Aku bersumpah bahwa belum pernah aku bertindak curang; belum pernah pula aku menipu orang.
316Biarlah Allah menimbang aku di atas neraca yang sah, maka Ia akan tahu bahwa aku tidak bersalah.
317Andaikata aku telah menyimpang dari jalan yang benar, atau hatiku tertarik oleh hal yang cemar, jika tanganku ternoda oleh dosa,
318maka biarlah orang lain makan apa yang kutabur, dan seluruh hasil bumiku hancur.
319Seandainya pernah aku tertarik kepada istri tetanggaku, dan dengan sembunyi, kuintip dia di balik pintu,
3110maka biarlah istriku memasak untuk orang lain; biarlah di ranjang lelaki lain ia berbaring.
3111Jika dosa yang keji itu memang kulakukan, aku patut menerima hukuman.
3112Dosa itu membinasakan seperti api neraka, segala yang kumiliki habis dibakarnya.
3113Ketika hambaku mengeluh karena haknya kusalahi, kudengarkan dia dan kuperlakukan dengan tulus hati.
3114Jika tidak, bagaimana harus kuhadapi Allahku? Apa jawabku pada waktu Ia datang menghakimi aku?
3115Bukankah Allah yang menciptakan aku, menciptakan juga hamba-hambaku itu?
3116Belum pernah aku tak mau menolong orang yang papa, atau membiarkan para janda hidup berputus asa.
3117Belum pernah kubiarkan yatim piatu kelaparan, sedangkan aku sendiri cukup makanan.
3118Sejak kecil mereka kupelihara; seumur hidupku kubimbing mereka.
3119Jika kulihat orang yang berkekurangan, terlalu miskin untuk membeli pakaian,
3120kuhangatkan dia dengan kain wol dari dombaku sendiri, maka ia akan memuji aku dengan segenap hati.
3121Sekiranya pernah aku menindas yatim piatu, sebab yakin akan menang perkaraku,
3122maka biarlah patah kedua lenganku sehingga terpisah dari bahuku.
3123Tak akan aku berbuat begitu, sebab hukuman Allah sangat mengecutkan hatiku.
3124Tidak pernah aku mengandalkan hartaku,
3125atau membanggakan kekayaanku.
3126Tak pernah kusembah mentari yang bersinar cerah ataupun bulan yang bercahaya indah.
3127Tak pernah aku terpikat olehnya, atau kukecup tanganku untuk menghormatinya.
3128Dosa semacam itu patut mendapat hukuman mati; karena Allah Yang Mahakuasa telah diingkari.
3129Belum pernah aku bersenang karena musuhku menderita, atau bersukacita karena ia mendapat celaka.
3130Aku tidak berdoa untuk kematian musuhku; tak pernah aku berbuat dosa semacam itu.
3131Orang-orang yang bekerja padaku tahu, bahwa siapa saja kujamu di rumahku.
3132Rumahku terbuka bagi orang yang bepergian; tak pernah kubiarkan mereka bermalam di jalan.
3133Orang lain menyembunyikan dosanya, tetapi aku tak pernah berbuat seperti mereka.
3134Pendapat umum tidak kutakuti, dan penghinaan orang, aku tak perduli. Tak pernah aku tinggal di rumah atau diam saja, hanya karena takut akan dihina.
3135Tiadakah orang yang mau mendengarkan kata-kataku? Ku bersumpah bahwa benarlah semuanya itu. Kiranya Yang Mahakuasa menjawab aku. Seandainya tuduhan musuh terhadap aku ditulis semua sehingga terlihat olehku,
3136maka dengan bangga akan kupasang pada bahu, dan sebagai mahkota kulekatkan di kepalaku.
3137Akan kuberitahukan kepada Allah segala yang kubuat; akan kuhadapi Dia dengan bangga dan kepala terangkat.
3138Seandainya tanah yang kubajak telah kucuri, dan kurampas dari pemiliknya yang sejati,
3139seandainya hasilnya habis kumakan, dan petani yang menanamnya kubiarkan kelaparan,
3140biarlah bukan jelai dan gandum yang tumbuh di ladang, melainkan semak berduri dan rumput ilalang." Sekianlah kata-kata Ayub.
321Karena Ayub yakin sekali akan kebenaran dirinya, maka ketiga sahabatnya itu pun tak mau menjawab dia lagi.
322Tetapi di situ ada seorang yang bernama Elihu anak Barakheel, seorang keturunan Bus dari kaum Ram. Ia tidak dapat menahan marahnya, karena Ayub membenarkan dirinya sendiri dan mempersalahkan Allah.
323Ia juga marah kepada ketiga sahabat Ayub itu karena mereka tidak dapat membantah kata-kata Ayub, meskipun mereka mempersalahkannya.
324Elihu orang yang paling muda di antara mereka, sebab itu ia menunggu sampai semuanya selesai berbicara.
325Setelah melihat bahwa ketiga orang itu tidak dapat menjawab, ia menjadi marah,
326dan berkata demikian, "Aku masih muda, sedangkan kamu sudah tua, sebab itu aku takut dan ragu mengemukakan pendapatku.
327Pikirku, kamulah yang harus berbicara, yang lebih tua harus membagikan hikmatnya.
328Tetapi yang memberi hikmat kepada manusia, hanyalah Roh Allah Yang Mahakuasa.
329Orang menjadi bijak, bukan karena lanjut umurnya; orang mengerti yang benar, bukan karena tinggi usianya.
3210Sebab itu, dengarkanlah aku; izinkanlah aku mengatakan pendapatku.
3211Dengan sabar aku mendengarkan ketika kamu berbicara, dan menanti ketika kamu mencari kata-kata yang bijaksana.
3212Kuperhatikan dengan saksama; kudengar kamu menemui kegagalan. Kesalahan dalam kata-kata Ayub tak dapat kamu buktikan.
3213Bagaimana dapat kamu katakan bahwa hikmat telah kamu temukan? Karena kamu terpaksa menyerah. Yang bisa menjawab Ayub hanyalah Allah.
3214Kepadamulah Ayub berbicara, dan bukan kepadaku, tetapi aku tak akan memberi jawaban seperti kamu.
3215Ayub, mereka bingung dan tak dapat memberi jawaban; tak ada yang dapat mereka katakan.
3216Mereka berdiri saja, tak dapat berbicara lagi. Haruskah aku menunggu meskipun mereka berdiam diri?
3217Tidak, sekarang akan kuberi jawaban; pendapatku akan kusampaikan.
3218Tak sabar lagi aku menunggu. Tak dapat lagi kutahan kata-kataku.
3219Jika aku diam saja, akan pecahlah aku, seperti kantong yang penuh dengan anggur baru.
3220Aku harus berbicara, supaya hatiku tenang; aku harus membuka mulutku dan memberi jawaban.
3221Tak akan kubela siapa pun dalam sengketa ini dan tak seorang pun akan kupuji-puji.
3222Cara menyanjung-nyanjung pun, aku tidak tahu, dan seandainya aku melakukan itu, Allah akan segera menghukum aku.
331Sekarang, hai Ayub, dengarkanlah dengan teliti kata-kata yang hendak kusampaikan ini.
332Aku sudah siap sedia hendak berkata-kata.
333Dengan tulus hati aku berbicara; yang kukatakan adalah yang sebenarnya.
334Roh Allah telah menciptakan aku dan memberikan hidup kepadaku.
335Jadi, jika dapat, jawablah aku. Siapkanlah pembelaanmu.
336Bagi Allah, kau dan aku tidak berbeda dari tanah liat kita dibentuk-Nya.
337Jadi, tak usah kau takut kepadaku; aku tidak bermaksud mengalahkanmu.
338Nah, telah kudengar apa yang kaukatakan, dan aku mengerti apa yang kaumaksudkan.
339Kau berkata, 'Aku bersih, tak melakukan pelanggaran. Aku tak bercela dan tak berbuat kesalahan.
3310Tetapi Allah mencari-cari alasan melawan aku, dan diperlakukan-Nya aku sebagai seteru.
3311Ia mengenakan rantai pada kakiku; dan mengawasi segala gerak-gerikku.'
3312Hai Ayub, pendapatmu salah belaka! Sebab Allah lebih besar daripada manusia.
3313Mengapa engkau menuduh Allah bahwa Ia tak mengindahkan keluhan manusia?
3314Allah berbicara dengan berbagai cara, namun tak seorang pun memperhatikan perkataan-Nya.
3315Sedang orang tidur nyenyak di waktu malam, dalam mimpi dan penglihatan, Allah berbicara.
3316Allah menyuruh mereka mendengarkan; dikejutkan-Nya mereka dengan teguran-teguran.
3317Maksud-Nya supaya mereka berhenti berdosa dan meninggalkan kesombongan mereka.
3318Tidak dibiarkan-Nya mereka mengalami kehancuran; dilindungi-Nya mereka dari kematian.
3319Allah menegur orang dengan mendatangkan penyakit sehingga tubuhnya penuh rasa sakit.
3320Si sakit kehilangan nafsu makan, makanan yang paling lezat pun memuakkan.
3321Tubuhnya menjadi kurus merana, tulang-tulangnya kelihatan semua.
3322Ia sudah hampir pulang ke alam baka dunia orang mati telah dekat kepadanya.
3323Mungkin satu di antara seribu malaikat Allah yang mengingatkan manusia akan tugasnya, akan datang menolong dia.
3324Dengan iba malaikat itu akan berkata, 'Lepaskanlah dia, tak boleh ia turun ke dunia orang mati. Inilah uang tebusan, agar ia bebas lagi.'
3325Tubuhnya akan menjadi kuat perkasa segar seperti orang muda.
3326Bila ia berdoa, Allah akan mengasihaninya, maka ia akan memuji Allah dengan gembira dan Allah akan memulihkan keadaannya.
3327Maka di depan umum ia akan berkata, 'Yang jahat kuanggap baik, besarlah dosaku, namun Allah tidak menghukum aku.'
3328Allah mencegah aku pergi ke dunia orang mati, sehingga aku masih hidup kini.
3329Dengan berulang kali, Allah telah melakukan semua ini,
3330supaya Ia dapat menyelamatkan manusia dan memberi kebahagiaan dalam hidupnya.
3331Maka dengarlah Ayub, pasanglah telinga diamlah, kini akulah yang berbicara.
3332Tetapi jika ada yang hendak kaukatakan, silakan bicara; dan jika engkau benar, aku akan rela mengakuinya.
3333Tetapi jika tidak, diamlah dan dengarkanlah aku, aku hendak mengajarkan hikmat kepadamu.
341Bukankah kamu pandai dan berakal budi? Nah, dengarkanlah segala perkataanku ini.
342(34:1)
343Orang tahu makanan enak bila mengecapnya, dan kata-kata bijak bila mendengarnya.
344Persoalan ini harus kita periksa lalu kita pecahkan bersama-sama.
345Kata Ayub, 'Tak ada salah padaku, tetapi Allah tak mau memberi apa yang adil kepadaku.
346Aku dianggap berdusta, karena mengatakan aku tak berdosa. Kini aku luka parah, meskipun aku tak bersalah.'
347Pernahkah kamu melihat orang seperti Ayub ini? Ia mencemooh Allah berkali-kali.
348Ia suka berkawan dengan orang-orang durhaka serta bergaul dengan orang-orang durjana.
349Ia berkata, bahwa sia-sia sajalah jika ia berusaha melakukan kehendak Allah.
3410Hai orang-orang yang bijak, dengarlah! Masakan Allah Yang Mahakuasa berbuat salah?
3411Ia mengganjar manusia setimpal perbuatannya, memperlakukan dia sesuai kelakuannya.
3412Allah Yang Mahakuasa tidak melakukan kejahatan; semua orang diberi-Nya keadilan.
3413Dari siapakah Allah menerima kuasa-Nya? Siapakah mempercayakan bumi ini kepada-Nya?
3414Seandainya Allah mencabut nyawa manusia, dan mengambil kembali napas hidupnya,
3415maka matilah semua makhluk yang bernyawa, dan manusia menjadi debu seperti semula.
3416Nah, jika engkau arif, perhatikanlah, pasanglah telingamu dan dengarkanlah.
3417Apakah Allah yang adil dan perkasa itu kaupersalahkan? Apakah pada sangkamu Allah membenci keadilan?
3418Allah menghukum raja dan penguasa bila mereka jahat dan durhaka.
3419Ia tidak memihak kepada para raja, atau mengutamakan orang kaya daripada orang papa. Karena mereka semua adalah ciptaan-Nya.
3420Di tengah malam, mereka dapat mati dengan tiba-tiba. Allah menghukum penguasa dan mereka pun binasa; dengan mudah dibunuh-Nya orang perkasa.
3421Ia mengawasi hidup manusia, dilihat-Nya segala langkahnya.
3422Tak ada kegelapan, betapa pun pekatnya, yang dapat menyembunyikan orang berdosa.
3423Tidak perlu Allah menentukan saatnya, manusia datang untuk diadili oleh-Nya.
3424Tanpa menyelidiki dan memeriksa Ia memecat penguasa dan mengangkat penggantinya.
3425Sebab, Ia tahu apa yang mereka lakukan; maka Ia menggulingkan dan menghancurkan mereka di waktu malam.
3426Mereka ditampar-Nya karena dosa mereka, di depan umum mereka dihukum-Nya.
3427Sebab, mereka tidak mentaati kehendak-Nya dan tak mengindahkan segala perintah-Nya.
3428Mereka menyebabkan orang miskin berkeluh kesah tangisan mereka didengar Allah.
3429Apabila Allah memutuskan untuk diam saja, tak seorang pun akan berani mengecam-Nya. Apabila Ia menyembunyikan wajah-Nya, tak seorang pun dapat menemukan-Nya.
3430Maka bangsa-bangsa tidak berdaya untuk mencegah penindasan jahat berkuasa.
3431Ayub, apakah dosamu kepada Allah telah kauakui? sudahkah kau berjanji tak akan berdosa lagi?
3432Sudahkah kauminta agar ditunjukkan-Nya kesalahanmu? Sudahkah kau bersumpah menghentikan perbuatan itu?
3433Masakan Allah akan mengabulkan apa yang kauingini, setelah perbuatan Allah tidak kausetujui? Kini, engkau yang harus memutuskan, bukan aku. Katakanlah apa pendapatmu!
3434Semua orang arif pastilah akan menyetujuinya; orang bijak yang mendengar aku akan berkata
3435bahwa Ayub berbicara tanpa mengerti, dan bahwa perkataannya tidak mengandung arti.
3436Jika kata-kata Ayub ditinjau dengan cermat, akan nyatalah bahwa bicaranya seperti orang jahat.
3437Kesalahannya ditambah lagi dengan sebuah dosa; ia memberontak terhadap Allah, dan menghina-Nya di hadapan kita.
351Ayub, engkau keliru jika menyangka bahwa di mata Allah engkau tak bersalah.
352(35:1)
353Engkau khilaf jika bertanya, apa pengaruh dosamu terhadap-Nya; dan keuntungan apa yang kauterima kalau engkau tidak berbuat dosa.
354Akulah yang akan memberi jawaban kepadamu dan juga kepada teman-temanmu itu.
355Lihatlah ke langit dan perhatikan betapa tingginya awan-awan.
356Jika engkau berdosa, Allah tidak akan rugi. Jika salahmu banyak, Ia tak terpengaruhi.
357Dengan berbuat baik, Allah tidak kaubantu. Sungguh, Ia tak memerlukan apa pun darimu.
358Hanya sesamamu yang dirugikan oleh dosa-dosamu. Dia juga yang beruntung oleh kebaikanmu.
359Orang-orang yang ditindas, akan mengerang; mereka berteriak minta pertolongan.
3510Tetapi bukan kepada Allah, Penciptanya yang memberi harapan di kala mereka berduka,
3511dan yang memberi manusia akal budi melebihi burung dan hewan di bumi.
3512Orang-orang tertindas itu berseru, tetapi Allah diam karena mereka jahat dan penuh kesombongan.
3513Sia-sialah mereka berteriak sekuat tenaga; Yang Mahakuasa tidak melihat atau mendengar mereka.
3514Ayub, lebih-lebih lagi kalau engkau berkata bahwa engkau tidak melihat Dia, bahwa perkaramu sudah ada di hadapan-Nya dan engkau menanti-nantikan Dia!
3515Sangkamu Allah tidak memberi hukuman dan tidak memperhatikan pelanggaran.
3516Sia-sialah pembicaraanmu engkau teruskan; jelaslah, engkau tak tahu apa yang kaukatakan.
361Dengarkanlah sebentar lagi, dan bersabarlah, masih ada yang hendak kukatakan demi Allah.
362(36:1)
363Pengetahuanku luas; akan kugunakan itu untuk membuktikan bahwa adillah Penciptaku.
364Perkataanku tidak ada yang palsu; orang yang sungguh arif ada di depanmu.
365Allah itu perkasa! Segala sesuatu difahami-Nya. Tak seorang pun dipandang-Nya hina.
366Orang yang berdosa tak dibiarkan-Nya hidup lama, Ia memberi keadilan kepada orang yang menderita.
367Orang-orang jujur diperhatikan-Nya, dibuat-Nya mereka berkuasa seperti raja-raja, sehingga mereka dihormati selama-lamanya.
368Tetapi bila orang dibelenggu dengan rantai besi, menderita akibat perbuatannya sendiri,
369maka dosa dan kesombongan mereka akan disingkapkan oleh Allah.
3610Disuruhnya mereka mendengarkan peringatan-Nya dan meninggalkan kejahatan mereka.
3611Jika mereka menurut kepada Allah dan berbakti kepada-Nya, mereka hidup damai dan makmur sampai akhir hayatnya.
3612Tetapi jika mereka tidak mendengarkan, mereka akan mati dalam kebodohan.
3613Orang yang tak bertuhan menyimpan kemarahan; biar dihukum TUHAN, tak mau mereka minta bantuan.
3614Mereka mati kepayahan di masa mudanya, karena hidupnya penuh hina.
3615Allah mengajar manusia melalui derita, Ia memakai kesusahan untuk menyadarkannya.
3616Allah telah membebaskan engkau dari kesukaran, sehingga kau dapat menikmati ketentraman, dan meja hidanganmu penuh makanan.
3617Tetapi kini sesuai dengan kejahatanmu, engkau menerima hukumanmu.
3618Waspadalah, jangan kau tertipu oleh uang sogokan; jangan kau disesatkan karena kekayaan.
3619Sia-sia saja kau berseru minta dibantu, percuma segala tenaga dan kekuatanmu.
3620Jangan kaurindukan malam gelap, saatnya bangsa-bangsa musnah dan lenyap.
3621Waspadalah, jangan berpaling kepada kedurhakaan. Deritamu dimaksudkan agar kautinggalkan kejahatan.
3622Ingatlah, Allah itu sungguh besar kuasa-Nya. Adakah guru sehebat Dia?
3623Siapakah dapat menentukan jalan bagi-Nya atau berani menuduh-Nya berbuat salah?
3624Selalu Ia dipuji karena karya-Nya, dan engkau pun patut menjunjung-Nya.
3625Semua orang melihat perbuatan-Nya; tetapi tak seorang pun benar-benar memahami-Nya.
3626Allah sungguh mulia, tak dapat kita menyelami-Nya ataupun menghitung jumlah tahun-Nya.
3627Allah yang menarik air dari bumi menjadi awan lalu mengubahnya menjadi tetesan air hujan.
3628Ia mencurahkan hujan dari mega; disiramkan-Nya ke atas umat manusia.
3629Tak seorang pun mengerti gerak awan-awan serta bunyi guruh di langit tempat Allah berdiam.
3630Ia menerangi seluruh langit dengan kilat, tetapi dasar laut tetap gelap pekat.
3631Itulah caranya Ia menghidupi bangsa-bangsa dan memberinya makanan yang berlimpah ruah.
3632Ia menangkap kilat dengan tangan-Nya dan menyuruhnya menyambar sasaran-Nya.
3633Bunyi guruh menandakan bahwa badai akan melanda, ternak pun tahu angin ribut segera tiba.
371Badai membuat hatiku gentar dan jantungku berdebar-debar.
372Dengarlah suara Allah, hai kamu semua; dengarlah guruh yang keluar dari mulut-Nya.
373Ke seluruh langit, dilepaskannya kilat-Nya; dikirim-Nya petir-Nya ke ujung-ujung dunia.
374Kemudian, terdengar suara-Nya menderu, bunyi megah guntur dan guruh; dan di tengah suara yang menggelegar, petir berkilat sambar-menyambar.
375Karena perintah Allah, maka mujizat terjadi, hal-hal ajaib yang tak dapat kita fahami.
376Salju jatuh ke bumi atas perintah-Nya; hujan lebat turun atas suruhan-Nya.
377Dihentikan-Nya pekerjaan manusia, supaya mereka tahu bahwa Ia sedang bekerja.
378Juga binatang liar masuk ke dalam lubang dan gua, dan berlindung di dalam sarangnya.
379Dari selatan keluar angin taufan dan dari utara hawa dingin yang mencekam.
3710Napas Allah membekukan permukaan air yang luas, mengubahnya menjadi es yang keras.
3711Mega dimuati-Nya dengan air, dan awan bercahaya diterangi petir.
3712Awan-awan melayang ke seluruh dunia, atas perintah Allah mereka bergerak ke mana-mana.
3713Allah memberi hujan untuk membasahi tanah, atau juga untuk menghukum umat manusia; mungkin pula untuk memperlihatkan kepada mereka, betapa besar kasih-Nya yang tetap untuk selamanya.
3714Diamlah sebentar, hai Ayub, dan dengarkanlah; perhatikanlah keajaiban-keajaiban Allah.
3715Tahukah engkau bagaimana Allah memberi aba-aba, sehingga kilat memancar dari awan dan mega?
3716Tahukah engkau bagaimana awan-awan melayang hasil keahlian Allah yang mengagumkan?
3717Tidak, engkau hanya dapat mengeluh kepanasan apabila bumi dilanda oleh angin selatan.
3718Dapatkah engkau seperti Allah membentangkan cakrawala dan mengeraskannya seperti logam tuangan atau kaca?
3719Ajarlah kami apa yang harus kami katakan kepada Allah; tak ada yang dapat kami jelaskan, pikiran kami hampa.
3720Tak mau aku memohon bicara kepada Allah jangan-jangan Ia mendapat alasan membuat aku celaka.
3721Kini cahaya langit sangat terang sehingga menyilaukan mata; angin membersihkan cuaca dengan hembusannya.
3722Sinar keemasan muncul di utara, dan kemuliaan Allah mengagumkan hati kita.
3723Sungguh besar kuasa Allah kita; tak sanggup kita menghampiri-Nya, Ia jujur dan adil senantiasa; tak pernah Ia menindas manusia.
3724Itulah sebabnya Ia patut dihormati oleh siapa saja, dan orang yang mengaku arif, tak dihiraukan-Nya."
381Kemudian dari dalam badai TUHAN berbicara kepada Ayub, demikian:
382"Siapa engkau, sehingga berani meragukan hikmat-Ku dengan kata-katamu yang bodoh dan kosong itu?
383Sekarang, hadapilah Aku sebagai laki-laki, dan jawablah pertanyaan-pertany ini.
384Sudah adakah engkau ketika bumi Kujadikan? Jika memang luas pengetahuanmu, beritahukan!
385Siapakah menentukan luasnya dunia? Siapakah membentangkan tali ukuran padanya? Tahukah engkau jawabannya?
386Bagaimanakah tiang-tiang penyangga bumi berdiri teguh? Siapa meletakkan batu penjuru dunia dengan kukuh,
387pada waktu bintang-bintang pagi bernyanyi bersama dan makhluk-makhluk surga bersorak-sorak gembira.
388Siapakah menutup pintu untuk membendung samudra ketika dari rahim bumi membual keluar airnya?
389Akulah yang menudungi laut dengan awan dan membungkusnya dengan kegelapan.
3810Aku menentukan batas bagi samudra dan dengan pintu terpalang Aku membendungnya.
3811Kata-Ku kepadanya, 'Inilah batasnya. Jangan kaulewati! Di sinilah ombak-ombakmu yang kuat harus berhenti.'
3812Hai Ayub, pernahkah engkau barang sekali, menyuruh datang dinihari?
3813Pernahkah engkau menyuruh fajar memegang bumi dan mengebaskan orang jahat dari tempat mereka bersembunyi?
3814Terang siang menampakkan dengan jelas gunung dan lembah seperti cap pada tanah liat dan lipatan pada sebuah jubah.
3815Terang siang terlalu cerah bagi orang tak bertuhan, dan menahan mereka melakukan kekerasan.
3816Pernahkah engkau turun ke sumber laut, jauh di dasarnya? Pernahkah engkau berjalan-jalan di lantai samudra raya?
3817Pernahkah orang menunjukkan kepadamu gapura di depan alam maut yang gelap gulita?
3818Dapatkah engkau menduga luasnya dunia? Jawablah jika engkau mengetahuinya.
3819Tahukah engkau dari mana datangnya terang, dan di mana sebenarnya sumber kegelapan?
3820Dapatkah engkau menentukan batas antara gelap dan terang? atau menyuruh mereka pulang setelah datang?
3821Tentu engkau dapat, karena engkau telah tua, dan ketika dunia diciptakan, engkau sudah ada!
3822Pernahkah engkau mengunjungi gudang-gudang-Ku tempat salju dan hujan batu,
3823yang Kusimpan untuk masa kesukaran, untuk waktu perang dan hari-hari pertempuran?
3824Tahukah engkau tempat matahari berpangkal? atau dari mana angin timur berasal?
3825Siapakah yang menggali saluran bagi hujan lebat dan memberi jalan bagi guruh dan kilat?
3826Siapakah menurunkan hujan ke atas padang belantara, dan ke atas tanah yang tak dihuni manusia?
3827Siapakah menyirami bumi yang kering dan merana sehingga rumput bertunas semua?
3828Apakah hujan mempunyai ayah kandung? Siapa bapa titik-titik air embun?
3829Apakah air es mempunyai ibu? Siapa melahirkan embun beku?
3830Siapa mengubah air menjadi batu, dan membuat permukaan laut menjadi kaku?
3831Dapatkah ikatan bintang Kartika kauberkas? atau belenggu bintang Belantik kaulepas?
3832Dapatkah kaubimbing bintang-bintang setiap musimnya, dan bintang Biduk besar dan kecil, kautentukan jalannya?
3833Tahukah engkau hukum-hukum di cakrawala? dan dapatkah engkau menerapkannya di dunia?
3834Dapatkah engkau meneriakkan perintah kepada awan, dan menyuruhnya membanjirimu dengan hujan?
3835Dan jika engkau menyuruh petir-petir bersambaran, apakah mereka datang dan berkata, "Saya, Tuan!"?
3836Dari siapa burung ibis tahu kapan Sungai Nil akan menggenang? Siapa memberitahu ayam jantan bahwa hujan akan datang?
3837Siapakah cukup arif untuk menghitung awan dan membalikkannya sehingga turun hujan,
3838hujan yang mengeraskan debu menjadi gumpalan dan tanah menjadi berlekat-lekatan?
3839Dapatkah engkau memburu mangsa untuk singa-singa dan mengenyangkan perut anak-anaknya,
3840bilamana mereka berlindung di dalam gua atau mengendap di dalam sarangnya?
3841Siapa membantu burung gagak yang kelaparan dan berkeliaran ke sana sini mencari pangan? Siapakah pula memberi pertolongan apabila anak-anaknya berseru kepada-Ku minta makanan?
391Tahukah engkau kapan kambing gunung dilahirkan induknya? Pernahkah kauamati rusa liar melahirkan anaknya?
392Tahukah engkau berapa lama mereka mengandung? Dapatkah saatnya beranak engkau hitung?
393Tahukah engkau kapan mereka meringkukkan tubuhnya, lalu melahirkan anak-anaknya?
394Anak-anaknya bertambah besar dan kuat di padang belantara; mereka pergi dan tak kembali kepada induknya.
395Siapa melepaskan keledai liar di hutan? Siapa membuka talinya dan membiarkan dia berkeliaran?
396Kepadanya Kuberikan gurun sebagai rumahnya dan padang-padang garam untuk tempat tinggalnya.
397Ia menjauhi kota-kota dan keramaiannya, tak ada yang dapat menjinakkan dan mempekerjakannya.
398Padang rumput di gunung tempat makanannya, dicarinya tetumbuhan yang hijau di sana.
399Apakah lembu liar mau bekerja untukmu? Maukah ia bermalam di dalam kandangmu?
3910Dapatkah kauikat dia dan kaupaksa membajak untukmu? Dapatkah kausuruh dia menggaru ladangmu?
3911Dapatkah kauandalkan tenaganya yang kuat, dan kauserahkan kepadanya kerjamu yang berat?
3912Apakah kaupercayakan dia mengumpulkan panenmu, dan membawanya ke tempat penebahanmu?
3913Betapa cepatnya kibasan sayap burung unta! Tetapi terbang burung bangau tak dapat diimbanginya.
3914Burung unta bertelur di tanah, lalu ditinggalkannya; maka pasirlah yang akan memanaskan telurnya.
3915Ia tak sadar bahwa mungkin orang memijaknya dan binatang-binatang liar menginjaknya.
3916Ia bersikap seolah-olah anaknya bukan miliknya; ia tidak peduli jika usahanya sia-sia saja.
3917Akulah yang membuat dia bodoh dan bebal, tak Kuberikan kepadanya hikmat dan akal.
3918Tetapi apabila ia mulai berlari kencang, ia mengalahkan kuda serta penunggang.
3919Hai Ayub, engkaukah yang memberi tenaga kepada kuda dan surai yang melambai-lambai pada tengkuknya?
3920Engkaukah yang menyuruhnya melompat seperti belalang, dan dengan dengusnya menakut-nakuti orang?
3921Ia menggaruk tanah di lembah dengan gembira, dan penuh semangat ia menyerbu ke medan laga.
3922Ia tak tahu artinya gentar dan takut; tak ada pedang yang membuat dia surut.
3923Senjata yang disandang penunggangnya gemerincing dan gemerlapan kena cahaya.
3924Dengan semangat menyala-nyala kuda itu berlari; bila trompet berbunyi tak dapat ia menahan diri.
3925Ia mendengus setiap kali trompet dibunyikan dari jauh tercium olehnya bau pertempuran. Didengarnya teriak para perwira ketika mereka memberi aba-aba.
3926Apakah burung elang kauajar terbang bila ia menuju ke selatan dengan sayap terkembang?
3927Perintahmukah yang diikuti burung rajawali sebelum ia membuat sarangnya di gunung yang tinggi?
3928Di puncak gunung batu ia membangun rumahnya; ujung batu-batu yang runcing menjadi bentengnya.
3929Dari situ ia mengawasi segala arah matanya mengintai mencari mangsa.
3930Di mana ada yang tewas, di situlah dia, dan darah mangsa itu diminum oleh anak-anaknya.
401Hai Ayub, kautantang Aku, Allah Yang Mahakuasa; maukah engkau mengalah atau maukah engkau membantah?"
402(40:1)
403Maka jawab Ayub kepada TUHAN, "Aku berbicara seperti orang bodoh, ya TUHAN. Jawab apakah yang dapat kuberikan? Tak ada apa-apa lagi yang hendak kukatakan.
404(40:3)
405Sudah terlalu banyaklah yang kututurkan."
406Lalu, dari dalam badai TUHAN berbicara lagi kepada Ayub.
407Lalu TUHAN berkata kepada Ayub, "Hadapilah Aku sebagai laki-laki, dan jawablah segala pertanyaan-Ku ini.
408Apakah hendak kausangkal keadilan-Ku, dan membenarkan dirimu dengan mempersalahkan Aku?
409Apakah engkau kuat seperti Aku? Dapatkah suaramu mengguntur seperti suara-Ku?
4010Hiasilah dirimu dengan kemegahan dan kebesaran, kenakanlah keagungan dan keluhuran.
4011Pandanglah mereka yang congkak hatinya; luapkanlah marahmu dan rendahkanlah mereka.
4012Ya, pandanglah orang yang sombong, tundukkan dia! remukkanlah orang jahat di tempatnya.
4013Kuburlah mereka semua di dalam debu; kurunglah mereka di dunia orang mati.
4014Maka engkau akan Kupuji karena engkau menang dengan kekuatan sendiri.
4015Perhatikanlah Behemot, si binatang raksasa; seperti engkau, dia pun ciptaan-Ku juga. Rumput-rumput menjadi makanannya, seperti sapi dan lembu biasa.
4016Tetapi amatilah tenaga dalam badannya dan kekuatan pada otot-ototnya!
4017Ia menegakkan ekornya seperti pohon aras, otot-otot pahanya kokoh dan keras.
4018Tulang-tulangnya kuat seperti tembaga, kakinya teguh bagaikan batang-batang baja.
4019Di antara segala makhluk-Ku dialah yang paling menakjubkan; hanya oleh Penciptanya saja ia dapat ditaklukkan!
4020Di bukit-bukit tempat binatang liar bermain-main gembira, tumbuhlah rumput yang menjadi makanannya.
4021Ia berbaring di bawah belukar berduri, di antara gelagah di rawa-rawa ia bersembunyi.
4022Belukar berduri menaungi dia dengan bayang-bayangnya. Pohon gandarusa di pinggir sungai meneduhi dia.
4023Ia tidak gentar biarpun Sungai Yordan sangat kuat arusnya, ia tetap tenang meskipun air melanda mukanya.
4024Siapakah berani membutakan matanya, lalu menangkap dia dengan menjerat moncongnya?
411Dapatkah kautangkap si buaya Lewiatan, hanya dengan sebuah pancing ikan? Dapatkah lidahnya kautambat dengan tali-tali pengikat?
412Dapatkah engkau memasang tali pada hidungnya ataupun kait besi pada rahangnya?
413Mungkinkah ia mohon padamu untuk dibebaskan? atau berunding denganmu, minta belas kasihan?
414Mungkinkah ia membuat persetujuan denganmu, dan berjanji akan selalu melayanimu?
415Mungkinkah engkau mengikatnya seperti burung peliharaan, yang menyenangkan hamba-hamba perempuan?
416Mungkinkah ia diperdagangkan oleh nelayan-nelayan dan dibagi-bagikan di antara para pedagang?
417Dapatkah kautusuk kulitnya dengan tombak bermata tiga atau kaulempari dia dengan lembing yang menembus kepalanya?
418Sentuhlah dia sekali saja, dan tak akan lagi engkau mengulanginya; pertarungan itu tak akan kaulupakan selama-lamanya.
419Setiap orang yang melihat Lewiatan, akan menjadi lemah lalu jatuh pingsan.
4110Ia ganas bila dibangunkan dari tidurnya; tak seorang pun berani berdiri di hadapannya.
4111Siapa yang dapat menyerangnya tanpa kena cedera? Di dunia ini tak ada yang sanggup melakukannya.
4112Marilah Kuceritakan tentang anggota badan Lewiatan, tentang kekuatannya dan bentuknya yang tampan.
4113Tak seorang pun dapat mengoyakkan baju luarnya atau menembus baju perang yang dipakainya.
4114Siapa dapat membuka moncongnya yang kuat, berisi gigi-gigi yang dahsyat?
4115Bagai perisai tersusun, itulah punggungnya terlekat rapat, seperti batu kerasnya.
4116Tindih-menindih, terikat erat, sehingga angin pun tak dapat masuk menyelinap.
4117Perisai itu begitu kuat bertautan sehingga tak mungkin diceraikan.
4118Apabila Lewiatan bersin, berpijaran cahaya; matanya berkilau bagai terbitnya sang surya.
4119Lidah api menghambur dari mulutnya; bunga api berpancaran ke mana-mana.
4120Asap mengepul dari dalam hidungnya, seperti asap kayu bakar di bawah belanga.
4121Napasnya menyalakan bara; nyala api keluar dari mulutnya.
4122Tengkuknya demikian kuatnya, sehingga semuanya ketakutan di hadapannya.
4123Tak ada tempat lemah pada kulitnya; tak mungkin pecah karena sekeras baja.
4124Hatinya seteguh batu, tak kenal bimbang kokoh dan keras seperti batu gilingan.
4125Bila ia bangkit, orang terkuat pun kehilangan keberanian, dibuat tak berdaya karena sangat ketakutan.
4126Tak ada pedang yang dapat melukainya; tombak, panah ataupun lembing tak dapat menyakitinya.
4127Besi dianggapnya sehalus rerumputan dan tembaga selunak kayu bercendawan.
4128Tak ada panah yang dapat menghalau dia; batu yang dilemparkan kepadanya seolah-olah jerami saja.
4129Gada dianggapnya sehelai rumput kering; ia tertawa jika orang melemparkan lembing.
4130Sisik di perutnya seperti beling yang runcing ujungnya. Bagai alat penebah ia mengorek lumpur dan membelahnya.
4131Laut dikocoknya sehingga menyerupai air mendidih; seperti panci pemasak minyak yang berbuih-buih.
4132Ia meninggalkan bekas tapak kaki yang bercahaya, laut diubahnya menjadi buih yang putih warnanya.
4133Di atas bumi tak ada tandingannya; makhluk yang tak kenal takut, itulah dia!
4134Binatang yang paling megah pun dipandangnya hina; di antara segala binatang buas, dialah raja."
421Jawab Ayub kepada TUHAN, "Aku tahu, ya TUHAN, bahwa Engkau Mahakuasa; Engkau sanggup melakukan apa saja.
422(42:1)
423Engkau bertanya mengapa aku berani meragukan hikmat-Mu padahal aku sendiri tidak tahu menahu. Aku bicara tentang hal-hal yang tidak kumengerti, tentang hal-hal yang terlalu ajaib bagiku ini.
424Engkau menyuruh aku mendengarkan ketika Engkau bicara, dan memberi jawaban bila Engkau bertanya.
425Dahulu, pengetahuanku tentang Engkau hanya kudengar dari orang saja, tetapi sekarang kukenal Engkau dengan berhadapan muka.
426Oleh sebab itu aku malu mengingat segala perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."
427Setelah selesai berbicara kepada Ayub, berkatalah TUHAN kepada Elifas, "Aku marah kepadamu dan kepada kedua temanmu, karena kamu tidak mengatakan yang sebenarnya tentang diri-Ku. Tetapi hamba-Ku Ayub tidaklah demikian.
428Nah, ambillah sekarang tujuh ekor sapi jantan dan tujuh ekor domba jantan, dan pergilah kepada Ayub. Kemudian persembahkanlah semuanya itu sebagai kurban bakaran untuk dirimu. Ayub akan berdoa untuk kamu dan doanya akan Kuterima. Kamu tidak akan Kupermalukan, meskipun kamu patut menerima hukuman. Kamu tidak mengatakan yang sebenarnya tentang diri-Ku, sedangkan Ayub mengatakannya."
429Elifas, Bildad dan Zofar melakukan apa yang disuruh TUHAN, dan TUHAN menerima doa Ayub.
4210Kemudian, setelah Ayub berdoa bagi ketiga temannya, TUHAN membuat dia kaya kembali dan memberikan kepadanya dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.
4211Semua abang dan saudara perempuan Ayub, serta semua kenalannya yang lama, datang mengunjunginya lalu berpesta bersama-sama dia di rumahnya. Mereka menyatakan turut berdukacita atas segala kesusahan yang telah didatangkan TUHAN ke atasnya, dan menghibur dia. Masing-masing di antara mereka memberikan sejumlah uang dan sebuah cincin emas kepada Ayub.
4212Ayub diberkati TUHAN dengan lebih berlimpah dalam sisa hidupnya, daripada masa sebelum ia mengalami musibah. Ayub memiliki 14.000 ekor kambing domba, 6.000 ekor unta, 2.000 ekor sapi, dan 1.000 ekor keledai.
4213Ia mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan.
4214Anak perempuannya yang pertama dinamakannya Yemima, yang kedua Kezia, dan yang bungsu Kerenhapukh.
4215Di seluruh negeri tidak ada gadis secantik ketiga anak perempuan Ayub. Mereka diberi bagian dalam warisan ayahnya, sama dengan saudara-saudara mereka yang laki-laki.
4216Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya, sehingga ia sempat melihat cucu-cucunya serta anak-anak mereka.
4217Lalu meninggallah Ayub dalam usia yang lanjut sekali.